alexa-tracking

KPK Tahan Dirut Sawit Golden Prima

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3ba2dc32e2e604338b457c/kpk-tahan-dirut-sawit-golden-prima
KPK Tahan Dirut Sawit Golden Prima
KPK Tahan Dirut Sawit Golden Prima

Jakarta, Gatra.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur Utama (Dirut) PT Sawit Golden Prima, Hari Susanto Gun. Tersangka kasus suap Bupati Kutai Kartanegara itu dijebloskan ke sel tahanan usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Selasa malam (19/12).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, penyidik menahan yang bersangkutan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Jakarta Selatan (Jaksel) untuk kepentingan penyidikan.Sementara tersangka Hari enggan menjawab pertanyaan awak media yang meminta konfirmasi soal penahanan yang dilakukan penyidik KPK ketika digelandang petugas ke mobil tahanan.Kuasa hukum tersangka Hari, Simeone Petrus, pun mengaku untuk sementara belum bisa memberikan keterangan panjang lebar. Namun ia tetap menghormati keputusan penyidik KPK menahan kliennya. "Itu hak subyektif mereka [penyidik] kami hormati itu," ujarnya.Petrus juga enggan menyampaikan soal uang Rp 6 milyar yang diduga merupakan suap kliennya kepada Rita. Ia hanya mengatakan, bahwa semua fakta akan terungkap dalam persidangan.KPK menetapkan Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hari Susanto Gun (HSG) sebagai tersangka karena diduga memberikan hadiah atau janji berupa uang sejumlah Rp 6 milyar kepada Rita Widyasari.Hari menyuap Rita untuk melicinkan izin lokasi inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, milik PT Sawit Golden Prima."Suap diduga diterima [Rita Widyasari] sekitar bulan Juli dan Agustus 2010 yang diindikasikan ditujukan untuk memuluskan proses perizinan lokasi terhadap PT SGP," kata Basaria Panjaitan, Wakil Ketua KPK beberapa waktu lalu.KPK menetapkan tiga orang tersangka yakni Bupati Kukar Rita Widyasari, Direktur PT Sawit Golden Prima, Hari Susanto Gun; dan Komisaris PT MBB, Khairudin setelah menemukan bukti permulaan yang cukup.KPK menyangka Hari Susanto Gun selaku pemberi suap melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.Sedangkan untuk penerima suapnya, KPK menyangka Rita Widyasari melanggar melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.KPK juga menetapkan Rita Widyasari sebagai tersangka karena diduga menerima gratifikasi sejumlah R 6,97 milyar bersama-sama Komisari PT Media Bangun Bersama (PT MBB), Khairudin (KHR).Gratifikasi tersebut diduga terkait sejumlah proyek di Kabupaten Kukar, Kalimantan Timur (Kaltim), selama Rita menjabat sebagai bupati. Rita mendapuk jabatan tersebut selama dua periode yakni 2010-2015 dan 2016-2021.KPK menyangka Rita dan Khairudin melanggar Pasal 12B UU Nomor 1 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Iwan Sutiawan

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/300273-kp...t-golden-prima

---

tahan dulu.. mau kemana lo