alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Medcom.id /
Kalla: Dulu Saya Jabat Wapres dan Ketua Partai
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3aecdb507410163c8b457b/kalla-dulu-saya-jabat-wapres-dan-ketua-partai

Kalla: Dulu Saya Jabat Wapres dan Ketua Partai

Kalla: Dulu Saya Jabat Wapres dan Ketua Partai

Jakarta: Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto resmi menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar hingga 2019. Nasib Airlangga di Kabinet Kerja pun masih belum jelas.


Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menutup rangkaian musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Senayan, pun tak menjawab lugas. Kalla hanya mencontohkan kondisi saat menjabat sebagai Wakil Presiden di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dulu.


'Waktu saya Wakil Presiden dulu, malah saya ketua partai juga,' kata Kalla di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu 20 Oktober 2017.


Kalla juga mencontohkan saat Presiden kelima Indonesia Megawati Sukarnoputri menjabat. Megawati saat itu juga menjabat sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan.


Baca juga: Nasib Airlangga di Kabinet Kerja pun masih belum jelas.


Hal yang sama juga terjadi dengan mantan kompatriotnya, Susilo Bambang Yudhoyono. SBY yang menjabat sebagai presiden selama dua periode tetap mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.


Meski begitu, Kalla menegaskan, keputusan mencopot dan menunjuk menteri merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo. '(Tapi) ya tergantung kebijakan Presiden,' tegas Kalla.


Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto resmi dikukuhkan sebagai ketua umum (ketum) Partai Golkar. Keputusan diambil dalam sidang Munaslun Golkar kemarin.


Baca juga: 5 Poin Pernyataan Politik Golkar Hasil Munaslub


Sebagai pimpinan sidang, Ketua DPD I Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan Airlangga mulai hari ini definitif sebagai pimpinan pucuk Golkar. Dia bakal melanjutkan kepemimpinan Setya Novanto yang tersangkut kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


'Masa bakti sampai 2019 dapat diperpanjang sampai 2022 melalui rapimnas (rapat pimpinan nasional),' kata Dedi.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/politik/...n-ketua-partai

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Kalla: Dulu Saya Jabat Wapres dan Ketua Partai JK Dianugerahi Gelar Adat Melayu Sri Perdana Mahkota Negara

- Kalla: Dulu Saya Jabat Wapres dan Ketua Partai Kalla Menuntut Mahathir Meminta Maaf

- Kalla: Dulu Saya Jabat Wapres dan Ketua Partai Ketika Kalla Balas Pantun Gubernur Sumbar

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di