alexa-tracking

Warga Negara Tiongkok Dominasi Langgar Keimigrasian di 2017

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b630ea09a39e14c8b456a/warga-negara-tiongkok-dominasi-langgar-keimigrasian-di-2017
Warga Negara Tiongkok Dominasi Langgar Keimigrasian di 2017
Warga Negara Tiongkok Dominasi Langgar Keimigrasian di 2017

Jakarta, Gatracom - Direktorat Jenderal keimigrasian, Kementerian Hukum dan HAM, di berbagai daerah di Tanah Air merilis hasil pelanggaran yang dilakukan warga negara asing. Dari hasil itu warga Tiongkok mendominasi langgar keimigrasian maupun melanggar hukum (pro justisia) sepanjang 2017.

Di Kantor Imigrasi Palu, Sulawesi Tengah selama 2017 mengeluarkan sebanyak 3.343 status keimigrasian. Kepala Imigrasi Palu, Suparman, mengatakan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya hanya berjumlah 859 orang pemohon.Pelanggaran WNA itu meliputi izin tinggal kunjungan (ITK) terbanyak mencapai 3.050 orang, izin tinggal terbatas (ITAS) 289 orang, dan izin tinggal tetap (ITAP) hanya empat orang.Secara keseluruhan, kata dia, para pemohon berkewarganegaraan China (Tiongkok).Begitu juga di Melaouboh, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Meulaboh, Imam Santoso di Meulaboh, mengatakan, dari delapan jenis perkara yang ditangani, dua orang hanya dideportasi atau dipulangkan, sementara enam orang WNA diusulkan dalam daftar penangkalan."Dari delapan jenis perkara ini, yang terakhir kita deportasi satu orang WNA berjenis kelamin wanita, kemarin Senin (18/12) atas nama Xu Xiumei, asal Tingkok. Dia diamankan di Meulaboh karena jual beli barang berupa pakaian dan sepatu," katanya, Selasa (19/12)..Dari semua perkara yang ditangani itu, ada WNA asal Tingkok yang melalui proses projustisia, serta melibatkan dua warga negara Indonesia yang bertindak sebagai sponsor mendatangkan warga asing itu ke wilayah hukum Imigrasi Meulaboh.Hal yang sama juga terjadi di Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, Jawa Barat dengan memulangkan sebanyak 55 warga negara asing (WNA) sepanjang Januari-November 2017."Adapun rinciannya dideportasi sebanyak 19 orang, pendetensian 19 orang, penangkalan delapan orang dan pengenaan biaya beban sembilan orang," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi Hasrullah di Sukabumi, Selasa.Menurutnya, WNA yang mendapatkan tindakan administratif keimigrasian (TAK) berasal dari Cina atau Tiongkok, Malayasia, Filipina, Timor Leste, Arab Saudi, Iran, Bangladesh, Polandia, Australia, Oman, Alegeria, Jepang dan Palestina.Begitu juga di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan mencatat warga Korea Selatan dan Tiongkok mendominasi langgar keimigrasian maupun melanggar hukum (pro justisia) sepanjang 2017."Tercatat 16 warga Korea Selatan dan 15 warga Tiongkok yang dideportasi maupun pro justisia," jelas Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan Abdul Mufti di Jakarta Selasa, seperti dikutip Antara.Pelanggaran ini diakibatkan kebijakan Pemerintah Indonesia yang memberikan kemudahan bebas visa wisata.Kebijakan itu harus pula diikuti dengan peningkatan pelayanan dan pengawasan, mengingat dengan kemudahan itu, akan banyak orang asing yang "nakal" juga ikut memanfaatkan dengan melakukan berbagai jenis pelanggaran.

Editor: Arief Prasetyo

Sumber : http://www.gatra.com/hukum/300213-wa...rasian-di-2017

---


- Pemain Muda Dominasi Skuat Inti SEA Games 2017
image-url-apps
orang" tanah suci Mainland
×