alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
“HTI Dipersekusi, LGBT Harus Dirangkul! Menteri Agama Apa ini?”
2.33 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b4711d9d7709f418b4571/hti-dipersekusi-lgbt-harus-dirangkul-menteri-agama-apa-ini

“HTI Dipersekusi, LGBT Harus Dirangkul! Menteri Agama Apa ini?”



itoday - Permintaan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin agar para pelaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT), dirangkul dan tidak dikucilkan, memunculkan polemik.

Polemik itu semakin tajam mengingat sebelumnya Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan perluasan pemidanaan perzinahan dan LGBT di KUHP.

Penulis senior Iwan Januar turut menyesalkan pernyataan Menag Lukman Hakim tersebut. “HTI dimusuhi, dikucilkan dan dipersekusi, LGBT harus dirangkul? Negeri apa ini dan Bapak Menteri Agama apa?” tulis Iwan di akun Twitter @iwanjanuarcom.

@iwanjanuarcom menyertakan link tulisan bertajuk “Menag Berharap Masyarakat Rangkul LGBT”.

Menag Lukman Hakim Saifuddin di sela acara Gebyar Kerukunan di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) (18/12), berharap masyarakat tidak mengucilkan para pelaku tindakan LGBT, namun merangkul dan mengajak mereka kembali ke jalan yang benar.

"Menurut hemat saya mereka harus dirangkul, harus diayomi, bukan justru malah dijauhi dan dikucilkan," kata Menteri Lukman seperti dikutip republika (18/12).

Lukman mengakui, hingga saat ini masih terdapat beragam pandangan yang berbeda mengenai LGBT, bukan hanya di masyarakat, bahkan juga di kalangan pemuka agama, akademisi, para ahli kejiwaaan, dan kesehatan. Sebagian berpendapat perilaku LGBT muncul karena sebuah penyimpangan dan masalah sosial, bahkan dianggap kutukan Tuhan. Namun, di sisi lain ada yang menganggap kecenderungan LGBT adalah takdir yang sudah muncul sejak lahir atau kanak-kanak.

"Jadi beragam pandangan terkait itu menurut hemat saya masing-masing harus saling dihormati dan dihargai," kata kata Lukman.

I-Today

Rangkul Bre!!!!
emoticon-Betty (S) emoticon-Betty (S) emoticon-Betty (S)
emoticon-DP emoticon-DP emoticon-DP
Halaman 1 dari 9
Logika yang terbalik balik
Trus kalo kaum LGBT Dipersekusi tuh kaum LGBT bisa balik normal.







emoticon-Leh Uga
Nasbung maunya yg dirangkul hti yg pingin indonesia jadi negara khilafah emoticon-Big Grin
ih eike demen nih, gak perlu nunggu bapak jadi presiden dulu bo' emoticon-Peluk
“HTI Dipersekusi, LGBT Harus Dirangkul! Menteri Agama Apa ini?”
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 08
yg hitam pengen putih,yg putih pengen hitam
yg rambut hitam pengen bule,yg bule pengen hitam
yg laki laki pengen jd perempuan,yg perempuan pengen jd laki laki emoticon-Ngakak
Iya ya, mestinya gak usah dirangkul, biar tobat, tapi mestinya dilempar dari atap gedung atau langsung dipenggal macem di negara khilafah impiannya HTI emoticon-Big Grin

“HTI Dipersekusi, LGBT Harus Dirangkul! Menteri Agama Apa ini?”

“HTI Dipersekusi, LGBT Harus Dirangkul! Menteri Agama Apa ini?”

“HTI Dipersekusi, LGBT Harus Dirangkul! Menteri Agama Apa ini?”
Diubah oleh iorveth
Nasbung asu lgbt itu sumber suara nastak emoticon-Blue Guy Bata (L)
Ya sudah.
Dibakar aja dua2nya.
Quote:


Pacar ente kemane tuh?
Ketangkap atau mati?
Bagus nih HTI vs LGBT
Quote:


yg berani persekusi didit bakal dilempar hengpong... emoticon-Blue Guy Bata (L)
HTI itu ORGANISASI yang mengancam kedaulatan negara...

LGBT itu pelaku individu yang masih bisa dirubah akhlaknya...

kalo pelaku HTI mau berubah, mendukung NKRI juga pasti dirangkul, tapi tetap organisasinya harus dibubarkan dong
Mentri2 agama yang dulu2 biar kata suka korupsi, tp denger lgbt langsung auto hujat. Yang kekinian menagnya lebih toleran
Menag kalah sama ISIS yg 100% mematuhi perintah Allah

“HTI Dipersekusi, LGBT Harus Dirangkul! Menteri Agama Apa ini?”
“HTI Dipersekusi, LGBT Harus Dirangkul! Menteri Agama Apa ini?”
“HTI Dipersekusi, LGBT Harus Dirangkul! Menteri Agama Apa ini?”
LGBT peduli amat lah selama ga ngeganggu kepentingan orang lain.
Sementara HTI itu jelas2 ancaman keutuhan negara. Udah mengarah makar.
hti itu radikal bahkan dunia pun sepakat itu jadi ancaman seharusnya pengikut dan keluarga hti dibakar diusir dari indonesia
masa sih??? emoticon-Embarrassment




Penjelasan Sikap Menag soal LGBT
Senin, 07 Agustus 2017 20:05 WIB
sumur

Jakarta (Kemenag) --- Viral di media sosial bahwa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan apresiasi atas adanya event pemberian penghargaan kepada LGBT. Senin (07/08), Menag membantah keras penilaian tersebut.

Menurut Menag, sikapnya terhadap LGBT jelas. Kejelasan sikap ini bahkan sudah disampaikannya dalam banyak kesempatan, antara lain saat membuka Jambore Nasional Santri Pondok Pesantren Muhammadiyah di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Karanganyar, Februari 2016 lalu.

Saat itu, Menag mengajak kaum santri untuk mengatakan "tidak" pada radikalisme dan terorisme, narkoba, dan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). “Santri adalah mereka yang lantang menyuarakan, say no to radicalism and terrorism, say no to drugs, say no to LGBT,” tegas Menag.

Menurut Menag, LGB (lesbian, gay, biseksual) adalah perilaku dan sikap yang lebih menitiktekankan kepada orientasi seksual. Tindakan LGB tidak bisa ditolerir baik dari sisi praktik maupun perilakunya. Sementara transgender tidak ada hubungannya dengan orientasi seksual, melainkan ketidaksamaan identitas terhadap jenis kelamin dirinya. Transgender (khunsa) identik dengan kondisi seseorang di mana jenis kelamin, fisik, dan pikiran perasaannya berbeda. Misal, fisiknya laki-laki, namun perasaannya perempuan.

Mantan Wakil Ketua MPR RI ini menegaskan, LGBT merupakan suatu tindakan yang tidak dibenarkan oleh ajaran agama apapun. Karenanya Menag juga melarang komunitas LGBT untuk mengkampanyekan perilaku mereka di negeri yang religius ini. "LGBT itu suatu tindakan yang oleh agama sebagai tindakan yang tentu tidak dibenarkan," katanya.

Meski demikian, Menag mengatakan bukan berarti kaum LGBT itu harus disisihkan dari agama dan umat beragama. Kita sebagai masyarakat beragama, kata dia, justru harus merangkul mereka agar perilaku dan orientasi seksualitasnya tidak lagi menyimpang dari ajaran agama.


Menag menambahkan, komunitas LGBT harus didekati secara empatik. Pendekatan empatik ini misalnya dengan memberikan pendampingan dan konsultansi bagi mereka (LGBT).

Menag juga mengajak tokoh dan pemuka agama untuk mengayomi dan memberi pencerahan kepada mereka, bukan mengucilkan atau menegasikan. Dengan demikian, diharapkan orientasi dan perilaku seksual mereka bisa kembali sesuai dengan ajaran agama. Menag mengapresiasi sejumlah ormas Islam yang mendirikan tempat konsultansi, pendampingan bagi komunitas ini, karena menurut Menag, sesungguhnya tidak sedikit dari mereka yang ingin keluar dan lepas dari kondisi tersebut.

“Karenanya pemuka agama diharapkan lebih proaktif mengedepankan prinsip-prinsip agama yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan. Konseling dari sisi agama sangat dibutuhkan,” tutur Menag.

Penegasan sikap Menag ini kembali disampaikan untuk menanggapi fitnah yang disebarkan pihak yang tak bertanggung jawab. Fitnah yang viral di media sosial tersebut menyatakan Menag mendukung LGBT.






emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)









Diubah oleh mudah dihafal
Quote:


LGBT mengancam kedaulatan negarakah?
Halaman 1 dari 9


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di