alexa-tracking

Deklarasi Rampak Sarinah Bakar Semangat Kader Perempuan PDIP

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acaca18dbd770e7118b456e/deklarasi-rampak-sarinah-bakar-semangat-kader-perempuan-pdip
Deklarasi Rampak Sarinah Bakar Semangat Kader Perempuan PDIP
Deklarasi Rampak Sarinah Bakar Semangat Kader Perempuan PDIP

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deklarasi Rampak Sarinah kembali dilakukan dalam Pendidikan Kader Khusus Perempuan Nasional (PKKPN) PDI Perjuangan.

Melalui deklarasi yang berpedoman pada sosok perempuan pejuang yang ditulis Bung Karno itu, kaum hawa PDI Perjuangan terbakar semangatnya.

Deklarasi Rampak Sarinah dipimpin oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak, Sri Rahayu dan disaksikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Wisma Kinasih, Depok, Minggu (8/5/2018) malam.

Deklarasi ini sekaligus menutup PKKPN ke-2 yang berlangsung sejak Kamis, 5 April 2018 dan dihadiri 113 peserta dari 28 provinsi .

Baca: Denny Andrian Kusdayat, Pelapor Sukmawati Sempat Diancam Agar Cabut Laporannya

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kembali mengingatkan bahwa lewat perempuan lah politik bisa kembali pada hakikatnya untuk membangun peradaban.

Sebab, mengutip Bung Karno, perempuan adalah sumber peradaban itu sendiri.

Deklarasi Rampak Sarinah Bakar Semangat Kader Perempuan PDIP
Verlita Evelyn"Di tangan perempuan lah urusan mati hidupnya negeri ini. Masa depan bangsa ini sangat bergantung bagaimana ibu memberikan gizi yang baik dan menjaga anak-anaknya," ujar Hasto, melalui keterangannya, Minggu (8/4/2018).

Hasto mengatakan PKKPN ini adalah pusat penggemblengan kader perempuan agar mempunyai kesadaran ideologi dan politik untuk berjuang bersama rakyat sesuai tugas kepartaian.

"Saya harap para Sarinah-sarinah PDI Perjuangan di sini juga mempunyai 5 disiplin, yakni dalam berpikir, bertindak, berbicara, berkomunikasi dan disiplin waktu," tegas dia.

Baca: BREAKING NEWS: Korban Miras Oplosan di Cicalengka Bertambah Jadi 15 Orang

Salah satu peserta PKKPN, Verlita Evelyn, mengatakan selama digembleng 4 hari, ia diajari bagaimana untuk disiplin dan berjejaring dengan rekan-rekan dari seluruh Indonesia.

"Yang pasti ideologi PDI Perjuangan diperkuat, nasionalisme makin tumbuh. Awalnya tahu, sekarang paham dan bisa merasakan kenapa kita harus membela ideologi negara kita," ujar Verlita.

Deklarasi Rampak Sarinah Bakar Semangat Kader Perempuan PDIP
Deklarasi Rampak Sarinah kembali dilakukan dalam Pendidikan Kader Khusus Perempuan Nasional (PKKPN) PDI Perjuangan.Verlita, yang dikenal luas sebagai aktris sinetron ini, mengatakan dalam PKKPN diajarkan prinsip-prinsip pemberdayaan perempuan dengan mengacu pada buku 'Sarinah: Kewajiban Wanita Dalam Perdjoangan Republik Indonesia' karya Bung Karno.

"Bagaimana perempuan dianggap hanya di rumah, urus anak, tak bisa apa-apa. Di sini dimotivasi bahwa kita bisa dan harus berani berpendapat tanpa melupakan kodratnya," katanya.

"Ibu Mega sempat sharing saat menjadi presiden. Beliau mengatakan 'di luar saya presiden, di rumah saya istri Pak Taufik. Tetap siapkan kopi dan makannya," imbuh Verlita yang mengagumi sosok Presiden ke-5 RI tersebut.

Baca: Idrus Marham Diajak Bamsoet Menembak, Ternyata Diminta Lamarkan Riana Rizki untuk Putra Keduanya

Dalam kesempatan yang sama, Sri Rahayu mengatakan, para peserta PKKPN menggunakan kebaya dan berkerudung sebagai simbol pakaian Sarinah.

"Harapan kami mereka membentuk komunitas Sarinah, kelompok ibu dan perempuan yang aktif membela haknya. Menjadi kader tangguh, loyal, sesuai penugasan partai," ujar Sri.

"Kita harap mereka bisa membuat perubahan signifikan di wilayahnya masing-masing," ujar Sri.


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...perempuan-pdip

---

Baca Juga :

- Puisi Ganjar Disebut Singgung Umat Islam, Kata Hasto Itu Karya Gus Mus

- Kata Hasto soal Nomor Urut PDIP dan Golkar

- PDIP Akan Dengarkan Masukan Jusuf Kalla soal Kriteria Cawapres

×