alexa-tracking

Indonesia Dukung Perdagangan Multilateral

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a34a8859e74044a0f8b456d/indonesia-dukung-perdagangan-multilateral
Indonesia Dukung Perdagangan Multilateral
Indonesia Dukung Perdagangan Multilateral

PERJANJIAN memfasilitasi perdagangan dalam konteks perdagangan multilateral yang adil, transparan, dan sesuai aturan dinilai masih sejalan dengan agenda ekonomi utama Presiden Joko Widodo untuk menjalankan ekonomi dengan cara yang lebih efisien.



Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebagai pembicara dalam Forum Bisnis Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Kirsch Cultural Center, Buenos Aires, Argentina.



“Salah satu kebijakan Indonesia yang ditempuh dalam hal efisiensi adalah meluncurkan rangkaian paket deregulasi untuk mengurangi lama waktu yang diperlukan untuk memproses suatu perizinan. Selain itu, kebijakan lainnya adalah memperbaiki transparansi dan infrastruktur,” kata Enggar dalam keterangan resmi, Sabtu (16/12).



Lebih lanjut dia menyataka prosedur peningkatan efisiensi dapat dibagi menjadi dua pilar utama, yaitu perbaikan prosedur kepabeanan dan penyempurnaan standar pelabuhan. Ini menjelaskan kenapa Indonesia memberikan banyak perhatian terhadap infrastuktur pelabuhan.



“Perjanjian fasilitasi perdagangan sejalan dengan agenda Indonesia untuk meningkatkan daya saing ekonomi, sekaligus semakin membuka peluang perdagangan dalam negeri maupun luar negeri,” imbuhnya.



Sementara itu, fasilitasi investasi akan bermanfaat dalam konteks multilateral. Namun perlu disadari bahwa banyak tantangan yang akan dihadapi untuk mencapai sebuah kesepakatan fasilitasi investasi. Misalnya saja isu-isu sensitif yang ada, serta isu perlindungan investasi, penyelesaian sengketa investor-negara (Investor-State Dispute Settlement/ISDS), akses pasar, dan pencegahan perselisihan yang harus diperbaiki lebih dahulu.



“Untuk mendukung investasi, anggota WTO perlu sama-sama melihat masalah hak investor dan hak-hak pemerintah dan mempertimbangkannya dengan saksama,” ucap Enggar.



Dirinya diketahui menghadiri sesi forum bisnis dengan tema Progress in Trade Facilitation and New Opportunities in Investment Facilitation. Forum bisnis WTO menghadirkan perwakilan pemerintah, swasta, serta lembaga dalam diskusi-diskusi ekonomi.



Bersama Enggar, hadir pembicara antara lain Menteri Industri, Perdagangan Luar Negeri dan Jasa Brasil Marcos Pereira, Sekretaris Jenderal UNCTAD Mukhisa Kituyi, Regional Manager Latin America Ethiopian Airlines Girum Abebe dan Sekretaris Jenderal International Chamber of Commerce John Danilovich.



Sebagai informasi, mulai tanggal 5 Desember 2017, WTO mencatat Indonesia secara penuh telah sepenuhnya meratifikasi Trade Facilitation Agreement (TFA). TFA secara resmi telah menjadi undang-undang persetujuan Marrakesh yaitu UU Nomor 17 Tahun 2017 per tanggal 22 November 2017. (OL-6)


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...ral/2017-12-16

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Indonesia Dukung Perdagangan Multilateral Memilih Pemimpin Jangan Berdasarkan Primordialisme

- Indonesia Dukung Perdagangan Multilateral BPBD DIY Pastikan Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa

- Indonesia Dukung Perdagangan Multilateral Diperlukan Pendampingan Komprehensif untuk Akselerasi Perhutanan Sosial