alexa-tracking

Puisi Gus Mus yang Dibaca Ganjar Penggerak Demo Era Soeharto

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acaa6081cbfaab42f8b4573/puisi-gus-mus-yang-dibaca-ganjar-penggerak-demo-era-soeharto
Puisi Gus Mus yang Dibaca Ganjar Penggerak Demo Era Soeharto
Jakarta, CNN Indonesia -- Puisi bertajuk Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana yang dibacakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuai kontroversi. Puisi itu diketahui merupakan karya Mustofa Bisri alias Gus Mus pada tahun 1987.

Puisi karangan Gus Mus tersebut pada zaman Orde Baru kerap menjadi inspirasi pergerakan dan demonstrasi terhadap pemerintahan era Soeharto. Lirik dalam setiap bait puisi tersebut bertebaran dalam pamflet penggerak aksi demonstrasi.

Penulis Abu Asma Anshari melalui buku Ngetan-Ngulon ketemu Gus Mus mengategorikan puisi Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana sebagai salah satu karya Gus Mus yang paling fenomenal.


"Menjelang reformasi puisi itu banyak memberi inspirasi di kota-kota besar, yang tertuang dalam tulisan pamlfet-pamflet dan spanduk-spanduk rentang yang diusung mereka saat berdemonstrasi," tulis Anshari.

Lewat puisi itu Gus Mus mengkritik banyak hal dilematis bagi masyarakat menghadapi penguasa represif. Kala itu juga terjadi carut marut kehidupan sosial di masyarakat yang mulai serakah dan individualistis.


Bukan hanya penguasa, tulis Anshari, bahkan rakyat memiliki sifat serupa. Sifat tersebut adalah feodalistik, suka memerintah dan suka menekan.

Gus Mus yang lahir pada 1944 merupakan penyair sekaligus kolumnis yang dikenal di kalangan sastrawan. Tak jarang ia mengritik berbagai hal lewat karyanya, salah satunya adalah puisi Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana.

Gus Mus juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang. Ia juga salah satu pendeklarasi Partai Kebangkitan Bangsa dan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Puisi Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana dibacakan oleh Ganjar saat diundang mengisi acara di salah satu televisi swasta. Puisi itu dibacakan dengan iringan lagu Lir Ilir yang dinyanyikan pasangannya, Taj Yasin.

Usai dibacakan, pusisi itu menuai kontroversi. Ganjar dinilai menistakan agama karena terdapat frasa berbunyi "Kau ini bagaimana? Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memangginya dengan pengeras suara setiap saat."


Isu SARA yang menerpa Ganjar ini pun menyebar ke media sosial dan menuai reaksi pro-kontra dari warganet Jawa Tengah.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak pernah berupaya menggunakan isu bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada).

Hal tersebut diutarakan Hasto menanggapi calon Gubernur Jawa Tengah petahana Ganjar Pranowo yang diterpa isu SARA akibat membacakan puisi di salah satu stasiun televisi swasta.

"Kami tidak pernah menggunakan isu-isu berbau SARA untuk kepentingan politik," katanya di kantor DPP PDIP, Lentenga Agung, Jakarta, Minggu (8/4). (gil)

[URL="Puisi Gus Mus yang Dibaca Ganjar Penggerak Demo Era [url]Soehartohttp://www.cnnindonesia.com/nasional/20180408200721-32-289284/puisi-gus-mus-yang-dibaca-ganjar-penggerak-demo-era-soeharto[/url]"]lain dulu dan sekarang[/URL]

Dulu membantu rezim otoriter tumbang, sekarang malah digunakan sebagai sarana buat menjegal peringatan kejadian dan para pahlawan yg sudah berkorban dalam peristiwa itu.

Sudah terlalu lama pembiaran terhadap kelompok seperti ini terjadi..
Setelah tau kalau itu puisi Gus Mus

si penyebar kebencian langsung mengakui kedunguannya
Jangan2 mau dipake buat menggoreng Ganjar Pranowo
Kebencian dalam hati bisa membuat manusia jadi dungu


Puisi Gus Mus yang Dibaca Ganjar Penggerak Demo Era Soeharto

satu lagi..pengakuan kedunguan


Puisi Gus Mus yang Dibaca Ganjar Penggerak Demo Era Soeharto

nambah lagi satu


Puisi Gus Mus yang Dibaca Ganjar Penggerak Demo Era Soeharto

presenter TV One emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

menuduh yang lain dungu tapi akhirnya mengaku dirinya sendirilah yang dungu emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Makanya bikin puisi sendiri lah emoticon-Cape d...
Kalo gus2 sepuh NU gak ada gimana ya? emoticon-Bingung jatim bakal diserbu laten nasbung nih emoticon-cystg
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:


Masih mending itu mau mengakui.

Lha kalo disini ketahuan dungu langsung kabur emoticon-Ngakak
Quote:


kabur kemana bray?? emoticon-Hammer2
image-url-apps
Quote:


Ke saudi berkebun pisang emoticon-Cool
image-url-apps
Bodoh...sangat Bodoh...seandainya puisi itu bukan ditulis mbah mus terus dia bakal terus merendahkan sang penulis. goblok dan sangat dungu...jangan lihat siapa yg bicara tapi, apa isi dari pembicaraan nya. sangat goblok manusia satu itu...untung mbah mus orang nya sabar dan pemaaf. kalau tidak, tahu sendiri seberapa besar kekuatan gus mus untuk menggerakan massa...goblog tuh orang...
image-url-apps
Sekali lagi bukti agama memang bikin goblok!
image-url-apps
Quote:



goblok betul langsung njaluk ngapuro














Puisi Gus Mus yang Dibaca Ganjar Penggerak Demo Era Soeharto
Quote:


jangan2 udah panen dia disana bro emoticon-Bingung
Quote:


kasi foto wanita cantik dan seksi aja bro emoticon-Hammer2
image-url-apps
susah amat memahami konteks puisi ini fundamental karbitan
religi terus ,pantes sepi
Quote:


daripada dijemput BANSER emoticon-Ultah
Quote:


banser sih baik2 aja
paling ngopi bareng

tapi ini pelakunya pembawa acara yg ada kaitannya dengan agama nih

emoticon-No Hope emoticon-No Hope
Quote:


paling juga gak jauh2 dari simpatisan nomor togel, apalagi tvoon
tp bener songong bgt neh, kagak mau baca2 dulu, bacot digedein emoticon-Wkwkwk
image-url-apps
sdh tau ini masuk karya sastra. Bukan jg bidang dia komentar soal sastra. Malah masuk.. Gaduh deh

Cem temen ane aja di fb.. Udh di bilang bukan bidang dia ttp aja kuekuh puisi itu salah.. Lagi kok gampang kena provokasi. Andaikata gak punya kemampuan di sastra bisa wait n see komentarnya beberapa hari jg langsung ada klasifikasi dr yg buat puisi gimana.. Capek deh

Pantes aja tuh Pak Prabowo bisa bilang 2030 bisa hancur
image-url-apps
Awas lawan politik demo ektp bisa mampus lo emoticon-Wkwkwk
image-url-apps
satu puisinya
yg ribut bejibun jumlahnya.
emoticon-Matabelo
Puisi aja dimaknai oleh mereka secara tekstual..

Pantesan aja banyak yang cuma memahami kitab suci secara tekstual dan belajar dari Google udah berasa ahli surga di dunia...

Dongokk..
×