alexa-tracking

Kepatuhan Proper Meningkat

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a346214d675d4cd2b8b456a/kepatuhan-proper-meningkat
Kepatuhan Proper Meningkat
Kepatuhan Proper Meningkat

TINGKAT kepatuhan perusahaan pada Program Penilaian Peringkat Kinerja (Proper) Pengelolaan Lingkungan oleh perusahaan tahun ini mencapai angka 92%. Angka tersebut naik 7% bila dibandingkan dengan 2016 dengan tingkat kepatuhan 85%. Peningkatan kepatuhan Proper itu merupakan satu gambaran semakin sadarnya perusahaan dalam pelaksanaan sistem kerja yang berkelanjutan. "Dapat dilihat, tingkat kepatuhan terus meningkat. Hasilnya peningkatannya oleh perusahaan luar biasa," kata Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) MR Karliansyah dalam diskusi Proper 2017 di Jakarta, Jumat (15/12).



Menurutnya, nilai rata-rata respons perusahaan pada Proper tahun ini juga kembali meningkat. Bila pada 2015 nilai rata-rata respons perusahaan pada semua poin penilaian Proper hanya 27%, tahun ini mencapai 31%. Berdasarkan data KLHK, tahun ini yang mendapatkan penilaian Proper ialah 1.819 perusahaan. Dari jumlah tersebut, terdapat 19 peraih Proper emas. Angka itu juga meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 12 Proper emas. Karliansyah mengungkapkan, jumlah perusahaan berstatus merah atau melakukan pelanggaran dan melanggar sebagian syarat pada tahun ini juga menurun, menjadi 131 perusahaan jika dibandingkan dengan 2016, sebanyak 284 perusahaan.



Demikian halnya dengan yang berstatus hitam atau yang mengabaikan seluruh syarat dan kriteria penilaian, turun dari 2016 sebanyak 5 menjadi 1 pada tahun ini. Sementara itu, sisanya merupakan perusahaan dengan status biru (melengkapi syarat kriteria) dan hijau (perusahaan yang melakukan inovasi tambahan). Namun, dari total perusahaan yang dinilai pada tahun ini, status 33 perusahaan tidak akan diumumkan. Sebabnya, perusahaan-perusahaan tersebut tengah diarahkan pada proses penegakan hukum, yakni 21 perusahaan. Sebanyak 11 perusahaan sudah tidak beroperasi dan 1 perusahaan sedang dalam proses pemulihan akibat terkontaminasi.



"Satu perusahaan dengan status hitam pada tahun ini ialah perusahaan pembuat rambut palsu di Jawa Tengah karena pencemaran akibat aktivitas perusahaan tersebut sudah luar biasa keterlaluan. Selanjutnya penanganannya akan diserahkan kepada Dirjen Penegakan Hukum untuk diproses hukum," ujar Karliansyah.



Kesejahteraan masyarakat

Selain kepatuhan, peningkatan terjadi pada inovasi perusahaan dalam hal lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Bila pada 2016 jumlah inovasi yang dihasilkan ialah 260, tahun ini inovasi mencapai angka 401. Ketua Dewan Pertimbangan Proper Sudharto P Hadi mengatakan peningkatan kepatuhan Proper diharapkan semakin berpengaruh pada keseimbangan ekonomi dan ekologi. Tidak hanya pada perusahaan sendiri, tetapi juga perusahaan harus dapat menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.



"Perusahaan harus melakukan pemberdayaan untuk menghasilkan masyarakat yang mandiri. Itu jadi bagian penting penilaian. Perusahaan harus punya road map-nya," ujar Sudharto. Penilaian terhadap perusahaan terkait dengan Proper dilakukan bukan hanya oleh pemerintah, melainkan juga melibatkan akademisi, LSM, hingga jurnalis. (H-2)


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...kat/2017-12-16

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Kepatuhan Proper Meningkat Kokas Hadirkan Inspirasi Anak

- Kepatuhan Proper Meningkat Jalan Mendaki Pembangunan Berkelanjutan

- Kepatuhan Proper Meningkat Natalia Soebagjo Bibit Antikorupsi Harus Disemai di Keluarga

×