alexa-tracking

Berpolitik Dibatasi, Warga Tionghoa Jadi Sukses di Ekonomi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a351968925233b6798b4568/berpolitik-dibatasi-warga-tionghoa-jadi-sukses-di-ekonomi
Berpolitik Dibatasi, Warga Tionghoa Jadi Sukses di Ekonomi
Berpolitik Dibatasi, Warga Tionghoa Jadi Sukses di Ekonomi
Ketua Umum ICM Jimly Asshiddiqie usai menjadi pembicara seminar Prospek Indonesia 2018 yang digelar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12). Foto: istimewa for JPNN

Berpolitik Dibatasi, Warga Tionghoa Jadi Sukses di Ekonomi

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengungkap adanya korelasi antara minimnya kiprah warga Tionghoa di politik dengan kesuksesan di bidang ekonomi. Jimly menyebut kebijakan Orde Baru yang membatasi aktivitas warga Tionghoa di politik membuat mereka kuat di sektor bisnis.

“Mereka sangat aktif selama ini di dunia bisnis. Di politik, selama Orde Baru betul-betul tidak diberi ruang. Ya akibat positifnya semua sukses di bidang ekonomi," kata Jimly saat seminar Prospek Indonesia 2018 yang digelar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) di MGK, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12).

Karena itu mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) terebut menginginkan adanya dialog pergaulan yang inklusif antara masyarakat Tionghoa dengan lainnya. Sehingga, nantinya bisa menjadi sebuah pergaulan yang membaur dan akan berdampak dalam mengatasi kesenjangan sosial di antara warga negara.

Ketua Umum ICM Jimly Asshiddiqie usai menjadi pembicara seminar Prospek Indonesia 2018 yang digelar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12). Foto: istimewa for JPNN

“Saya sarankan membuka dialog dan pergaulan inklusif. Jadi di dunia usaha kalau bisa misalnya para pebisnis dari Tionghoa partnernya orang Jawa. Ini penting supaya pegaulan politik juga begitu," katanya.

Dengan demikian, ujar Jimly, seluruh elemen bangsa bisa bersama-sama mengatasi kesenjangan. "Kesenjangan ini salah satu yang harus diatasi,” kata Jimly di acara yang juga diharidi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin dan ekonom Rizal Ramli itu.

________

Quote:“Saya sarankan membuka dialog dan pergaulan inklusif. Jadi di dunia usaha kalau bisa misalnya para pebisnis dari Tionghoa partnernya orang Jawa. Ini penting supaya pegaulan politik juga begitu," katanya.

Berbaur emoticon-Ngacir
1stravel
untung di eloe, rugi di gue......
Selama masih banyak yg ngerokok yg punya pabrik kaya terus bre
Bpln boss belum komen ya






Mencurigakan
bersikap realistis, iri dan dengki tidak bisa bikin kaya
orang minang juga hebat berdagang....orang makassar jago dagang dan berlayar....so what ??....
Semua orang bisa maju dalam keterbatasan.

Nasbung gak dibatasi malah makin blangsak.
Yang jawa yang gak mau membaur
Takut haram dan kafir
Jadi owe kudu gimana?
Apa owe harus kasih anak owe yang amoy ini kimpoi sama jawa
Nasbung merasa mayoritas, merasa bebas, jadinya blangzak ngemis nasi dari hasil demo emoticon-Leh Uga
Tukang kliping katro.

emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ontabangkotan
untung di eloe, rugi di gue......


mau pakek politik afirmatifnya org malay, dmana kalo cokin pengen bisnis sahamnya 40% harus punya pribumi, sesuai tuntunan manual book kapir wajib dipalak jizyah
Quote:Original Posted By 2019.chaos
Nasbung merasa mayoritas, merasa bebas, jadinya blangzak ngemis nasi dari hasil demo emoticon-Leh Uga


Jalekaskus jayamahe


Di kaskus kita berjaya ....





Semua yg ga sepaham dengan mereka auto nasbung ...


Karna mereka mayoritas di kaskus
kalo lu ngaku kaya jalan2 lu keluar jabotabek, jalan2 lu riau, kalimantan barat, dll. tuh cina2 buruh. nelayan miskin, tukang becak
kalo duit lu gak cukup main ke cina benteng


jdah minoritas, jgn belagak GOBLOG. itu yg didunia manapun, digenoside.

Quote:Original Posted By venomdog


mau pakek politik afirmatifnya org malay, dmana kalo cokin pengen bisnis sahamnya 40% harus punya pribumi, sesuai tuntunan manual book kapir wajib dipalak jizyah


bagaimanaun kalau cinak main politik harus mualaf, pegawai negri harus mualaf, polisi, tentara mau naik jabatan harus mualaf... dlm sisi ini masih mending malon ga paksain mualaf....

lalu apakah pemerintah mau buka kran politik dan pegawai pemerintahan untuk cinak.... ga yakin ana.....
etnis tionghoa ( warga pendatang asal asia timur) itu memang hebat sampai kuasai perekonomian di berbagai negara2 asia tenggara
indonesia,malaysia,singapore,vietnam,kamboja,thailand,filipina dll
:nyantai
Kesombongan itu menghancurkan
Quote:Original Posted By crocodilus81
Yg di tipuh kebanyakan perih bumi, Krn ya itu dah "begokkkkk"


Berpolitik Dibatasi, Warga Tionghoa Jadi Sukses di Ekonomiemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By slimaftercroot


Berpolitik Dibatasi, Warga Tionghoa Jadi Sukses di Ekonomiemoticon-Ngakak


biar adil

Berpolitik Dibatasi, Warga Tionghoa Jadi Sukses di Ekonomi
teroris malak doang