alexa-tracking

Pesawat Made In Paris Van Java Pernah Mendarat Di Eropa 1935 nih

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b468796bde6b1708b4567/pesawat-made-in-paris-van-java-pernah-mendarat-di-eropa-1935-nih
Pesawat Made In Paris Van Java Pernah Mendarat Di Eropa 1935 nih
Pesawat Made In Paris Van Java Pernah Mendarat Di Eropa 1935 nih


Quote:Pesawat itu dibuat urang Sunda bernama Achmad bin Talim di Bandung, Jawa Barat

GARDANASIONAL—Jika Bandung menjadi lokasi pabrikan pesawat PT Nurtanio hingga kini PT Dirgantara Indonesia, itu bukan tanpa sejarah. Sejak 1935 pun pesawat produksi Bandung telah mendarat di daratan Eropa.

Pesawat itu dibuat urang Sunda bernama Achmad bin Talim di Bandung, Jawa Barat. Ia sendiri tidak menerbangkannya, dan baru menjejak Eropa pada 1974, hampir empat dekade kemudian.

Pesawat bernama Walraven-2 itu mendarat di Eropa pada 27 September 1935. Hebatnya pesawat itu menjalani penerbangan jarak jauh dari Indonesia ke Bandara Schipol, Amsterdam. Pesawat bermesin ganda itu dibuat 100 persen di dalam gudang tua di Jalan Pasir Kaliki, Bandung. Pesawat dibuat atas pesanan Khouw Khe Hien, saudagar Cina yang ingin meningkatkan efisiensi bisnisnya.

Spoiler for --Dari kiri ke kanan, Kees Terulin, Khow Khe Hien, dan Laurents Walraven, disambut hangat di Schiphol, Amsterdam pada 27 September 1935:


Khouw melakukan pemesanan itu pada Maret 1934, kepada Laurents Walraven, bagian desain teknik Militaire Luchtvaart-KNIL (tentara Hindia Belanda). Dengan konsep sesuai kebutuhan Khouw, Walraven merancang pesawat single cabin dengan sayap rendah aerodinamis. Pesawat ramping itu dilengkapi dua mesin, masing-masing berkekuatan 90 tenaga kuda (PK). Di sisi lain, urusan pesawat adalah keahlian Achmad bin Talim dan rekan-rekannya.

Pada Maret 1934, Khouw Ke Hien menghubungi Achmad bin Talim, teknisi pesawat dari Luchtvaart Afdelling, unit Militaire Luchtvaart Dients. Dia kemudian memesan pesawat dengan kriteria yang sangat sulit. Pesawat itu harus mampu terbang dengan jarak jauh berikut kargo seberat 130 kilogram serta dua penumpang. Ia juga mesti bermesin ganda sehingga bisa tetap terbang bila satu mesin mati.

Ahmad berembug dengan kawan-kawannya, termasuk dengan atasannya, Laurents Walraven, desainer teknik. Akhirnya pesanan itu diterima. Walraven dan Kapten MP Pattist membuat cetak-biru dan desainnya, sementara Talim dan kawan-kawan mengerjakannya.

Walraven-2 menggunakan mesin Pobjoy Niagara 7 silinder di kedua sayap. Artikel ‘Built in the Dutch East Indies’ dalam majalah Flight, 28 Februari 1935, pesawat didesain untuk penerbangan jarak jauh berkisar 1.100 mil udara. Aerodinamika mendapat perhatian penting. Walraven-2 berbeda dari kebanyakan pesawat kala itu yang desainnya belum compact atau ringkas, dan rendah nilai estetis.

Spoiler for Walraven-2:


Spoiler for Walraven-2:


Beda dengan umumnya pesawat masa itu yang bersayap ganda dengan letak tinggi, Walraven-2 bersayap tunggal dan rendah. Mesin pesawat kala itu pun kebanyakan tunggal. Walraven-2 juga dilengkapi penutup mesin dan roda aerodinamis.

Sepuluh bulan kemudian, awal Januari 1935, Letnan Terluin melakukan penerbangan perdana pesawat pesanan Khouw tersebut. Sekitar dua pekan kemudian, 28 Januari 1935, pesawat menerima registrasi penerbangan PK-KKH, yang diambil dari singkatan nama Khouw Khe Hien.

Pesawat Walraven-2 yang berikutnya disebut “W-2” tergolong model paling modern di zamannya pada saat itu. Entah kenapa, Khouw memilih terbang dulu ke daratan Eropa. Padahal Eropa jaraknya lebih jauh dari daratan Tiongkok, dan justru lebih dekat dari Hindia Belanda (Indonesia, tatkala itu).

Sebenarnya menurut alm Achmad bin Talim, Walraven-2 belum pernah diuji coba terbang jarak jauh di Pulau Jawa. “Tahu-tahu ia berangkat dari Bandung lewat Batavia ke Eropa,”kata Achmad, pada 1981.

Sejarah tidak mencatat lagi bagaimana nasib pesawat Walraven-2 PK-KKH. Achmad bin Talim pun tidak banyak mengingatnya. Ia mengaku masih sempat melihat pesawat di salah satu hanggar lapangan terbang Andir (sekarang Bandara Hussein Sastranegara), Bandung, sebelum ditinggalkan pemiliknya yang lebih dulu berpulang.



Pada 1935 Eropa Didarati Pesawat Buatan Bandung
Pesawat Made ini ahmad
pesawat canggih di masa oldnya bre
Habibie jaman doeloe emoticon-Embarrassment
Keren bree
peristiwa bersejarah emoticon-I Love Indonesia (S)

wih keren gan.. baru tau ane


Quote:

Pesawat Made In Paris Van Java Pernah Mendarat Di Eropa 1935 nih


Mangstap gan uy urang sunda teh emoticon-2 Jempol

emoticon-Keep Posting Gan
wihhh kerenn emoticon-Matabelo
sayangnya kurang terekspose gan :sedih
wow keren banget ya bre pa habibie
emoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By kruingputih2
Habibie jaman doeloe emoticon-Embarrassment
Pesawat Made In Paris Van Java Pernah Mendarat Di Eropa 1935 nih


terbang antar negara pake pesawat capung dan selamat ? you are the legend emoticon-Cool

untung gak ada badai emoticon-Hammer2
Skrg saatnya lamborjini Bandung yang mengaspal di Eropa gan emoticon-Cool
nice info breh
ntapsemoticon-2 Jempol
mantul banget gan
×