alexa-tracking

Festival Penglipuran Hidupkan Wisata Bali

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b4e76a09a392a338b4581/festival-penglipuran-hidupkan-wisata-bali
Festival Penglipuran Hidupkan Wisata Bali
Festival Penglipuran Hidupkan Wisata Bali

WARGA berusaha membangkitkan pariwisata Bali yang terpuruk akibat erupsi Gunung Agung. Kemarin, masyarakat adat di Kabupaten Bangli menggelar Penglipuran Village Festival. Festival yang berlangsung selama 11 hari itu akan ditutup pada 30 Desember.



“Erupsi Gunung Agung membuat kunjungan wisata ke Bangli menurun hingga 50%. Dengan festival ini, kami berusaha mengirim pesan bahwa Bangli sangat aman dikunjungi,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli, I Wayan Adnyana, kemarin.



Pengelola objek wisata Desa Penglipuran, I Nengah Moneng, berharap festival itu bisa mempercepat normalnya kunjungan wisatawan ke desanya. Khusus objek wisata di Desa Penglipuran, pascaerupsi Gunung Agung penurunan kunjungan hanya sekitar 15%-20%.



Salah satu daya tarik Desa Penglipuran ialah bangunan khas angkul-angkul di bagian depan setiap rumah. Desa itu pernah dinobatkan sebagai objek wisata dengan lingkungan paling bersih.



Sedikit demi sedikit, kunjungan wisata ke Bali terlihat mulai menggeliat. Di objek wisata Tanah Lot, misalnya, jumlah kunjungan pernah menurun hingga 50%. “Dalam sepekan ini terjadi peningkatan lagi, hampir mendekati normal. Setelah sempat menyentuh 3.000-4.000 pengunjung per hari, saat ini sudah naik lagi menjadi 9.000 pe-ngunjung,” kata Manajer Daerah Tujuan Wisata Tanah Lot, Ketut Toya Adnyana.



Ia mengakui pengunjung didominasi kalangan pelajar dari sejumlah daerah di Jawa.



Objek wisata lain yang mulai merekah kembali ialah Jatiluwuh. “Sekarang, sekitar 200 wisatawan asing dan 300 lokal datang setiap hari ke sini,” kata Manajer Jatiluwih, Nengah Sutirtayasa.



Para pengelola usaha jasa wisata juga berusaha menarik wisatawan datang lagi ke Bali. General Manager Hotel Melia Bali, Eduardo Parera Castro, misalnya, menjanjikan kamar dan makan pagi gratis bagi para tamunya. “Jika Gunung Agung meletus dan bandara ditutup, kami akan menjamin akomodasi tamu Hotel Melia. Mereka bisa kembali ke hotel dengan jaminan kamar dan sarapan gratis untuk dua orang.”



Untuk konsumsi makanan dan minuman, Hotel Melia memberi potongan harga 20%.



Di Gunung Agung, Kepala Submitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Devy Kamil Syahbana menyatakan di puncak kawah Gunung Agung teramati adanya sinar api sejak beberapa hari lalu. “Embusan asap belum menunjukkan peningkatan signifikan.” (RS/OL/N-2)


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...ali/2017-12-21

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Festival Penglipuran Hidupkan Wisata Bali Crowd Funding Sasar Generasi Milenial untuk Viralkan R80

- Festival Penglipuran Hidupkan Wisata Bali Permohonan PT RAPP Ditolak Majelis Hakim PTUN

- Festival Penglipuran Hidupkan Wisata Bali Anak Indonesia Butuh Kepedulian Kesejahteraan

×