alexa-tracking

Hina Panglima TNI dan Jokowi Di Medsos , Dokter Di Sumbar Ditangkap

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a344dc7a2c06e2a508b457c/hina-panglima-tni-dan-jokowi-di-medsos--dokter-di-sumbar-ditangkap
Hina Panglima TNI dan Jokowi Di Medsos , Dokter Di Sumbar Ditangkap
Hina Panglima TNI dan Jokowi Di Medsos , Dokter Di Sumbar Ditangkap
Jakarta - Bareskrim Polri menangkap seorang wanita yang diduga pelaku penyebar ujaran kebencian dan SARA terhadap Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di media sosial. Pelaku berprofesi sebagai dokter.

"Terduga pelaku merupakan pemilik akun Facebook dengan nama Gusti Sikumbang. Inisialnya SSD, usia 51 tahun, perempuan" ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal ketika dihubungi detikcom, Jumat (15/12/2017) malam.

"Profesi atau pekerjaannya dokter," imbuhnya.

Iqbal mengatakan pelaku ditangkap di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada siang tadi, tepatnya pukul 11.00 WIB. Iqbal menerangkan pelaku mendistribusikan konten yang bersifat memprovokasi dan memfitnah Panglima TNI Marsekal Hadi.

"Kutipannya begini kira-kira, 'Kita pribumi rapatkan barisan. Panglima TNI yang baru, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama istri Lim Siok Lan dengan dua anak cewek cowok. Anak dan mantu sama-sama di angkatan udara'. Ada juga posting yang menghina Presiden Jokowi," terang Iqbal.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Asep Safruddin mengatakan SSD diduga sebagai orang yang pertama kali mengunggah konten kebencian terhadap Marsekal Hadi. Posting-annya kemudian diunggah kembali orang beberapa netizen sehingga menjadi viral.

"Pelaku diduga pembuat pertama posting-an itu. Di dalam akun tersebut ditemukan juga posting lainnya yang sifatnya bermotif SARA," ucap Asep.

Dari tangan SSD, polisi menyita barang bukti berupa dua buah ponsel pintar. Asep menuturkan saat ini Satgas Patroli Siber bersama pelaku dalam perjalanan menuju Jakarta untuk pemeriksaan pelaku lebih lanjut.

"Motifnya masih didalami, sementara yang bersangkutan mengaku tidak puas terhadap kebijakan pemerintah," kata Asep.

Polisi menjerat SSD dengan Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun.

"Dan Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Ancamannya penjara 6 tahun," tutur Asep.

Asep menerangkan penyidik memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk memutuskan SSD ditahan atau tidak.

"Jadi sekarang sudah kita tangkap. Untuk menentukan ditahan apa tidak, kita masih punya waktu 24 jam untuk lakukan pemeriksaan," terangnya.

Asep menambahkan, penangkapan SSD berdasarkan hasil monitoring Tim Patroli Siber Bareskrim di media sosial, bukan karena adanya laporan dan pihak Marsekal Hadi.

"Jadi begini, kita kan memang ada patroli siber terkait isu-isu yang aktual kita profiling. Kemudian kemarin sempat terjadi isu itu kan, ramai. Kemudian kita profiling beberapa orang, kemudian didapatkanlah penyebar SARA, kebencian terhadap kelompok tertentu. Nah inilah, SSD ini yang kita amankan," ungkap Asep.

https://news.detik.com/berita/d-3771...mbar-ditangkap

Dokter kok begitu?

image-url-apps
Padang ya?

Itu yg PNS BPK belum diangkut?

Gw ada nomornya tuh, dihubungi gak diangkat.
setinggi2 lu kuliah kalo dah ketemu PKS dan sekutu nya udah bisa di pastikan lu bakalan jadi goblok emoticon-Big Grin
KASKUS Ads
image-url-apps
Tunggu giliran om Wowo aja deh..gimana reaksi pendukungnya terutama dari provinsi barat soal adeknya om Wowo yang jelas2 berbeda keyakinan..apakah diterima atau ditentang..

Setelah itu baru siapin stempel munapig.
image-url-apps
Doktel emoticon-Belo
image-url-apps
sungguh terlalu!!! emoticon-Marah

apakah tergolong presexkusi?!? emoticon-Marah
image-url-apps
akhirnya ada yg upload juga fotonya emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Kapokmu kapan emoticon-Big Grin
image-url-apps
motifnya biar kondang & byk pasiennya emoticon-Big Grin
+ Pekok
Quote:


saranya dimana, ketauan nepotisme kali emoticon-Ngakak
demokrasi rezim jokowi mundur abis mendekati orba emoticon-Ngakak
image-url-apps
Lim siok lan?? Nama karangan, dasar dokter tolol
image-url-apps
Quote:


pns bpk nape kong?
image-url-apps
emoticon-Leh Uga gabung kuda + sapi = lgsg goblog tak tertolong, mau gelarnya dokter kek , doktor kek ...mesti korslet & degradasi otak

emoticon-Wkwkwk
image-url-apps
Udah tua, dokter pula. emoticon-Cape d...

Kenapa harus berulah bu? Ini dokter betulan apa GADUNGAN??? emoticon-No Hope
image-url-apps
sepintar apapun manusia klo gabung jd panasbung pasti jatuhnya goblok juga emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Quote:

Itu kan cuma potongan status fb nya si dokter, asli status nya agak panjang dan emang sara.
image-url-apps
Quote:


Ada uu nya gan kalo fitnah petinggi, kalo org yg fitnah ane sih aman selama ane gak buat laporan
image-url-apps
jangan suka menghina sesama
image-url-apps
Quote:


Nasbunger tukang SARA lo ajak ngomong UU ...kagak nyambung bre....lo tlusuri aja postingan id yg lo quote emoticon-Wakaka
image-url-apps
leh uga
ga peduli profesi apapun
selama jd nasbungtaik pasti goblok
Hina Panglima TNI dan Jokowi Di Medsos , Dokter Di Sumbar Ditangkap Hina Panglima TNI dan Jokowi Di Medsos , Dokter Di Sumbar Ditangkap
×