alexa-tracking

Pelindo II Bangun Terminal Curah Cair Untuk CPO di Bengkulu

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3be45d9e7404c9688b4571/pelindo-ii-bangun-terminal-curah-cair-untuk-cpo-di-bengkulu
Pelindo II Bangun Terminal Curah Cair Untuk CPO di Bengkulu
Pelindo II Bangun Terminal Curah Cair Untuk CPO di Bengkulu

Jakarta, Gatra.com - PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu,  melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Terminal Curah Cair di kawasan Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu. Ground breaking ini diresmikan langsung oleh Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Kamis (21/12).

 
Pembangunan Terminal Curah Cair ini, merupakan realisasi agenda pengembangan Pelabuhan Bengkulu, yang juga bagian dari komitmen PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Bengkulu terhadap program dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang terlampir dalam keputusan Menteri Perhubungan Nomor 898 Tahun 2016 tanggal 29 Desember 2016.
 
Selain Plt Gubernur Bengkulu, ground breaking pembangunan Terminal Curah Cair dihadiri Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) diwakili oleh Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), Saptono Rahayu Irianto, Direktur SDM & Hukum PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Rizal Ariansyah serta Jhon Irwansyah Siregar, Ketua GAPKI Daerah Bengkulu.
 
“Sebagai salah satu cabang perusahaan dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang merupakan perusahaan pelayanan jasa kepelabuhanan, IPC Bengkulu berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan. Pembangunan Terminal Curah Cair ini menjadi penopang pengembangan bagi layanan di Pelabuhan Pulau Baai Provinsi Bengkulu,” ujar General Manager PT Pelindo II (Persero) Cabang Bengkulu, Drajat Sulistyo.
 
Pembangunan Terminal Curah Cair bertujuan mendukung secara penuh perkembangan industri Curah Cair di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Terminal Curah Cair ini akan dibangun di atas lahan HPL milik PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), yang dalam pelaksanaannya menggandeng dan melakukan kerjasama dengan mitra utama yaitu GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia).
 
Sebelum dibangunnya terminal yang khusus menangani barang jenis curah cair ini, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) sudah melayani penanganan dan pelayanan cargo curah cair jenis CPO (Crude Palm Oil). Namun hal itu masih dilakukan secara konvensional dengan metode truck lossing.
 
“Metode truck lossing dilakukan dengan cara pengangkutan cargo CPO menggunakan kendaraan truck, lalu dimuat ke kapal secara konvensional di Dermaga Pelabuhan,” jelasnya.
 
Ia melanjutkan, penanganan secara konvensional untuk pelayanan curah cair sudah tidak dapat mengakomodir perkembangan dan peningkatan industri curah cair jenis CPO. Sementara, jika dibandingkan dengan era kemajuan industri curah cair yang semakin meningkat, maka pelayanan seperti ini akan kalah saing dan bisnis menjadi bersifat stagnan.
 
Untuk saat ini, PT Pelabuhan Indonesia telah menangani kegiatan pemuatan CPO dengan rata-rata throughput mencapai 420.000 ton. Operasional kegiatan ini menggunakan alat pompa kecil kapasitas loading rate hanya 1.300 ton/hari.
 
“Akibatnya, setiap pemuatan CPO yang dilakukan di Pelabuhan Pulau Bengkulu, memakan waktu lama karena fasilitas yang digunakan masih konvensional dan tidak memadai,” tuturnya.
 
Karenanya, untuk meningkatkan pelayanan, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Bengkulu melakukan pembenahan, yang salah satunya adalah dengan membangun terminal curah cair.
 
Terminal Curah Cair ini dibangun diatas lahan milik PT Pelindo II (Persero) seluas 17 Ha dan diproyeksikan mempunyai tangki penimbunan curah sebanyak 19 unit berkapasitas daya tampung sebesar 3.000 ton/tangki, serta mampu melayani kurang lebih 2 juta ton/tahun.
 
“Mekanisme penanganannya, akan dilakuka  dengan cara melakukan unloading dari truck yang mengangkut CPO ke tangki penimbunan. Sehingga, tidak lagi dilakukan kegiatan pemuatan secara langsung dari truck ke kapal,” ujar dia.
 
Dengan menggunakan tangki timbun, menurutnya, maka kegiatan pemuatan CPO tidak lagi memakan waktu lama, karena sudah menggunakan fasilitas tangki penimbunan. Selain itu, diharapkan hal ini dapat memberikan rangsangan positif kepada seluruh pelaku usaha industri CPO untuk berkembang.
 
Dalam pengoperasian terminal curah cair, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Bengkulu akan melakukan kerjasama dengan beberapa pihak mitra yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).
 
Adapun pola yang diterapkan dalam hubungan kerjasama ini adalah pola kerjasama mitra usaha (KSMU), yang diharapkan akan memberikan keuntungan kepada masing-masing pihak.

 
Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Rosyid

Sumber : http://www.gatra.com/ekonomi/industr...ir-di-bengkulu

---


- Pelindo II Bangun Terminal Curah Cair Untuk CPO di Bengkulu Pelindo II Luncurkan Perusahaan Investasi
lanjutkan pembangunan