alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Media Indonesia /
KPU Didesak Perketat Verifikasi Parpol
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a347eb55a516353598b456f/kpu-didesak-perketat-verifikasi-parpol

KPU Didesak Perketat Verifikasi Parpol

KPU Didesak Perketat Verifikasi Parpol

MENURUNNYA jumlah partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 merupakan hal positif. Hal itu sejalan dengan semangat peningkatan kualitas demokrasi yang selama ini diwacanakan publik.



Demikian pandangan pengamat politik Yunarto Wijaya kepada Media Indonesia di Jakarta, tadi malam, menanggapi lolosnya 12 parpol dari tahap verifikasi administrasi untuk menjalani verifikasi faktual mulai kemarin hingga 4 Februari 2018.



“Demokrasi tidak ditentukan oleh jumlah parpol, tetapi yang penting ialah basis suara dan konstituen mereka. Jadi, saya setuju kalau memang ini (verifikasi faktual parpol) diperketat,” kata Yunarto.



Menurut Yunarto, jumlah parpol yang banyak tidak menjamin kualitas DPR dan kepala daerah semakin baik. Sebaliknya, jumlah parpol yang mengecil justru berpeluang untuk semakin menaikkan mutu para penyelenggara parpol.



“Jumlah parpol itui enggak linear dengan kecenderungan demokrasi yang lebih baik. Jumlah parpol banyak malah berpotensi menimbulkan konflik,” imbuh Yunarto.



Selain itu, lanjut Yunarto, semakin kecil jumlah parpol mempermudah pelaksanaan parliamentary threshold serta koalisi antarpartai. “Oleh karena itu, saya setuju jika KPU memperketat seleksi parpol di tahap verifikasi faktual.”


Kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil penelitian perbaikan administrasi terhadap 14 parpol calon peserta Pemilu 2019. Partai Garuda dan Partai Berkarya dinyatakan gugur atau tidak lolos ke tahapan verifikasi faktual.



Partai Garuda dan Partai Berkarya gugur karena tidak memenuhi syarat batas minimal daftar keanggotaan di kabupaten/kota. Undang-Undang Pemilu menyatakan setiap kabupaten/kota harus memiliki keanggotaan minimal seribu orang atau satu per seribu dari jumlah penduduk. “Apa yang sudah kami tetapkan tentu tidak bisa diubah,” ujar Arief.



Sementara itu, 12 parpol yang akan mengikuti verifikasi faktual ialah Partai NasDem, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Indonesia (Perindo)­, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).



“Verifikasi faktual terbagi dua tahap, yaitu­ tahap verifikasi faktual dan perbaik­an hasil verifikasi faktual.



Dari hasil akhir tahap itu, KPU memutuskan parpol yang sah menjadi peserta Pemilu 2019. Bukan berarti dia (parpol) ikut verifikasi faktual pasti jadi peserta pemilu, belum. Ini masih harus menyelesaikan satu tahap lagi,” ungkap Arief.


Dalam verifikasi faktual, KPU akan memeriksa keberadaan kantor dan 30% keterwakilan perempuan di kepengurusan serta jumlah anggota partai di dewan pimpinan pusat (DPP) dan dewan pimpinan daerah (DPD).


“Ini dilakukan untuk parpol baru di seluruh daerah, sementara verifikasi faktual terhadap parpol lama dilakukan di daerah otonomi baru atau provinsi baru. Untuk 10 partai politik lama, verifikasi faktual akan dilakukan di Provinsi Kalimantan Utara dan lima kabupaten baru di Sulawesi Tenggara,” kata Arief.


Pemilu Legislatif 2014 diikuti 15 parpol dari 46 parpol yang mendaftar ke KPU. Setelah pemilu, sebanyak 10 parpol memperoleh kursi di parlemen, baik di pusat maupun di daerah.


KPU kemarin juga menerima data daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dari Kemendagri dan Kemenlu. Penye­rahan data DP4 itu dilakukan Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo dan Wamenlu AM Fachir kepada Ketua KPU Arief Budiman. DP4 diperlukan untuk Pemilu 2019 dan DAK 2 diperlukan untuk dapil DPRD kabupaten/kota yang diserahkan pada 27 November. (Gol/Ant/X-3)






Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...pol/2017-12-16

---

Kumpulan Berita Terkait :

- KPU Didesak Perketat Verifikasi Parpol Kasus Aldo Febrianto Hanya Urusan Internal Polda NTT

- KPU Didesak Perketat Verifikasi Parpol Pemprov Efisienkan Perjalanan Dinas

- KPU Didesak Perketat Verifikasi Parpol NasDem-Golkar Usung Paket Baru di NTT



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di