alexa-tracking

Pemerintah Dorong Transformasi Ekonomi Berbasis Manufaktur

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3450acd9d7706a5e8b4579/pemerintah-dorong-transformasi-ekonomi-berbasis-manufaktur
Pemerintah Dorong Transformasi Ekonomi Berbasis Manufaktur
Pemerintah Dorong Transformasi Ekonomi Berbasis Manufaktur
 

Jakarta, Gatra.com - Pemerintah tengah fokus mengembangkan industri pengolahan nonmigas yang menitikberatkan pada pendekatan rantai pasok agar lebih berdaya saing di tingkat domestik, regional, dan global. Manufaktur dinilai menjadi salah satu sektor unggulan dalam mendorong akselerasi pembangunan dan pemerataan ekonomi nasional.

 
“Pengembangan industri manufaktur nonmigas diprioritaskan pada sektor yang berbasis sumber daya alam dan menyerap lapangan kerja yang besar seperti industri kimia dasar dan industri logam,” kata Presiden Joko Widodo dalam keterangan yang diterima Gatra.com, Rabu (13/12).
 
Ia mengatakan hal itu saat menyampaikan keynote speech pada acara Sarasehan Kedua 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, awal pekan ini. Presiden Jokowi memandang, saat ini penting sekali melakukan transformasi ekonomi, yang menggeser ekonomi berbasis konsumsi menjadi berbasis manufaktur. Sehingga lebih produktif dan memberikan efek berganda yang lebih besar.
 
“Jadi, yang berbasis manufaktur, menjadi kunci. Karena itu, jangan sampai kita terus mengeskpor sumber daya alam mentah kita tanpa pengolahan,” tegasnya.
 
Presiden juga menyampaikan, kebijakan ekonomi Indonesia harus terus diarahkan untuk pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkualitas. Tujuannya adalah mengurangi kemiskinan, mengurangi ketimpangan, dan meningkatkan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya.
 
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berpendapat hilirisasi industri merupakan salah satu upaya strategis untuk menahan pesatnya laju pertumbuhan impor yang dapat menyebabkan pelebaran defisit transaksi berjalan (current account deficit).
 
“Pertumbuhan ekonomi tinggi, tapi overheated, karena pertumbuhan impor jauh lebih cepat. Bertolak dari pengalaman dahulu, pemerintah saat ini melihat tiga sektor hulu industri yang mesti mulai dikembangkan, agar impor tidak melonjak saat pertumbuhan ekonomi naik,” paparnya.
 
Darmin menyatakan, pemerintah tengah memfokuskan program hilirisasi pada tiga kelompok industri pengolahan. Tiga sektor tersebut adalah industri besi dan baja, petrokimia, dan kimia dasar. “Ketiganya itu punya banyak sekali produk turunan yang dibutuhkan berbagai sektor lain,” ujarnya.
 
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan, potensi dan peluang untuk mengakselerasi pertumbuhan industri perlu dimanfaatkan secara optimal agar Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang semakin berkualitas dan berkesinambungan.
 
“Optimisme dunia usaha dan konsumen dapat menjadi peluang dan kesempatan dalam memacu pertumbuhan industri nasional,” ujar Airlangga.
 
Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian bersama pemangku kepentingan terkait bersinergi untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik investasi di sektor industri, antara lain melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif dan kepastian hukum, penggunaan teknologi terkini untuk mendorong peningkatan mutu, efisiensi dan produktivitas, serta pemberian fasilitas berupa insentif fiskal.
 
Selanjutnya, didukung dengan ketersediaan bahan baku, harga energi yang kompetitif, sumber daya manusia (SDM) kompeten, serta kemudahan akses pasar dan pembiayaan. “Pertumbuhan konsumsi juga perlu dijaga dan kembali ditingkatkan agar permintaan terhadap produk-produk industri semakin meningkat. Selain itu, stimulus fiskal dari dana desa dan belanja pemerintah terus kita dukung, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

 
 
 
Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Rosyid

Sumber : http://www.gatra.com/ekonomi/makro/2...sis-manufaktur

---


- Pemerintah dan Pelaku Usaha Bersinergi Bangun Industri Berkelanjutan
image-url-apps
mantap.. memang kini juga sudah saatnya
×