alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Tenggelam di Tsunami di Sosial Media dan Kemarahan Sang Menteri
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ac848765a5163af398b457a/tenggelam-di-tsunami-di-sosial-media-dan-kemarahan-sang-menteri

Tenggelam di Tsunami di Sosial Media dan Kemarahan Sang Menteri

Tenggelam di Tsunami di Sosial Media dan Kemarahan Sang Menteri

SEORANG kawan berseloroh, guncangan isu tsunami setinggi 57 meter di Pandeglang, getarannya lebih dahsyat ketimbang gosip kedekatan Raffi Ahmad dengan Ayu Ting Ting.

Seloroh kawan itu bukan isapan jempol.

Beberapa hari belakangan ini, masyarakat pesisir pantai Pandeglang bergantian mengawasi pantai.

Mata mereka tak pernah lepas dari ombak yang ramai dikabarkan bisa berubah menjadi tsunami raksasa yang dapat meratakan kawasan Pandeglang, hingga membanjiri Ibukota DKI Jakarta bagian utara.

Rumor tsunami 57 meter itu menyebar dengan cepat di media online maupun media sosial.

Media online dan cetak selanjutnya langsung memberikan pencerahan bahwa tsunami 57 meter itu adalah potensi, bukan prediksi.

Namun gelombang isu akan adanya tsunami raksasa itu begitu cepat menyebar ke masyarakat dan akhirnya membuat sebagian warga ketakutan.

Baca: BREAKING NEWS: Pendaki Selandia Baru yang Hilang di Gunung Merbabu Ditemukan Tak Bernyawa

Potensi tsunami raksasa itu merujuk kepada hasil kajian salah seorang ahli tsunami dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko pada seminar yang digelar BMKG tanggal 2 April lalu.

Dalam paparannya, Widjo Kongko mengangkat tema "Potensi Tsunami Jawa Bagian Barat".

Jawa bagian barat terdapat subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia.

Pertemuan dua lempeng raksasa ini kerap mengakibatkan deformasi batuan sehingga Jawa bagian barat sering diguncang gempa.

Widjo membuat enam pemodelan kemungkinan terjadinya gempa dan tsunami di Jawa Barat dan Banten akibat adanya zona megatrusht di Selatan Bengkulu, Selat Sunda dan selatan Jawa Barat.

Dari pemodelan tersebut, beberapa kota di Jawa Barat dan Banten berpotensi terjadi bencana gempa dan tsunami.

Baca: Pelet Jaran Goyang Pemikat Lawan Jenis Bisa Disembuhkan dengan Lontar Ratu Ning Usada

Kota-kota tersebut antara lain adalah Ciamis, Lebak, Cianjur, Garut dan Tasikmalaya.

Skenario paling ekstrem yakni jika zona megathrust di Bengkulu, Selat Sunda dan selatan Jawa Barat mengalami deformasi bersamaan sehingga terjadi gempa skala besar dikisaran 9 SR, serta panjang runtuhan mencapai 1000 kilomeer.

Jika itu terjadi maka potensi tsunami di Pandeglang bisa mencapai 57 meter.

Perlu dicatat tebal, itu adalah potensi, bukan prediksi.

Potensi itu bisa terjadi jika terjadi gempa raksasa di tiga zona megatrusht dan runtuhannya juga sangat luas.

Kalaupun itu bisa terjadi, kapan waktunya tidak pernah ada yang tahu.

Ingat, bisa terjadi kalau tiga zona itu mengalami gempa raksasa bersamaan.

Namun penjelasan yang sangat ilmiah tersebut, tersebar sepotong-potong di media sosial dan lantas ada yang membumbui.

Alhasil, masyarakat pun resah.

Baca: Buronan Pembunuh Pengemudi Taksi Online Kirim Pesan kepada Kades Lewat Facebook

Instansi pemerintah yang terkait gempa dan kebencanaan harus pontang panting menjelaskan bahwa kabar tsunami 57 meter itu adalah kajian ilmiah yang belum tentu terjadi.

Tatkala masyarakat sedang galau termakan isu tsunami, Menkominfo Rudiantara pun tak kalah geram kepada pendiri facebook.

Kemarahan Menkominfo ini pasca terbongkarnya skandal Cambridge Analytica.

Yakni data 87 juta pengguna facebook di dunia ternyata disalahgunakan untuk berbagai kepentingan tertentu.

Salah satunya untuk pemenangan Pemilihan presiden Amerika Serikat era Donald Trump saat menang beberapa tahun lalu.

Menkominfo mendapat laporan bahwa dari 87 juta data pengguna facebook yang bocor itu, 1 juta di antaranya adalah pengguna facebook di Indonesia.

Seperti diketahui, Indonesia adalah pengguna facebook keempat terbesar dengan 130 juta pengguna.

Indonesia masih di bawah India, Amerika dan Brazil.

Saking kesalnya ada 1 juta lebih data yang bocor ini, Menkominfo mengancam akan menutup facebook di tanah air dan mengimbau kepada masyarakat untuk puasa facebook terlebih dulu sampai ada pembenahan di internal facebook.

Tenggelam di Tsunami di Sosial Media dan Kemarahan Sang Menteri
Ilustrasi Tsunami (Dreamstime.com)Dapat dimaklumi kemarahan Menkominfo kepada pemilik facebook.

Data facebook yang sudah bocor ini dapat dengan mudah dimanfaatkan pihak yang memiliki agenda tertentu untuk menyebar kebohongan, kebencian yang ujung-ujungnya bisa menimbulkan keresahan dan masyarakat terbelah.

Terlebih, saat ini pengguna media sosial banyak yang menyalahgunakan untuk tujuan negatif.

Mulai dari menyebar kabar tidak benar atau hoax, menebar rasa permusuhan, kebencian hingga isu SARA.

Ditambah lagi saat musim politik yang mulai menghangat di tanah air, tak bisa dielakkan sosial media kini menjadi salah satu alat untuk berkampanye menggaet pendukung muda yang gemar berselancar di sosial media.

Namun sisi buruknya, media sosial juga kerap dipakai untuk kampanye negatif terhadap calon lawan.

Untuk itu, mari gunakan media sosial secara positif.

Jangan membuat masyarakat menjadi resah dengan berbagai rumor dan berita tak benar serta isu SARA yang bisa mengancam perpecahan bangsa ini. (Y Sulistyawan)


Sumber : http://www.tribunnews.com/tribunners...n-sang-menteri

---

Baca Juga :

- Majelis Hakim Putuskan Bos Saracen Jasriadi Tak Terbukti Sebarkan Ujaran Kebencian

- Kisah Petugas SPBU Ditampar Wanita yang Tak Mau Antre Hingga Videonya Viral

- Media Sosial Dihebohkan Hantu Kuyang di Kalimantan Selatan, Ternyata Begini Fakta Sesungguhnya!

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di