alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Soal OK OCE, Sandiaga: Sejak Awal Kami Enggak Pernah Ada Berjanji Memberikan Modal
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a34de3c582b2e0e5b8b4573/soal-ok-oce-sandiaga-sejak-awal-kami-enggak-pernah-ada-berjanji-memberikan-modal

Soal OK OCE, Sandiaga: Sejak Awal Kami Enggak Pernah Ada Berjanji Memberikan Modal

Soal OK OCE, Sandiaga: Sejak Awal Kami Enggak Pernah Ada Berjanji Memberikan Modal

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada masa Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengampanyekan salah satu program unggulan mereka, yakni pelatihan kewirausahaan One Kecamatan One Center for Entrepreneurship atau OK OCE.

Program tersebut merupakan solusi yang ditawarkan Anies-Sandi untuk mengurangi jumlah pengangguran, menciptakan 200.000 wirausaha baru dalam 5 tahun, serta meningkatkan ekonomi warga Ibu Kota agar "naik kelas".

Pada satu kesempatan debat Pilkada DKI Jakarta, Sandiaga menjanjikan program OK OCE akan mempermudah masyarakat memiliki usaha. Program itu juga akan membantu masyarakat mendapatkan pinjaman modal hingga Rp 300 juta.

"Kami akan permudah lahan usaha dengan garasi inovasi, kami akan permudah juga kredit sampai Rp 300 juta. Kami akan memberikan pendampingan melalui mentorship," ujar Sandiaga dalam debat tersebut.

Aktor Pandji Pragiwaksono yang mendukung Anies-Sandi turut mengampanyekan program OK OCE melalui sebuah video yang diunggah di YouTube.

Dia menyebut pengembangan program OK OCE akan membuat co-working space yang tidak hanya membantu ruang fisik, tapi juga memberikan dukungan modal, akses market, dan mentor bagi pengusaha.

Program OK OCE juga akan memberikan pendampingan perencanaan keuangan untuk UMKM dan wirausaha baru.

Pengembangan OK OCE lainnya ialah Jakarta Entrepreneur Mentorship. "Pemimpin bisnis di Jakarta menjadi mentor bagi pengusaha baru," ujar Pandji dalam video tersebut.

Realisasi janji

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan Perdagangan DKI menganggarkan Rp 82 miliar untuk OK OCE dalam APBD DKI 2018.

Secara eksplisit program tersebut tidak dinamakan program OK OCE karena Dinas UMKM memasukkan dana tersebut ke dalam program pembinaan dan pendampingan kewirausahan di masing-masing Suku Dinas Koperasi dan UMKM di tiap wilayah.

Dana itu digunakan untuk membangun pusat pelatihan di tiap kecamatan dan keperluan lain yang menjadi penunjang pelatihan.

Namun, tidak ada alokasi anggaran untuk bantuan modal bagi warga yang ingin berwirausaha.

Tak pernah janji beri modal

Setelah menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga mengatakan dirinya dan Gubernur Anies tidak pernah berjanji memberikan bantuan modal untuk OK OCE.

"Kasihan kalau teman-teman (media) memberitakannya salah. Lihat saja dari awal sekali memang kami enggak pernah ada berjanji memberikan modal (untuk OK OCE)," kata Sandiaga, Jumat (15/12/2017).

Dia menjelaskan, sejak awal kampanye hingga kini, janji mereka tak berubah, yakni Pemprov DKI Jakarta hanya akan membantu akses warga agar bisa meminjam modal ke lembaga pembiayaan.

Dia membantah pernah berjanji memberikan bantuan modal.

"Kami dari awal sekali, awal sekali, menyatakan bahwa Pemprov tidak akan memberikan permodalan, Gerakan OK OCE tidak akan memberikan permodalan, tetapi akan memfasilitasi dengan bekerja sama dengan lembaga pembiayaan," ujarnya.

Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE atau PGO Faransyah Jaya menyatakan hal serupa.

PGO akan turut membantu warga yang ikut pelatihan kewirausahaan untuk mendapat modal usaha.

Caranya memberikan akses untuk meminjam modal ke bank.

"Modal dibantu, tetapi bukan langsung dari OK OCE. OK OCE akan memberikan rekomendasi ke bank dan selanjutnya bank yang akan melakukan validasi dan pemberian modal," ujar Faransyah.

PGO akan bekerja sama dengan bank dan lembaga pembiayaan lainnya untuk memberikan modal usaha.

PGO juga akan melatih calon wirausaha tersebut agar memenuhi kualifikasi mendapat pinjaman modal usaha.

Bantuan lainnya untuk warga mendapatkan modal adalah dengan memudahkan pinjaman tanpa jaminan yang memberatkan.

"Biasanya kan butuh jaminan, tapi kami rencanakan mungkin sampai (pinjaman) Rp 10 juta enggak butuh jaminan yang lebih, jaminan bisa jaminan usahanya," kata Faransyah.

Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta Irwandi memastikan tidak ada anggaran pemberian modal untuk peserta OK OCE.

Pihaknya akan membantu peserta mendapatkan modal dengan cara memberikan rekomendasi ke bank.

Peserta OK OCE bisa mengajukan bantuan modal kepada bank dan juga Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI.

Nantinya, Dinas UMKM akan menentukan pengusaha mana yang layak dibantu modalnya. Pihaknya juga akan mencarikan bank yang memiliki skema peminjaman modal dengan bunga paling rendah.

"Kalau yang usahanya bagus, kami rekomendasikan," ucap Irwandi.

Soal spanduk "dimodalin bisnis"

Gambar spanduk kampanye OK OCE yang dinilai tidak ditepati Anies-Sandi beredar di media sosial.

Spanduk berwarna putih itu bertuliskan "Ayo Bergerak Ambil Kesempatan", "Dimodalin punya bisnis! Disediain tempat usaha! Dicariin pembeli!", dan "Coblos Nomor 3". Dalam spanduk itu tampak gambar Anies-Sandi.

Sandiaga meminta masyarakat tak salah mengerti tentang maksud spanduk berisi janjinya dan Anies memberi modal usaha itu.

"Ya diklarifikasi (maksud isi spanduk soal OK OCE)," ujar Sandi.

Dia mengatakan, Pemprov DKI tak serta merta memberikan langsung sejumlah uang kepada peserta program OK OCE. Namun, Pemprov DKI akan membantu para pelaku usaha mendapatkan modal dari sejumlah instansi keuangan.

Masyarakat sendiri perlu aktif mengajukan permohonan modal kepada instansi tertentu.

"Dikasih modal tentunya dalam bentuk difasilitasi dengan Bank DKI dengan lembaga keuangan lainnya, jadi kami pastikan yang OK OCE itu mendapatkan permodalan," ucap Sandi.

Sandi tak mau mengulangi kesalahan pemerintah sebelumnya yang tak membantu para pelaku usaha memperoleh kemudahan memperoleh modal usaha hingga pinjamannya macet Rp 400 miliar.

Sementara itu, Faransyah tidak bisa memastikan pihak yang memproduksi spanduk OK OCE bertuliskan "dimodalin bisnis". Dia menyebut spanduk itu bisa jadi diproduksi tim kampanye maupun relawan.

"Saya tidak bisa konfirmasi untuk ini (spanduk) karena saat kampanye banyak relawan mencetak sendiri spanduknya," kata Faransyah. (Kompas.com/Nursita Sari)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Janji Kampanye dan Realisasi Bantuan Modal OK OCE Milik Anies-Sandi



Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...mberikan-modal

---

Baca Juga :

- Benarkah di Jakarta Krisis Lahan Makam, Ini Penjelasan Sandiaga

- Sandiaga Menduga Masih Ada Oknum yang Jual Makam Fiktif

- Wagub DKI Jakarta Minta Kata 'Dimodalin' pada Spanduk OK OCE Diklarifikasi



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di