alexa-tracking

Gawat, Taman Nasional Komodo Jadi Arena Berburu Rusa dan Pengeboman Ikan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b92dddcd770d55d8b456f/gawat-taman-nasional-komodo-jadi-arena-berburu-rusa-dan-pengeboman-ikan
Gawat, Taman Nasional Komodo Jadi Arena Berburu Rusa dan Pengeboman Ikan
Gawat, Taman Nasional Komodo Jadi Arena Berburu Rusa dan Pengeboman Ikan

Jakarta, Gatra.com - Keindahan Taman Nasional Komodo terancam akibat ulah oknum tak bertanggungjawab. Perburuan rusa liar di kawasan yang dilindungi tersebut masih terjadi sampai saat ini. Sebelumnya, perburuan rusa itu pernah viral di media sosial, lewat foto yang menunjukkan kelompok pemburu membawa puluhan bangkai rusa hasil buruan di sebuah perahu.

 
Tak hanya perburuan liar, kawasan laut di TN Komodo juga menjadi sasaran pengeboman ikan. Kejadian ini disaksikan langsung oleh masyarakat sekitar Pulau Komodo. Gatra.com mendapatkan laporan dari masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya karena alasan keamanan.
 
"Tidak boleh mempublikasikan (perburuan dan pengeboman ikan), karena diancam (oleh oknum pengelola TN Komodo)," ujar masyarakat yang juga pegiat lingkungan lokal Pulau Komodo tersebut, Selasa (19/12) malam kemarin.
 
Warga tersebut juga menemukan garam yang tercecer di tanah. Diduga, garam tersebut adalah sisa bahan peledak yang digunakan sebagai bom ikan. Selain garam, ditemukan pula bercak darah di sebilah kayu, dan slongsong peluru yang diduga kuat sebagai sisa perburuan rusa liar di kawasan TN Komodo.
 
"Ditemukannya di sekitar (kawasan) Loh Srikaya, Loh Wia, Loh Boko. Nelayan setempat juga melihat nyala senter di malam hari di kawasan Komodo Barat," jelas warga tersebut. Nyala senter itu diduga berasal dari aktivitas perburuan liar.
 
Kejadian itu terjadi sekitar bulan Agustus lalu, dan sempat dilaporkan kepada Kepala Balai TN Komodo. Namun, hingga kini belum ada respon lebih jauh mengenai aktivitas merugikan tersebut.
 
Tak hanya itu, aktivis lingkungan dari World Wild Federation (WWF) sempat merekam suara diduga bom ikan saat menyelam di perairan Pulau Komodo. Video yang sempat diunggah di YouTube itu telah dihapus berdasarkan permintaan dari pihak pengelola TN Komodo. 
 
"Dari WWF sempat merekam video saat menyelam, dan mendengar ledakan bom ikan. Namun yang bersangkutan diinterogasi oleh pengelola TN Komodo, sehingga video yang diunggah di YouTube itu dihapus," jelas pegiat lingkungan lokal tersebut melalui pesan aplikasi chatting.
 
Kabar tentang pengeboman ikan ini juga tersiar di laman media lokal, Victory News. Dikabarkan bahwa aktivitas pengeboman ikan itu dilihat langsung oleh pelaku pariwisata saat mengantarkan tamu ke TN Komodo.
 
"Kami temukan dua kali bunyi bom ikan dan kapal pengebom pada pertengahan bulan ini," kata Pedi Parera, pelaku pariwisata yang mengantarkan tamu ke TN Komodo, seperti yang dikutip dari Victory News.
 
Kabar ini mendapatkan tanggapan dari Association of Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita), Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengurus Asita Mabar, Donatus pengeboman ikan ini harus menjadi tanggungjawab pihak pengelola TN Komodo. "Pihak TN Komodo harus aktif menjaga pos (pemantauan). Kawasan TN Komodo sepenuhnya hak balai (konservasi) TN Komodo. Mereka harus melakukan patroli di dalam kawasan, agar tidak ada (pelaku) yang masuk untuk mengebom ikan," tegas Donatus.
 

 
Reporter: Rizaldi Abror
Editor : Birny Birdieni
 

Sumber : http://www.gatra.com/nusantara/bali-...engeboman-ikan

---


- Gawat, Taman Nasional Komodo Jadi Arena Berburu Rusa dan Pengeboman Ikan Puluhan Rusa Dibantai, DPRD Manggarai Barat Minta Tanggung Jawab Pengelola TN Komodo 
itu namanya kurang ajar
×