alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Ganjar Pranowo: Mari Kita Buka Satu Persatu, Ini Soal Integritas
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a34bc7c5c7798d46d8b4594/ganjar-pranowo-mari-kita-buka-satu-persatu-ini-soal-integritas

Ganjar Pranowo: Mari Kita Buka Satu Persatu, Ini Soal Integritas

Ganjar Pranowo: Mari Kita Buka Satu Persatu, Ini Soal Integritas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Nama mantan pimpinan Komisi II DPR yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang diduga ikut terlibat kasus Kartu Tanda Penduduk Elektronik, hilang di surat dakwaan terdakwa Setya Novanto.

Namun Ganjar membantah dan siap dimintai keterangan kembali oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau saya dipanggil kapan saja siap. Wong saya waktu itu pimpinan komisi harus bertanggungjawab dong. Kita siap-siap saja. Sangat transparan soal itu," kata Ganjar di sela Rakornas Tiga Pilar, PDI Perjuangan di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (16/12/2017).

Menurutnya, jika KPK ingin kembali memeriksa dirinya siap.

"Saya akan datang terus dan akan jelaskan satu persatu. Dan ini soal integritas, kalau soal integritas saya berani bertaruh soal itu. Mari kita buka satu-persatu," katanya.

Baca: Setya Novanto Masih Mengeluh Sakit Perut

Dari dokumen yang didapat dan fakta persidangan, nama Ganjar Pranowo, Yasonna, dan Olly pertama kali muncul dalam berita acara pemeriksaan sejumlah saksi.

Kemudian dituangkan jaksa dalam surat dakwaan eks Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Irman dan mantan Direktur PIAK Kemendagri, Sugiharto.

Dalam surat dakwaan tersebut, jaksa menyebut Ganjar diduga menerima US$520 ribu, Olly senilai US$1,2 juta, danYasonna Laoly sebesar US$84 ribu.

Olly dan Ganjar Pranowo sempat mengklarifikasinya saat berada di persidangan. Mereka membantah menerima uang itu.

Namun, Yasonna sama sekali tidak pernah menghadiri panggilan KPK hingga berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan. Baca juga, Ganjar Pranowo Bantah Isu Terima Uang Korupsi e-KTP

Saksi di perkara Irman dan Sugiharto yang paling terang menyebut Ganjar, ialah mantan anggota Komisi II DPR, Miryam S Haryani dan mantan anggota DPR Muhammad Nazaruddin.

Hanya saja belakangan Miryam mencabut BAP miliknya. Kendati demikian, majelis hakim perkara Miryam, mengukuhkan kalau keterangan Miryam yang benar adalah yang di BAP, bukan di persidangan.

Sementara itu, Nazaruddin tetap konsisten menyebut nama-nama yang ia ketahui menerima uang e-KTP, termasuk Ganjar di persidangan Irman dan Sugiharto.

Belum selesai Irman dan Sugiharto divonis, KPK melimpahkan berkas penyidikan Andi Agustinus alias Andi Narogong ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Namun, nama-nama politikus yang sebelumnya diduga menerima uang e-KTP, banyak yang tak muncul lagi.

Hanya beberapa saja yang kembali muncul, di antaranya Setya Novanto, Jafar Hapsah, Miryam S Haryani, Ade Komaruddin, dan Mirwan Amir.

Kendati begitu, Ketua Majelis Hakim John Halasan Butar Butar meminta Jaksa KPK menghadirkan M Nazaruddin.

Dalam persidangan, Nazar dikonfirmasi majelis hakim mengenai dugaan keterlibatan Ganjar Pranowo. Nazaruddin di hadapan majelis hakim, dengan lantang kembali merinci peristiwa penerimaan uang e-KTP oleh Ganjar.

Menurut Nazar, Ganjar diduga menerima uang US$520 ribu dari Andi Narogong melalui Mustoko Weni. Nazaruddin mengatakan, itu baru diterima setelah Ganjar menolak hanya diberi US$100 ribu.

Sementara itu, mengenai Olly dan Yasonna belum dikonfirmasi hakim ke Nazaruddin. Kendati begitu, Nazaruddin kepada majelis hakim mengaku tetap pada keterangannya seperti di BAP perkara Irman dan Sugiharto.


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...oal-integritas

---

Baca Juga :

- Setya Novanto Masih Mengeluh Sakit Perut

- Kuasa Hukum Sebut Setya Novanto Tidak Terima Uang Korupsi e-KTP 7,3 Juta Dolar AS

- Bantah Pemberian Andi Narogong, Setya Novanto Ternyata Punya Dua Jam Tangan Richard Mille

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di