alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Media Indonesia /
Panglima TNI Sebut Paspampres tidak Terima Dana Hubla
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b32f9162ec260298b4568/panglima-tni-sebut-paspampres-tidak-terima-dana-hubla

Panglima TNI Sebut Paspampres tidak Terima Dana Hubla

Panglima TNI Sebut Paspampres tidak Terima Dana Hubla

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan Paspampres tidak pernah menerima uang operasional dari pihak asing untuk mendanai pengamanan sejumlah kegiatan Presiden Joko Widodo. Itu termasuk dana yang berasal dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.



Penegasan itu merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh jajaran Pusat Polisi Militer TNI. "Saya perintahkan Komandan Puspom TNI untuk mendalami adanya anggota Paspampres yang menerima uang sebesar Rp150 juta. Danpom menyatakan Paspampres tidak terlibat," ujar Hadi seusai acara Kunjungan Kerja Panglima TNI di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Jawa Barat, kemarin.



Meski demikian, sambung dia, penyelidikan secara mendalam masih berlangsung. Alasannya, ada kemungkinan hal itu melibatkan prajurit dari kesatuan lain di lingkup TNI.



"Setiap pergerakan itu satu paket, itu bisa yang lain dan kita dalami. Namun, yang jelas saya tekankan bahwa anak buah saya, Paspampres, tidak ada yang melakukan itu. Kita akan kembangkan terus (penyelidikan) dan apabila ada oknum, ya ditindak," tegas Panglima TNI.



Informasi pendanaan kepada Paspampres bermuara dari penuturan mantan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono yang dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/12).



Tonny yang bersaksi untuk terdakwa kasus suap proyek perizinan di Ditjen Hubla, Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adi Putra Kurniawan mengaku pernah memberikan uang sebesar Rp100 juta-Rp150 juta kepada Paspampres via Direktur Kepelabuhanan dan Pengerukan Ditjen Hubla Mauritz HM Sibarani.



"Jadi, saya katakan tadi ada kegiatan yang tidak ada dana operasionalnya, termasuk untuk Paspampres. Setiap peresmian oleh Presiden harus dikawal Paspampres dan kita berkewajiban menyediakan dana operasional untuk Paspampres," papar Tonny di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor.



Menurut Tonny, dana itu dikumpulkan dari para kontraktor rekanan Ditjen Hubla. Dalam berita acara pemeriksaan, Tonny mengungkapkan dalam setahun bisa dilakukan dua kali peresmian yang harus mengundang Presiden dan Paspampres.



Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis, Jajang Nurjaman, mendorong lembaga antirasywah mengembangkan dugaan aliran dana yang masuk ke Paspampres. "Sejak 2015, Jokowi blusukan sedikitnya 306 kali. Bisa dibayangkan jika terbukti oknum Paspampres meminta jatah ke panitia."


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...bla/2017-12-21

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Panglima TNI Sebut Paspampres tidak Terima Dana Hubla Kemendagri Coret Pelesiran DPRD Banten

- Panglima TNI Sebut Paspampres tidak Terima Dana Hubla Keterlaluan, Jenazah pun Dipungli

- Panglima TNI Sebut Paspampres tidak Terima Dana Hubla Pemprov-BPPT Olah Sampah Jadi Listrik

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di