alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Media Indonesia /
Potensi Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 196 Juta
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a347ec92e04c857568b456c/potensi-pemilih-pada-pemilu-2019-capai-196-juta

Potensi Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 196 Juta

Potensi Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 196 Juta

PEMERINTAH memastikan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E) merupakan syarat utama bagi pemilih dalam menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019. Untuk itu, masyarakat diharapkan proaktif melakukan perekaman data, tidak hanya untuk yang sudah berumur 17 tahun, tapi yang berumur 17 tahun pada waktu pemilihan pun sudah diminta untuk melakukan perekaman.



“Kami akan tegas, kalau masyarakat tidak menjalankan kewajiban (perekaman data), mereka akan kehilangan hak pilih,” tegas Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif di Jakarta, kemarin.



Menurutnya, pemerintah hendak membangun ekosistem tata kelola pemerintahan yang baik. Masyarakat diminta untuk disiplin dalam perekaman data yang diminta untuk kepentingan pemilu.



Sejauh ini, kata dia, sudah ada 189 juta jiwa yang terekam dalam sistem adminstrasi kependuduk­an. Data tersebut telah diberikan kepada Komisi Pemilihan Umum sebagai data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) yang akan dikelola menjadi daftar pemilih tetap (DPT).



Selain itu, masih ada 7 juta warga yang akan terekam dalam DP4. “Itu ialah mereka yang akan berusia 17 tahun pada April mendatang. Jadi, secara total kita akan memiliki 196 juta penduduk yang terekam dalam DP4 pada 2019 nanti,” jelas Zudan.



Saat ini, sambungnya, pemerintah juga mengimbau kepada 2 juta penduduk yang memiliki data ganda agar memilih satu lokasi tempat tinggal. “Penduduknya sudah kita beri tahu untuk melapor ke dinas dukcapil dan membuat pernyataan memilih satu alamat karena kami enggak bisa memilihkan. Wong dia punya alamat dua atau tiga,” ungkap Zudan.



Jika tidak memilih satu alamat, imbuhnya, penduduk bersangkutan tidak akan bisa masuk DPT dan tidak bisa memilih. Pemerintah tidak akan mengeluarkan KTP-E bagi warga yang masih memiliki data ganda.

Terintegrasi



Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Arief Budiman menyatakan data yang terintegrasi akan memudahkan kerja KPU dan meminimalkan konflik. Pasalnya pemilu acap kali mengambinghitamkan permasalahan data.



“Tahun 2014 awal, ada 10 juta data yang dipermasalahkan. Disebut data hantu, data bodong, macam-macamlah. Kita terus berkomunikasi akhirnya jatuh ke 6 juta, terus diperbaiki, terus dibersihkan hingga jadi 2,5 juta,” terang Arief.



Menurutnya, integrasi data membuat selisih data semakin kecil. Pada Pilkada 2017, data yang ada hanya terdapat selisih 1 juta. Jika dipersentasekan, hanya berkisar 1,2%. “Kami berharap data itu semakin mengecil. Mengatakan data sempurna dan sama tentu itu akan sulit,” ucapnya.



Pihak KPU juga mendapat laporan data WNI yang bertempat tinggal di luar negeri dari Kementerian Luar Negeri. Menurut Arief, pada Pemilu 2019 akan terdapat 132 titik perwakilan tempat penyelenggaran pemilu di luar negeri.



“KPU dan Bawaslu harus bisa mengoordinasi, baik personel maupun infrastruktur, agar data di sana (luar negeri) cepat terkumpul pada saat penghitungan di pusat,” terangnya.



Wakil Menlu AM Fachir mengatakan pencatatan data penduduk di luar negeri, secara keseluruhan, mengalami kemajuan dari pemilu ke pemilu. Kendala pencatatan di luar negeri umumnya terjadi karena terbatasnya ruang gerak masyarakat untuk melapor ke KBRI atau konjen di negara masing-masing.



“Data WNI di luar negeri ini krusial untuk memastikan mereka dapat melaksanakan atau menggunakan hak pilih dalam pemilihan umum. Oleh karena itu, Kemenlu melakukan investasi dalam bentuk membangun database WNI di luar negeri,” jelas Fachir. (*/P-3)


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...uta/2017-12-16

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Potensi Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 196 Juta Kasus Aldo Febrianto Hanya Urusan Internal Polda NTT

- Potensi Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 196 Juta Pemprov Efisienkan Perjalanan Dinas

- Potensi Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 196 Juta NasDem-Golkar Usung Paket Baru di NTT

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di