alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a0ad10860e24b01478b4578/misi-besar-bocah-kecil
icon-hot-thread
Misi Besar Bocah Kecil
Misi Besar Bocah Kecil


Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta pemenang Kota Pilihan 2017 Kategori Kota Layak Tinggal dengan persentase tertinggi yaitu 85,3 persen untuk tiga dimensi dasar Indeks Pembangunan Manusia-nya (IPM) (berdasarkan perhitungan olah data dan pemeringkatan skor masing-masing indikator setiap kota dari mikro data Susenas BPS 2016).



Semua sepakat memilih Kota Yogyakarta sebagai Kota Layak Tinggal dalam gelaran Kota Pilihan 2017. Selain, memiliki skor tertinggi mikro data Susenas BPS, Yogyakarta juga keluar sebagai pilihan favorit Kaskuser dengan 478 dukungan dari 1.034 peserta. Yogyakarta meninggalkan pesaingnya cukup jauh di posisi kedua, Surakarta dengan raihan akhir 119 suara.


Misi Besar Bocah Kecil

Predikat kota layak huni tentu didasarkan pada sejumlah kriteria penilaian. Dari kualitas tata ruang, angkutan umum, kondisi jalan, kesehatan, hingga pendidikan. "Di antara lima daerah lain (di DIY) pendidikan di kota (Yogyakarta) paling bagus," kata Yuliani Putri, pegiat pendidikan di Yogyakarta, Kamis 2 November 2017.

Ketua Sarang Lidi, lembaga non-pemerintah di Yogyakarta itu, memberi contoh jumlah Bantuan Operasional Siswa di kota Yogyakarta lebih tinggi dibanding daerah lain. Untuk siswa SD mendapat Rp1 juta, sedangkan SMP sebesar Rp 1,5 juta. Di daerah lain, jumlahnya lebih kecil, Rp245-250 ribu per siswa SD dan Rp350-370 ribu per siswa. Biaya SPP sekolah pun, ia melanjutkan, lebih rendah, yakni sebesar Rp50 ribu per bulan. "Di luar kota Rp100 ribu sampai Rp150 ribu," katanya.

Perhatian pemerintah kota terhadap pendidikan, menurut dia, cukup besar. Bahkan, perhatian itu sudah muncul pada era kepemimpinan walikota terdahulu, Herry Zudianto. Jauh sebelum pemerintah pusat menyerukan anggaran pendidikan minimal 20 persen, kota Yogyakarta sudah menerapkan 23 persen dari APBD untuk pendidikan. "Dan terus naik sampai sekarang," katanya.


Pesan khusus untuk Sultan Hamengku Buwono X

Misi Besar Bocah Kecil
Salah satu siswa SD Tumbuh 3 Yogyakarta saat berkunjung ke Kantor Pos Besar Yogyakarta.


Selasa 31 Oktober 2017 pagi, puluhan siswa SD Tumbuh 3 Yogyakarta mengunjungi kantor pos. Mereka membawa seratus kartu pos berisi pesan untuk Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X.

Jalin Sahabat merupakan lokakarya dengan gagasan membangun interaksi anak-anak lewat media pos. Baik dengan sesama anak-anak maupun orang dewasa. Selama dua bulan lalu, pada 29 September dan 6 Oktober, Jalin Sahabat menggelar dua lokakarya membuat kartu pos di SD Tumbuh 3 Yogyakarta. Karena bertepatan dengan bulan pelantikan Gubernur DIY, anak-anak diminta menuliskan pesan khusus untuk Sultan Hamengku Buwono X.

Yang mencengangkan, banyak pesan bernada kritis muncul dari bocah-bocah itu. Mereka menyoroti kondisi Yogyakarta yang tak lagi nyaman. "Kepada Pak Sultan, jangan membanyak mall bikin macet," tulis seorang bocah di kartu pos yang ditujukan Kompleks Kepatihan Danurejan Yogyakarta, tempat Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X berkantor.

Nada serupa juga muncul di kartu pos lain. "Saya mau lalu lintas Jogja lebih lancar. Saya mau Jogja tetap bersih. Kenapa Jogja ramai hotel? Kan jadinya macet."

Tak hanya menyampaikan uneg-uneg tentang kondisi Yogyakarta kini, ada juga anak yang mengusulkan solusi perbaikan. Tiap pelanggaran harus disanksi tegas. Di kartu posnya, tertulis jenis pelanggaran dan bentuk hukumannya. Di antaranya, mengendarai motor tanpa helm didenda Rp300 ribu. Polisi pemalas dihukum push up 50 kali. Tawuran didenda Rp500 ribu.

Anggota Komite Orang Tua Siswa SD Tumbuh 3 Yogyakarta Wenny Ayu Listianti mengatakan, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak. "Menarik dan menyenangkan." Kalau pun tak jadi mampu mengubah kebijakan, ia melanjutkan, setidaknya pesan anak-anak itu menjadi bahan renungan untuk menjadikan Yogyakarta lebih baik.

Misi Besar Bocah Kecil
Siswa SD Tumbuh 3 Yogyakarta saat berkunjung ke Kantor Pos Besar Yogyakarta.


Ingin tahu seperti apa selengkapnya dunia pendidikan di Yogyakarta? Baca di: https://beritagar.id/artikel/laporan...ayak%20Tinggal
itu kemauan mereka sendiri apa ada yang nyuruh gan? emoticon-Bingung (S)
Celotehan polos bocah emoticon-Big Grin
ketika para bocah menulis emoticon-nulisah
keren yah emoticon-Matabelo
mantap jivva....
emoticon-2 Jempol
keren nih bocah.
emoticon-Cool
mantep ini bocah emoticon-Matabelo

masih kecil udah peduli dengan keadaan Kotanya emoticon-2 Jempol
Nggak tau musti komen apa.. tapi karena ini trit bakal HT.. ya ane mejeng..
emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By sinyu.dunia
Nggak tau musti komen apa.. tapi karena ini trit bakal HT.. ya ane mejeng..
emoticon-Leh Uga


dukun detectedemoticon-Ngakak
Misi Besar Bocah Kecil
Ing Ngarso Sung Tulodho
Ing Madyo Mangun Karso
Tut Wuri Handayani
Yang bikin rusak Jogja itu orang timur
Orang Jogja pasti taulah

Bikin onar
Dikira Jogja hutan apa ya

Bar-bar..


semoga bocah-bocah ini tidak menjadi the next micin generation
emoticon-I Love Indonesia

Dengan membaca bismillahirrahmanirrahim saya jadikan thread ini HT emoticon-Hansip
calon penerus bangsa
Bangga dadi wong yojo emoticon-Cool jogja ora didol emoticon-Leh Uga
bagus lah itu
anak" calon penerus bangsa, semoga bisa menginspirasi daerah lain emoticon-Hansip

Mampir di trit ane ya gan emoticon-Big Kiss
Quote:Original Posted By victow
itu kemauan mereka sendiri apa ada yang nyuruh gan? emoticon-Bingung (S)


sepertinya kemauan mereka sendiri gan
tunggu sampai 10-15 tahun lg bocah bocah itu pasti bisa jawab pertanyaan mereka sekarang emoticon-Hammer (S)
×