alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Gatra.com /
Majelis Perintahkan Jaksa Hadirkan Saksi Kunci Perkara Pemalsuan Dokumen
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b6369ddd7707d688b4570/majelis-perintahkan-jaksa-hadirkan-saksi-kunci-perkara-pemalsuan-dokumen

Majelis Perintahkan Jaksa Hadirkan Saksi Kunci Perkara Pemalsuan Dokumen

Majelis Perintahkan Jaksa Hadirkan Saksi Kunci Perkara Pemalsuan Dokumen

Jakarta, Gatra.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memerintahkan jaksa penuntut umum agar menghadirkan saksi kunci perkara dugaan pemalsuan dokumen yang membelit pengusaha kelapa sawit terdakwa Christoforus Richard.

Ketua Majelis Hakim, Chatim Chaerudin di PN Jaksel, Selasa (19/12), memerintahkan jaksa penuntut umum untuk menghadirkan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang melegalisir surat keterangan kepemilikan tanah terdakwa.Majelis memerintahkan jaksa penuntut umum untuk mengadirkan pejabat BPN yang menjadi saksi kunci dalam perkara ini pada persidangan mendatang agar majelis bisa mengambil keputusan secara obyektif."Karena kami ingin perkara ini ingin memutus secara serius dan seadil-adilnya, maka jaksa diminta menghadirkan saksi legalisir dipersidangan selanjutnya," kata Chatim.Pada hari ini, majelis terpaksa kembali menunda sidang karena terdakwa Christoforus mengaku kondisi badannya tidak fit. Majelis memerintahakn jaksa untuk memeriksa kesehatan terdakwa, khususnya untuk menentukan perlu tidaknya pembantaran."Sidang selanjutnya, jaksa harus hadirkan saksi legalisir," tegas majelis memberikan ultimatum kepada jaksa.Sementara kuasa hukum terdakwa Christoforus Richard, Sirra Prayuna, mempersoalkan keseriusan jaksa penuntut umum untuk mengadirkan saksi kunci dalam perkara ini. Pasalnya, majelis sudah memberikan kesempatan untuk menghadirkan pejabat BPN yang memberikan noted.Selain itu, Sirra juga mempersoalkan alat bukti utama yang juga belum ditunjukkan oleh jaksa penuntut umum dalam persidangan. "Dari awal kita sudah meminta ke jaksa untuk surat aslinya. Pada saat P19, jaksa juga sudah meminta penyidik menghadirkan surat asli," katanya.Sirra mempersoalkan alat bukti utama, karena jika itu tidak pernah ada, maka bagaimana mungkin kliennya ditetapkan sebagai tersangka. "Kalau tidak ada surat aslinya bagaimana bisa ada unsur pidananya."Kuasa hukum terdakwa Christoforus lainnya, Wayan Sudirta, menilai ada tiga kelemahan dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum terhadap kliennya. "Tandatangannya tidak jelas, surat aslinya tidak ada, dan isi surat sudah sesuai dengan fakta di lapangan. Saksi juga bersaksi melemahkan dakwaan itu sendiri," ungkapnya.Karena itu Wayan mengaku optimistis kliennya akan dibebaskan dari seluruh tuduhan yang didakwakan jaksa penuntut umum. Terlebih, pihaknya pada hari ini telah menyiapkan ahli untuk memperkuat fakta. "Jadi lebih telak tidak terbuktinya. Jadi jaksa sudah kehilangan pijakannya sama sekali," tandasnya.Wayan menyampaikan, kasus ini berawal dari perkara perdata yang telah dimenangkan kliennya di tingkat kasasi. Namun Christoforus kemudian ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan melanggar Pasal 266 KUHP terkait pemalsuan akta 2 bidang tanah seluas 6,9 hektare (ha) dan 7 ha milik PT. Nusantara Raga Wisata.

Editor: Iwan Sutiawan

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/300282-ma...alsuan-dokumen

---

Urutan Terlama
silahkan kau hadirkan kawan


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di