alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Media Indonesia /
Crowd Funding Sasar Generasi Milenial untuk Viralkan R80
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b4e8ac1d7704a748b4575/crowd-funding-sasar-generasi-milenial-untuk-viralkan-r80

Crowd Funding Sasar Generasi Milenial untuk Viralkan R80

Crowd Funding Sasar Generasi Milenial untuk Viralkan R80

MANTAN Presiden Republik Indonesia BJ Habibie telah memprakarsai Program Pesawat R80. Program tersebut kini memasuki fase detail design atau fase pengembangan skala penuh.



Di fase ini 6 prototipe R80 akan dibuat dan membutuhkan biaya besar. Menurut Dirut Regio Aviasi Industri Agung Nugroho, setidaknya dibutuhkan dana US$1,6 miliar (sekitar Rp22 triliun). Prototipe ini untuk memperoleh sertifikasi nasioanl dan tes-tes tertentu.



Di fase selanjutnya akan memasuki fase pemasaran. Hingga saat ini, proses pencarian sponsor dan kerja sama untuk mendapatkan Rp22 triliun sedang berlangsung. Selain mendekati para investor, RAI juga menggagas crowd funding dengan kitabisa.com.



Tetapi Chief of Investmen RAI Desra Firza Ghazfan mengatakan, dana yang terkumpul di sini jauh dari harapan. Karena yang dicari di sini adalah persetujuan dan restu rakyat Indonesia.



"Crowdfunding bukan cari pendanaan atau permodalan utama dari R80, tetapi lebih kepada mekanisme untuk menggalang partisipasi masyarakat," ujar Desra. "Partisipasi masyarakat ini sangat penting karena ini adalah program nasional dalam negeri, yang dikerjakan oleh anak bangsa dan harusnya diblessed (direstui) oleh rakyat Indonesia."



Pada waktu Pak Habibie memulai program ini sampai dengan akhir tahun lalu, jelas Desra, kurang dari 1% orang Indonesia yang tahu proyek R80. Mereka enggak tahu bahwa beliau masih punya animo untuk membangun pesawat lagi.



"Dan yang gawatnya lagi lebih dari 1% itu, lebih dari setengahnya opininya negatif terhadap program R80 ini. Terhadap program dan produk dalam negeri. Mengapa? Ada yang bertanya, ngapain sih lu bikin dalam negeri, mengapa enggak beli saja. Itu misalnya. Kenapa pake baling-baling kenapa bukan jet. Banyak sekali tanggapan-tanggapan negatif terhadap R80," ungkap Desra.



Alasan RAI menggunakan crowd funding di media sosial adalah untuk memviralkan R80. "Kita menyasar generasi milenial untuk membantu menyebarkan pesan dan fakta yang benar tentang R80. Mengapa milenial karena mereka sangat sensitif dan sangat mengerti dengan medsos. Mereka mampu untuk memfilter, bantu menyebarkan dan dengan cepat mereka bisa menggelindingkan 'bola salju' ini."



Selama tiga bulan dari empat bulan bakal bekerja sama dengan kitabisa.com, telah terhimpun 25 ribu partisipasi dari masyarakat. Dan saat ini baru terhimpun sekitar Rp7 miliar. "Untuk kelasnya crowd funding, ini fenomenal. Tetapi untuk seorang Prof BJ Habibie masih kurang banyak. Pak Habibie mau 1 juta rakyat Indonesia mendukung program R80 ini."



Desra menambahkan Pak Habibie pernah bilang Indonesia ada 13 ribu pulau. Sampai kiamatpun Indonesia sangat perlu pesawat terbang. "Kita perlu pesawat jarak jauh, menengah, dan dekat. Untuk pesawat jarak dekat dan menengah Indonesia adalah pasarnya. 50% dari penjualan pesawat itu ada di Indonesia. Akan konyol sekali kalau kita enggak bisa dapat apa-apa dari sini. Dan kita mampu (membuat) kok."



Membuat pesawat itu bukan masalah uang dan teknologi, lanjut Desra tapi SDM nya. Mencetak SDM yang mampu membuat pesawat itu butuh waktu 30 tahun. "Kita sudah punya (SDM), dan kalau terhenti di sini, butuh 30 tahun lagi untuk membentuk SDM yang bisa bikin pesawat."



R80 merupakan program swasta yang didukung pemerintah yang diprakarsai BJ Habibie. Pekerjaan ini sudah berlangsung selama kurang lebih 5 tahun.



"Alhamdullillah tahun ini kita bisa mendapatkan status program strategis nasional. Dan dalam kurun waktu itu juga kita sudah melakukan banyak pekerjaan antara lain mendefinisikan konsep pesawat terbang R80 dan setelah konsep ini terdefinisi akan masuk ke fase berikutnya yaitu fase pengembangan skala penuh. Di mana kita akan meneruskan rancangan ini menjadi suatu didisain untuk diproduksi. Itu yang kita sebut detail design," jelas Dirut Regio Aviasi Industri Agung Nugroho, Rabu (20/12).



Di samping itu kita juga melakukan kerja sama formal dengan suplier. Suplier ini antara lain suplier mesin, sistem kendali, landing gear. Ini semua dilaksanakan untuk membuat prototipe. Prototipe ini akan dibuat dalam fase antara 2018 dan 2022.



Di fase ini ada detail design, ada pembuatan purwarupa (prototipe), sebanyak 6 unit. Empat di antaranya akan kita terbangkan dan akan menjalani sertifikasi dan pengujian terbang. Dua lagi akan mengikuti pengujian kekuatan struktur.



"Akhir fase ini yaitu 2025, kita akan mendapatkan sertifikasi nasional yang diberikan oleh Kemenhub RI. Inilah sekarang yang kita persiapkan. Untuk itu kami melakukan penggalangan dana. Penggalangan dana ini adalah pada dasarnya investasi swasta nasional dan internasional. Kita akan menggalang dana US$1,6 miliar selama 5 tahun ini untuk mendapatkan sertifikasi," tutur Agung.



Program yang berbiaya US$1,6 miliar ini memang cukup fantastis untuk satu investor. Sampai saat ini ada 5 partner yang sudah bicara duduk dan negoisasi. Agung menambahkan sudah ada yang membubuhkan tanda tangan kesepakatan.



Karya masterpiece Presiden ke-3 Republik Indonesia ini telah dipesan oleh empat maskapai penerbangan lokal.



"(Sebanyak) 155 sudah dipesan 4 airline lokal Nam Air, Trigana, Kalstar, dan Aviastar," lanjut Agung, Kamis (21/12).



Pesawat berbandrol UD$23 juta (harga tahun 2003) itu 100 unit dipesan oleh Nam Air, 25 unit oleh Kalstar, 20 unit oleh Trigana, dan 10 unit oleh Aviastar. (OL-4)


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...r80/2017-12-21

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Crowd Funding Sasar Generasi Milenial untuk Viralkan R80 Permohonan PT RAPP Ditolak Majelis Hakim PTUN

- Crowd Funding Sasar Generasi Milenial untuk Viralkan R80 Anak Indonesia Butuh Kepedulian Kesejahteraan

- Crowd Funding Sasar Generasi Milenial untuk Viralkan R80 Festival Penglipuran Hidupkan Wisata Bali

strategi marketingnya bagus juga nih


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di