alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Media Indonesia /
Natalia Soebagjo Bibit Antikorupsi Harus Disemai di Keluarga
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a346207d675d45d2b8b4568/natalia-soebagjo-bibit-antikorupsi-harus-disemai-di-keluarga

Natalia Soebagjo Bibit Antikorupsi Harus Disemai di Keluarga

Natalia Soebagjo Bibit Antikorupsi Harus Disemai di Keluarga

MENCETAK generasi antikorupsi tidaklah mudah. Untuk mencegah korupsi, pendidikannya harus dimulai dari keluarga. Selain itu, dalam menangkal korupsi yang sudah akut di negeri ini juga harus dibangun sistem melalui pendidikan. "(Pendidikan antikorupsi) harus dimulai dari keluarga. Proses memberantas korupsi itu memang proses yang panjang. Selain kita mencoba membangun sistem yang baik dan menjaga supaya proses-proses di pemerintahan dilakukan sesuai kaidah-kaidah keterbukaan, akuntabilitas," kata Ketua Dewan Pengurus Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) Natalia Soebagjo saat ditemui sebelum peganugerahan BHACA 2017 kepada Bupati Bantaeng, Sulsel, Nurdin Abdullah dan Dirjen Bea Cukai Kemenkeu Heru Pambudi di Graha CIMB, Jakarta, Kamis (14/12).



Menurutnya, setiap orang, siapa pun, harus memberi pembelajaran tentang antikorupsi kepada anak-anak dalam keluarga. "Kita sebagai perorangan, juga perlu turut dalam proses itu dengan cara memberikan contoh sebagai orang tua. Kita harus menanamkan kebiasaan-kebiasaan baik kepada anak-anak," ujarnya. Natalia mengatakan, melarang anak ngibul atau berbohong merupakan salah satu contoh konkret pelajaran antikorupsi. "Anak-anak jangan diajari ngibul. Orang tua juga harus memberikan teladan kepada anak-anak," katanya.



Salah satu contoh orang tua yang mengajarkan bohong, ujarnya, antara lain ketika seorang ayah yang malas bekerja, lalu beralasan kepada sang anak bahwa ia tidak bekerja karena sakit. Contoh buruk lainnya, ujar istri dari Rob Rama Rambini, itu ialah saat seorang ibu menuntut kepada suaminya untuk dibelikan mobil baru. Padahal, di rumah mereka sudah tersedia tiga mobil. "Ini contoh sinyal-sinyal yang kurang baik," paparnya. Jadi, tambah Natalia, semua dimulai dari hal-hal kecil seperti itu. Pada kesempatan itu ia juga menyoroti kebiasaan menyontek di dunia pendidikan.



Menurutnya, para orang tua harus ikut mengikis kebiasaan buruk itu sekaligus menggantikannya dengan kebiasaan-kebiasaan baik pada anak-anak agar mereka bersikap jujur dalam belajar. "Anak-anak di sekolah jangan biasakan menyontek. Bersainglah secara sehat. Sebenarnya banyak yang bisa dilakukan dalam tatanan pendidikan anak di rumah, dan itu menjadi tangung jawab orang tua. Mulainya dari situ, dari keluarga kita juga, " tegasnya. Bagi Natalia yang juga Komisaris Independen PT AIG Indonesia dan Komisaris Independen PT Hero ini, belajar antikorupsi memang tidak mudah.



"Aku praktikkan pada diriku sendiri. Walaupun berat tapi tetap diupayakan," kata perempuan yang punya motto hidup never give up, pantang menyerah atau pantang mundur itu.



Berbahaya

Pada kesempatan yang sama perempuan kelahiran 25 Desember itu juga mengingatkan agar jangan membiarkan korupsi tumbuh. Apalagi, bibit-bibit korupsi bisa timbul di mana saja sebab korupsi sangat berbahaya. "Jangan dimulai dari yang kecil-kecil. Misalnya, mengurus SIM (surat izin mengemudi), memberikan tip kepada petugas. Kena tilang, cincai. Itu semua bibit-bibit korupsi. Memang enggak gampang memberantas korupsi, tapi kita harus melakukannya," saran Ketua Dewan Eksekutif Transparency International Indonesia (TII) tersebut. (H-4)


Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...rga/2017-12-16

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Natalia Soebagjo Bibit Antikorupsi Harus Disemai di Keluarga Kokas Hadirkan Inspirasi Anak

- Natalia Soebagjo Bibit Antikorupsi Harus Disemai di Keluarga Kepatuhan Proper Meningkat

- Natalia Soebagjo Bibit Antikorupsi Harus Disemai di Keluarga Jalan Mendaki Pembangunan Berkelanjutan

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di