alexa-tracking

Stok Aman, Kementan Minta Tak Ada Kenaikan Harga Daging Sapi Jelang Tahun Baru

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3ba366d675d4cc408b4576/stok-aman-kementan-minta-tak-ada-kenaikan-harga-daging-sapi-jelang-tahun-baru
Stok Aman, Kementan Minta Tak Ada Kenaikan Harga Daging Sapi Jelang Tahun Baru
Stok Aman, Kementan Minta Tak Ada Kenaikan Harga Daging Sapi Jelang Tahun Baru

Jakarta, Gatra.com - Permainan harga kebutuhan pokok masih rentan terjadi menjelang hari raya Natal, dan Tahun Baru. Daging sapi menjadi satu di antara kebutuhan pokok yang kerap mengalami kenaikan harga.

 
Untuk mengantisipasi hal tersebut Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pemantauan harga daging sapi di tingkat pengecer. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita mengatakan harga daging sapi harus stabil, mengingat ketersediaan daging sapi yang mencukupi, bahkan tergolong berlimpah alias surplus.
 
Berdasarkan perhitungan, kebutuhan daging sapi bulan Desember ini sampai dengan tahun baru 2018 sebesar 50.479 ton. Namun kesediaan pasokan daging sapi sebesar 69.740 ton.
 
Ketersediaan daging tersebut berasal dari sapi lokal siap potong sebesar 29.602 ton (setara 173.987 ekor), sapi siap potong eks-impor sebesar 11.003 ton (setara 55.293 ekor), stok daging sapi di gudang importir per 8 Desember 2017 sebesar 11.200 ton, dan stok daging kerbau di Bulog per 8 Desember 2017 sebesar 17.935 ton.
 
"Kementan bekerjasama dengan Satgas Pangan melakukan pengawasan distribusi untuj mengantisipasi penimbunan bahan pokok, termasuk daging sapi," ujar Diarmita, Rabu (20/12) di Gedung Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan.
 
Antisipasi ini diutamakan untuk delapan provinsi, yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Sulaeesi Utara (Sulut), Sumatera Utara (Sumut), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat (Kalbar), Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
Kementan, kata Diarmita, bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk melakukan pemantauan harga di tingkat produsen, dan pengecer.
 
Saat ini, ada dua macam daging yang beredar di masyarakat, yaitu daging segar, dan daging beku. Harga yang beredar berkisar antara Rp 65 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram.
 
Menurut Diarmita, konsumen cenderung menyukai jenis daging segar atau hot carcass. Masyarakat Indonesia lebih menyuki daging ini karena berasal dari sapi lokal. 
 
"Pemerintah saat ini terus melakukan upaya untuk meningkatkan nilai tambah dari pemotongan sapi, dengan perbaikan sistem pemotongan di RPH (rumah potong hewan), dan melakukan grading berdasarkan jenis potongan daging sesuai standar," urainya.

 
Reporter: Rizaldi Abror
Editor : Birny Birdieni 
 

Sumber : http://www.gatra.com/ekonomi/perdaga...ang-tahun-baru

---

jangan sampai saya temui tengkulak