alexa-tracking

22 Ribu Karyawan Meikarta Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3bb16dd675d42c448b457d/22-ribu-karyawan-meikarta-ikut-bpjs-ketenagakerjaan
22 Ribu Karyawan Meikarta Ikut BPJS Ketenagakerjaan
22 Ribu Karyawan Meikarta Ikut BPJS Ketenagakerjaan

SEBAGAI bentuk kepedulian terhadap nasib karyawan, PT Baladhika Karya Raharja (BKR), perusahaan pengembang kawasan Central Park Meikarta, mendaftarkan 22.528 karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.



Perusahaan ini telah mendaftarkan karyawannya dengan mengikuti empat program BPJS Ketenagakerjaan secara sekaligus, yang meliputi jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT), dan jaminan pensiun (JP).



Anak perusahaan dari Lippo Group yang sedang menggarap proyek Kota Mandiri Meikarta tersebut, menjadi salah satu perusahaan binaan dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek yang beralamatkan di Gedung Menara Jamsostek, Jakarta Selatan.



Acara penyerahaan kartu peserta dan sertifikat BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek kepada Meikarta, dilaksanakan di Jakarta, Kamis (21/12).



Acara penyerahan simbolis tersebut dihadiri Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Menara Jamsostek Agoes Masrawi, Direktur Human Resouces Meikarta Andi Yosua, Event Manager Meikarta Wahyu Hidayat, President of Agent Ferri Thahir, dan Deputy General Manager Meikarta Guntur Sitorus.



Sikap bentuk tanggung jawab dan kepatuhan dari perusahaan pengembang ini mendapat apresiasi Agoes Masrawi. Ia berharap hal tersebut akan memberikan dampak positif terhadap karyawan.



"Perusahaan telah lebih memberikan rasa aman kepada karyawan dalam bekerja baik untuk perusahan, karyawan dan bahkan keluarga karyawan, sehingga bekerja lebih optimal," kata Agoes seusai acara penyerahan sertifikat dan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan.



"Atas nama negara, kami menyampaikan apresiasi atas kepatuhan Meikarta dan tanggung jawab dalam melindungi karyawan dari risiko bekerja, dengan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan," jelas Agoes.



Terkait program JHT BPJS Ketenagakerjaan, Agoes mengatakan bahwa program pensiun bukan lagi hanya untuk aparatur sipil negara (ASN), tetapi telah menjadi hak bagi para pekerja atau karyawan dari perusahaan swasta.



Sementara Direktur Human Resources Meikarta Andi Yosua mengatakan, pihaknya langsung mendaftarkan semua karyawannya yang terdiri dari 22.528 orang.



"Mendaftarkan karyawan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan merupakan poin penting bagi karyawan, dan sekaligus Meikarta melaksanakan ketentuan pemerintah," tutur Andi.



Andi menambahkan bahwa setelah lebih dari 22 ribu karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya akan kembali mendaftarkan karyawan lainnya.



Dalam kesempatan yang sama Agoes Masrawi menambahkan bahwa karyawan yang mengalami kecelakaan kerja akan mendapat perawatan dengan biaya tak terbatas atau unlimited.



"Berapa pun besarnya biaya perawatan di rumah sakit akan ditanggung sepenuhnya. Bahkan mereka bisa memilih kelas perawatan termasuk kelas satu di rumah sakit. Tidak hanya itu, mereka bisa dirawat di rumah sakit yang bertaraf internasional seperti RS Siloam, RS MMC, dan rumah sakit lainnya," papar Agoes. (OL-4)


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...aan/2017-12-21

---

Kumpulan Berita Terkait :

- 22 Ribu Karyawan Meikarta Ikut BPJS Ketenagakerjaan Polri tidak Ingin Kecolongan Aksi Teror Saat Pergantian Tahun

- 22 Ribu Karyawan Meikarta Ikut BPJS Ketenagakerjaan 2017, Kinerja Pasar Modal Melebihi Perbankan

- 22 Ribu Karyawan Meikarta Ikut BPJS Ketenagakerjaan Tidak Lolos Uji Kepatutan, Dua Direksi Bank Kalsel Diseleksi Ulang

×