alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Media Indonesia /
INSA Dukung Optimalisasi Tol Laut
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b5c6b5c7798b1418b4568/insa-dukung-optimalisasi-tol-laut

INSA Dukung Optimalisasi Tol Laut

INSA Dukung Optimalisasi Tol Laut

OPTIMALISASI tol laut diyakini bisa terwujud melalui sinergitas antara pelayaran BUMN dan swasta nasional, dengan pemanfaatan ruang muat pelayaran swasta nasional.



Pemanfaatan space liner ini untuk kapal swasta nasional yang sudah rutin melakukan pelayanan di wilayah timur Indonesia, berkonsep pengumpul dan pengumpan.



"INSA mengapresiasi pemerintah yang telah melibatkan pelayaran swasta nasional dalam Program Tol Laut pada 2017. INSA juga mengusulkan optimalisasi sinergi antara pelayaran BUMN dan swasta nasional dengan pemanfaatan ruang muat pelayaran swasta nasional," ujar Wakil Ketua Umum I DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Witono Soeprapto dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (21/12).



Ia mengatakan pemanfaatan space liner ini untuk kapal swasta nasional yang sudah rutin melakukan pelayanan di wilayah timur Indonesia berkonsep pengumpul dan pengumpan. Selain itu, kapal-kapal tol laut milik BUMN tidak perlu mengambil muatan bahan pokok dari origin port seperti Tanjung Priok dan Tanjung Perak.



“Semoga usulan ini bisa diterima pemerintah, karena ini akan menghemat anggaran pemerintah,” papar Witono.



Selain itu, INSA menyambut positif program penyebrangan jarak jauh (long distance ferry) lintas Jakarta-Surabaya khusus truk rute Jakarta-Surabaya, yang resmi dimulai pada Desember 2017.



Program ini dioperasikan oleh dua kapal hasil proses lelang yakni KMP Ferrindo 5 yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan KM Roro Prayasti yang dimiliki PT Jagat Zamrud Khatulistiwa, dengan subsidi Rp5 miliar dengan masing-masing kapal Rp2,5 miliar hingga akhir tahun ini.



Masing-masing kapal melaksanakan 14 trip pada Desember 2017, dengan rincian dua kali dalam sepekan pelayaran dari Jakarta dan dua kali pelayaran dari Surabaya. Adapun, tarif yang dikenakan Rp3 juta per truk sekali jalan.



Beberapa dampak positif dari peranan LDF dengan kapal roro ini untuk rute Jakarta-Surabaya ini antara lain mengurangi beban, kemacetan dan kerusakan jalan di jalur pantura. Penggunaan BBM per unit barang yang diangkut oleh kapal juga lebih kompetitif ketimbang menggunakan angkutan darat (economy of scale).



Namun, untuk mendorong minat pemilik barang menggunakan kapal roro ini, diperlukan regulasi yang mendukung lainnya, misalnya tidak dikenai PPN, dan penegakkan hukum yang ketat terhadap batas beban muatan angkutan darat.



Selain itu, pelayanan pelabuhan terhadap kapal roro ini sebaiknya menggunakan infrastruktur khusus, misalnya dermaga dan lapangan penumpukan khusus. Ditambah dengan fasilitas infrastruktur pelabuhan lain yang menunjang, seperti akses jalan yang lancar.



Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto mengaku industri pelayaran nasional optimistis melihat prospek bisnis tahun depan. Kinerja sebagian besar sektor diyakini akan cerah, kendati terdapat sektor yang belum menunjukkan tren pertumbuhan signfikan pada 2018.



"Beberapa sektor pelayaran nasional yang melayani kegiatan ekspor impor diyakini akan mengalami pertumbuhan bertahap pada awal kuartal kedua tahun depan," terangnya.



Ia menjelaskan, asumsi ekonomi makro yang tumbuh moderat, industri pelayaran nasional dinilai tidak banyak mengalami pertumbuhan signifikan berbeda dengan ekspor impor. Hal itu tidak terlepas dari membaiknya harga komoditas seperti batu bara dan juga crude palm oil (CPO) global mulai beberapa waktu belakangan ini.



Penyebab lain membaiknya kinerja sektor pelayaran pada angkutan ekspor impor merupakan dampak positif dari Paket Kebijakan Ekonomi XV, terkait Daya Saing Penyedia Jasa Logistik Nasional dan Permendag No. 82/2017 tentang Ketentuan Penggunaan Angkutan Laut dan Asuransi Nasional untuk Ekspor dan Impor Barang Tertentu.



Permendag No.82/2017 yang mewajibkan ekspor impor menggunakan kapal yang penguasaannya di bawah perusahaan angkutan laut nasional itu untuk komoditas batu bara, CPO dan beras. Aturan yang diyakini akan menekan defisit neraca perdagangan jasa Indonesia ini disahkan pada Oktober lalu dan mulai aktif diberlakukan pada Mei 2018.



“Kinerja pelayaran nasional diprediksiakan tumbuh bertahap terutama pada sektor angkutan curah, tongkang atau tug and barge, dan kargo kontainer,” tutupnya. (OL-4)


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...aut/2017-12-21

---

Kumpulan Berita Terkait :

- INSA Dukung Optimalisasi Tol Laut Kemenkeu Raih Peringkat Satu Informasi Keterbukaan Publik

- INSA Dukung Optimalisasi Tol Laut Pengembangan Vokasi Fokus Pada 5 Sektor

- INSA Dukung Optimalisasi Tol Laut Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan Dinaikkan

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di