alexa-tracking

Petugas Polsek dan Damkar Tidur Waktu Jaga

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b3319d675d451768b4571/petugas-polsek-dan-damkar-tidur-waktu-jaga
Petugas Polsek dan Damkar Tidur Waktu Jaga
Petugas Polsek dan Damkar Tidur Waktu Jaga

OMBUDSMAN Republik Indonesia menemukan ketidaksiapan sejumlah aparat saat dibutuhkan masyarakat di dini hari. Para petugas didapati sedang tidur lelap di saat warga membutuhkan.



"Malam hari, negara tidak boleh tidur, maka kami lakukan sidak ini. Ke depan, kami akan lakukan secara rutin," kata anggota Ombudsman Adrianus Meliala seusai memaparkan hasil pengawasan on the spot pelayanan publik 24 jam sehari-7 hari seminggu, di Gedung Ombudsman Jakarta, kemarin.



Dari hasil sidak sepanjang 4 Desember-8 Desember lalu pada pukul 00.00-04.00 WIB, Ombudsman menemukan beragam kondisi di sektor pelayanan publik yang seharusnya siap siaga saat dini hari.



Petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, contohnya. Di ruang SPKT kantor polsek tersebut, saat didatangi dini hari, ruangan itu dalam keadaan gelap gulita. Lampu dimatikan dan pintu dalam keadaan tertutup rapat. Saat pintu dibuka oleh anggota Ombudsman, tak ada satu pun petugas di sana.



"Bagaimana jika saat itu kebetulan ada warga yang dalam kondisi darurat mau minta pertolongan polisi? Di mana polisinya? Setelah dicari ke sana-sini, baru lima menit kemudian kami temukan petugasnya," ujar Adrianus.



Kondisi yang sama juga didapat di SPKT Polres Tanjung Priok. Petugas tidak berada di ruangan SPKT. Mereka ditemukan tengah tidur di ruangan lain.



"Untung petugas itu gampang dibangunkannya," kelakar Adrianus.



"Pelayanan publik di malam hari itu punya tipikal bergegas karena kondisi yang dihadapi umumnya darurat, kritis, dan luar biasa. Kalau tidak darurat, warga bisa menunggu paginya saja baru melapor. Kalau warga harus menunggu 5 menit, keburu jatuh korban," imbuhnya.



Adrianus mengatakan, dari sejumlah instansi yang disidak, kesigapan dan kesiapan petugas pemadam kebakaran (damkar) yang dinilai paling kurang responsif.



Di Suku Dinas Damkar Kota Depok, Ombudsman mendapati tidak ada petugas yang berjaga di ruang piket dan didapat petugas sedang tidur. Sementara dari sisi fasilitas, sirene tanda berita kebakaran rusak. Belum lagi hanya lima dari delapan mobil pemadam kebakaran yang berfungsi.



Fasilitas yang tidak memadai pun ditemukan di Damkar UPT Johar Baru, Jakarta Pusat. Sirene tanda berita kebakaran juga tidak berfungsi dan hanya tiga dari tujuh mobil pemadam kebakaran yang terpakai lantaran kurangnya petugas.



Adrianus mengatakan, jika pelayanan publik 24 jam tidak berjalan efektif, itu akan berdampak pada turunnya rasa percaya publik kepada pemerintah.



"Timbul ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah. Masyarakat merasa negara tidak melayani mereka," ucapnya.


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...aga/2017-12-21

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Petugas Polsek dan Damkar Tidur Waktu Jaga Kemendagri Coret Pelesiran DPRD Banten

- Petugas Polsek dan Damkar Tidur Waktu Jaga Keterlaluan, Jenazah pun Dipungli

- Petugas Polsek dan Damkar Tidur Waktu Jaga Pemprov-BPPT Olah Sampah Jadi Listrik

×