alexa-tracking

Memilih Pemimpin Jangan Berdasarkan Primordialisme

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a34a89a1854f766068b4581/memilih-pemimpin-jangan-berdasarkan-primordialisme
Memilih Pemimpin Jangan Berdasarkan Primordialisme
Memilih Pemimpin Jangan Berdasarkan Primordialisme

TAHUN depan Indonesia dihadapkan dengan pelaksanaan dua tahun politik mulai dari memilih para anggota DPRD, Bupati, Gubernur hingga akhirnya nanti di 2019 bangsa Indonesia akan memilih Presiden dan anggota DPR.



Terkait hal tersebut Wakil Ketua MPR RI Mahyudin meminta khususnya kepada generasi muda agar memilih pemimpin dan wakil rakyat bukan berdasarkan primodialisme namun harus berdasarkan kemampuan dari para calon.



“Jangan lagi memilih peminpin karena primodialisme karena kesukuan tapi berdasarkan kemampuan. Kita memilih Gubernur, Bupati yang kita yakini secara kepribadian memiliki kemampuan membangun daerahnya dan rakyatnya. Lihat latar belakangnya. Kalau terlibat korupsi dan kejahatan lainnya jangan dipilih," ujar Mahyudin di hadapan 300 lebih mahasiswa se kota Samarinda dan anggota HMI Kota Samarinda, peserta Silaturahmi Kebangsaan bersama Wakil Ketua MPR RI Mahyudin, di aula LPMP, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (16/12).



Ia menyatakan meski seseorang berasal dari kelompok minoritas namun bila memang memiliki kemampuan dan kapasitas untuk membangun daerahnya menjadi lebih maju serta mampu mensejahterakan masyarakatnya, orang itulah yang harus dipilih. Sebab jika hanya berdasarkan primodialisme namun tidak memiliki kemampuan maka tujuan sejahterakan rakyat dan memajukan daerah tidak akan tercapai.



Oleh sebab itu rakyat dan generasi muda harus memilih karena bisa diyakini niat dan kemampuannya dalam membangun daerah dan mensejahterakan rakyatnya. Meski dirinya mengakui bahwa rasa primofialisme masih cukup kuat di kalangan masyarakat



“Pancasila adalah patokan kita dalam memilih siapapun dia yang mampu dan memiliki niat yang baik maka pilihlah. Untuk itu mulai dari sekarang generasi muda pelajar dan mahasiswa pelajarilah tokoh-tokoh atau calon-calon pemimpin. Perhatikan latarbelakangnya, pelajari pribadinya dan kemampuannya agar Indonesia dan rakyat Indonesia cepat maju dan sejahtera,” ujar Mahyudin.



Mahyudin menyatakan dirinya menyadari bahwa salah satu tugas nya adalah memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Khususnya agar dalam memilih pemimpin tidak lagi berdasarkan primodialisme atau kesukuan tetapi berdasarkan kemampuan. (OL-6)


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...sme/2017-12-16

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Memilih Pemimpin Jangan Berdasarkan Primordialisme BPBD DIY Pastikan Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa

- Memilih Pemimpin Jangan Berdasarkan Primordialisme Diperlukan Pendampingan Komprehensif untuk Akselerasi Perhutanan Sosial

- Memilih Pemimpin Jangan Berdasarkan Primordialisme Indonesia Dukung Perdagangan Multilateral