alexa-tracking

Begini Nih Sulitnya Menerjemahkan Puisi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ac825a2620881135a8b456c/begini-nih-sulitnya-menerjemahkan-puisi
icon-hot-thread
Begini Nih Sulitnya Menerjemahkan Puisi
“Menerjemahkan” yang saya maksud di sini bukan memahami atau menafsirkan makna yang terkandung dalam puisi, melainkan mengalihbahasakan (translation) dari satu bahasa ke bahasa yang lain, dari Inggris ke Indonesia misalnya.

Saya pernah menikmati Sayap-Sayap Patah karya Kahlil Gibran yang disajikan oleh dua penerjemah yang berbeda. Yang satu terasa begitu renyah dan gurih, sementara yang lain terasa kering dan hambar. Saya sempat berpikir, apakah The Broken Wings punya dua versi yang berbeda? Tidak, The Broken Wings hanya ada satu versi, namun metode penerjemahannyalah yang membuat “rasanya” jadi berbeda.

Begini Nih Sulitnya Menerjemahkan Puisi
Atmajeur.com


Tidak mudah memang, menerjemahkan sebuah naskah ke bahasa lain. Terlebih yang diterjemahkan itu adalah karya sastra, terkhusus lagi puisi. Sebab, dalam puisi ada 3 hal yang harus dijaga: Makna, Gaya, dan Rasa. Jika puisi dialihbahasakan, maka salah satu, atau salah dua dari 3 hal tersebut akan ada yang hilang.

"Makna" menyangkut pesan yang ingin disampaikan. Misalnya, kata “blue” tidak mesti diterjemahkan “biru”. Ia bisa saja bermakna “sedih”. Atau “rain” tidak mesti bermakna “hujan”, tapi bisa berarti bencana, atau rahmat.

Begini Nih Sulitnya Menerjemahkan Puisi
On-the-news.blogspot.com


"Gaya" berhubungan dengan pola kalimat dan diksi. Misalnya bahasa asal berpola a/b/a/b, maka idealnya terjemahannya juga harus berpola begitu. Ini bagian yang tersulit dalam penerjemahan puisi, sebab kata setiap bahasa itu berbeda. Jika mempertahankan gaya, maka maknanya yang akan hilang, atau sebaliknya.

Sedangkan "rasa" adalah sesuatu yang dapat dinikmati dan dibayangkan oleh penikmat puisi. Misalnya kata summer jika diterjemahkan sebagai Musim Panas, maka akan kehilangan “Rasa” sebab summer dalam bahasa Inggris adalah kondisi di mana matahari bersinar cerah dan bunga-bunga serta daun-daun berjatuhan.

Nah, untuk mempertahankan ketiga hal tersebut, seorang penerjemah puisi dituntut minimal menguasai bahasa asal, dan bahasa sasaran, teori sastra, dan menggunakan metode terjemah yang berganti-ganti sesuai teks yang diterjemahkan. Namun bagaimanapun, salah satu atau lebih dari ketiga unsur tersebut, pasti ada yang hilang.

Agung Prasetyo dalam blognya menyebutkan, setidaknya ada 7 buah metode terjemah puisi, yaitu fonemik, literal, rima/sajak, metrikal, prosa, terjemah bebas, dan interpretasi.

Namun dari ketujuh metode tersebut, saya menyimpulkannya hanya menjadi dua, yaitu metode harfiah (literal, kata perkata) dan bilmakna (terjemah bebas, yang penting maknanya sama).

Solusinya, seorang penerjemah puisi harus pandai menggunakan ketujuh metode tersebut secara berganti-ganti dalam menerjemahkan sebuah puisi, sehingga, untuk mengurangi adanya “rasa atau makna” yang hilang.(*)
Spoiler for Referensi:
yappp terkadang susah memang mengartikannya gan..hehe
Malam di public aquarium
Hanya sedikit bayangan orang
Mengapung di cahaya yang biru
Terhenti di dalam tangki air

Ikan-ikan yang tak pernah aku lihat
Ditakdirkan untuk terus berenang
Aku tidak bisa hidup
Jika kehilangan cinta
Sangat mirip dengan diriku

Hanya dirimulah
Kapasitasku
Sudah tak bisa dengan yang lain
Ku hanya bisa
Cinta satu orang
Hanya dirimulah
Kapasitasku
Di dunia yang sempit
Aku akan
Terus mencintaimu tanpa batasan
Ikan migrasi


Jendela ajaib adalah
Dasar laut yang antah berantah
Semua makhluk hidup selalu
Hidup di tempat ia terlahir

Ikan-ikan yang telah berevolusi
Telah lepas dari kesedihan
Tapi ku tak bisa
Cintai dengan cara
Yang sama dengan sekitarku

Telah ditentukan
Kapasitasku
Perasaan yang terlalu dalam
Dan pendekatan
Yang terasa janggal
Telah ditentukan
Kapasitasku
Walaupun penakut
Tapi aku
Sampai kapan pun tanpa pernah berhenti
Mencintaimu


Hanya dirimulah
Kapasitasku
Sudah tak bisa dengan yang lain
Ku hanya bisa
Cinta satu orang
Hanya dirimulah
Kapasitasku
Di dunia yang sempit
Aku akan
Terus mencintaimu tanpa batasan
Ikan migrasi
Biru = sedih
Tahu dari arti musik blues. emoticon-Big Grin
Menterjemahkan saja kita kadang sulit, apalagi memahaminya. Puisi itu banyak menyimpan pesan tersirat pembuatnya. Dan sebagai bagian dari seni, maka bisa saja sudut pandang org berbeda dalam memahaminya.

Nice thread ganemoticon-Shakehand2
Quote:

Yang punya hak menterjemahkan dan memahami sepenuhnya adalah pembuatnya.

Hanya pembuatnya dan TUHAN yang tahu makna sebenarnya

Kita manusia cuma berkira
Quote:


Nah, jika demikian halnya, ketidaktahuan akan makna yg terkandung, jgn sampai membuat penafsiran yg berbeda sehingga timbul mispersepsi. Salahnya, puisi yg sedang bermasalah, menggunakan diksi yg membandingkan sesuatu dan itu pakai pilihan kata yg jelas. Andai saja lbh cerdas sedikit saja dgn pilihan kata lain, habis perkara.

Satire, sarkasme pun bisa digunakan utk mendobrak dogma, asal pembuatnya cerdas.

Mari kita ngopiemoticon-Ngakak
Quote:


Susah bree urusan cerdas, ujung2nya jari urusan perkakas
Oh puisi, engkau membingungkan, terkadang menyesatkan
Quote:


Kl gitu, mari kita bersenang² dgn tulisanemoticon-Ngakak
Quote:


Ya. Mending kita terus menarikan jempol. Sambil berhati hati. Karena sekarang kata maaf dan memaafkan itu cuma di bibir saja emoticon-Takut
Quote:


Tuhan...
Surga yg Engkau titipkan terasa panas..
Kemilau bias pelangi pun terasa tak lagi indah.
Kami lebih menyukai memuntahkan sumpah serapah, ketimbang saling menghargai.

Tuhan...
Apakah mereka yg berbeda akidah tercipta dari Tuhan yg berbeda?
Apakah mereka yang berkulit warna dan bahasa berbeda tidak muncul dari Tuhan yang sama?

Tuhan...
Kami hanya mengenal sedikit saja dari firman-firmanMu.
Kami pun tak banyak mengetahui ilmu dan segala rahasia tanpa ridhaMu.

Tuhan...
Dengan segala kerendahan hati, izinkan kami lebih memahami apa yg tersurat dan tersirat dalam kitabMu.
Sebab, hanya dengan demikian kami bisa saling mencintai dan mengerti jika menyakiti sesama mahluk ciptaanMu itu dilarang...
kasi contoh dong gan
disini byk penyair emoticon-Takut (S)
Quote:

emoticon-Ngakak
Quote:

Iya
Quote:

Sepertinya begitu gan. Bawah ane mungkin orangnya

Kenapa gak ikan sarden gan :D

Quote:


banyak bahasa-bahasa tersirat dalam puisi
Berasa di sub forum lain
Quote:

Belum tau bre, apa coba, pengen tau nih. emoticon-Big Grin

Quote:

Yoi bro, tapi terkadang orang hanta menafsirkan berdasarkan yg tersurat saja.

Quote:

Ya begitulah, jadi tak selayaknya menghakimi seseorang berdasarkan apa yg tertulis dlm puisi.

Quote:

Perkakas apa gan? Wkkk