alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a0664d7582b2e490d8b4587/sandiaga-uno-sepada-motor-lewat-sudirman-harus-bayar-erp
Sandiaga Uno: Sepada Motor Lewat Sudirman Harus Bayar ERP
Sandiaga Uno: Sepada Motor Lewat Sudirman Harus Bayar ERP

tirto.id

Nov 10, 2017 10:00 AM

Sandiaga Uno: Sepada Motor Lewat Sudirman Harus Bayar ERP

Pemprov DKI akan melakukan disintensif bagi pengendara motor melalui penerapan sistem jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP).

tirto.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menampik bahwa wacana pembebasan sepeda motor di sejumlah ruas jalan di Jakarta kontraproduktif dengan rencana Pemprov DKI untuk mendorong masyarakat menggunakan moda transportasi umum.

Sandiaga mengatakan, meski pengendara sepeda motor tetap dibiarkan bebas, namun Pemprov DKI akan melakukan disintensif bagi pengendara motor melalui penerapan sistem jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP).

“Kalau mobil kena, ya motor juga harus kena. Tapi sarannya itu, tolong dipikirin teknologinya. Jadi sedang dipikirkan agar ada rasa keadilan,” kata Sandiaga, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2017).

Menurut Sandiaga, hal tersebut tidaklah mustahil mengingat perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini. Namun, ia tak ingin gegabah untuk memutuskan kapan dan seperti apa sistem tersebut diberlakukan terhadap sepeda motor.

"Kami lihat kajiannya. Jadi jangan terlalu berspekulasi. Jadi kalau memang memungkinkan, kami (juga) enggak mau mengambil keputusan. Tapi kita lihat datanya," kata dia.

Sebelumnya, mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia itu menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak akan mewacanakan penutupan jalan Sudirman bagi kendaraan roda dua atau sepeda motor. Menurut dia, penataan lalu lintas di Jakarta harus berkeadilan dan tak boleh diskriminatif.

Apalagi, kata dia, banyak usaha mikro kecil dan menengah yang menggunakan jalan Sudirman sebagai lintasan mereka. Jika ditutup, ia khawatir akan berdampak negatif bagi para pengusaha-pengusaha kecil tersebut.

"Kami memiliki data bahwa lebih dari 480 ribu UMKM di seluruh DKI yang menggunakan jalur itu untuk koneksinya dengan kegiatan UMKM terutama saat kegiatan makan siang tinggi sekali," kata Sandiaga, di Balai Kota Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2017).

Pernyataan yang mewakili sikap Pemprov DKI tersebut pun menuai kritik dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Ketua YLKI Tulus Abadi mengungkapkan pembebasan tersebut kontraproduktif dengan rencana pemerintah untuk mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi.

Tulus Abadi pun menyarankan agar pasangan Anies-Sandi menghasilkan kebijakan untuk memperkuat akses angkutan umum dan massal di Jakarta, baik itu dengan Transjakarta maupun angkutan umum feeder lainnya.

Sebab, menurut Tulus, membiarkan dominannya kendaraan pribadi sama saja dengan melakukan pembiaran agar angkutan umum mati.

"Gubernur Anies tidak perlu melanjutkan wacana tersebut dan justru harus memperkuat pembatasan atau pengendalian kendaraan pribadi di Kota Jakarta. Jangan mewariskan sesuatu kebijakan yang kontraproduktif," kata Tulis dalam rilis yang diterima Tirto, Jumat (10/11/2017).

https://amp.tirto.id/sandiaga-uno-se...bayar-erp-czXc
reserveddd
atur aja pak
iya2 aja kita mah

kalo protes sana-sini dikiranya gagal move on-kafir-pro aseng-pro asing-antek pki-bibit komunis yang kalo mati ga akan disholatkan
terus fungsinya bayar pajak PKB apaan.kalo lewat jalan umum tetep bayar emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By coco.bandicoot
terus fungsinya bayar pajak PKB apaan.kalo lewat jalan umum tetep bayar emoticon-Traveller


kayak Singapura pake ERP padahal pajak kendaran sudah tinggi.

Benar-benar kurang ajar nih ASU tiru SIngapura, mau cinaisasi Jakarta.
intinya wani piro, asal azas wani piro terpenuhi maka azas keberpihakan dan keberwkwkwkwkan juga terpenuhiemoticon-Embarrassment
ngikut aja mah kalo sama elu yang pikirannya sangat visioneeerrrr
ya kan buat subsidi silang rumah lapis n kjp plus bro, tanah negara utk rakyat yg gk mampu bayar pajak itu artinya kesetaraan dan keberpihakan
mending discan atu2 tuh pemotor yg lewat pke drone ntar ditagih ke rumahnya Sandiaga Uno: Sepada Motor Lewat Sudirman Harus Bayar ERP
Sandiaga Uno: Sepada Motor Lewat Sudirman Harus Bayar ERP
Bener2 wagabener yg menjunjung tinggi asas keberwkwkwkwkan
Atur aja pak, nasbung nasbung kere ga kuat bayar
Angkutan umum dibagusin donk
Diseleksi dulu yang masuk, agar tidak membeludak
Benci boleh, goblok jangan ya.
Alasan dia untuk mobilitas dan membantu UKM itu sudah cakep.
Kalau elu bukan pebisnis cuma sekedar benalu, nodong duit orang.... pasti kemungkinan besar akan bacot goblok seperti beberapa ekor nastaik pecundang sakit hati berkepanjangan di atas.
Kebijakan kebijakan seperti ini yg justru akan mempengaruhi ekonomi makro. Bayangkan berapa banyak bisnis dan duit akan muter, cuma gara-gara motor bisa masuk sana, akses nya dibuka. Ojek jalan. Pesan antar jalan. Dagang makan bungkus jalan dsb....

Penghuni Sudirman juga pasti seneng, punya pilihan jajanan yg lebih beragam dan terjangkau.

Yg dagang jalan, yg beli senang....
iyain aj dah...tar juga plin plan lagih...tungguin aj ngocehan selanjutnyah...
Quote:Original Posted By b3jo.asoy
Benci boleh, goblok jangan ya.
Alasan dia untuk mobilitas dan membantu UKM itu sudah cakep.
Kalau elu bukan pebisnis cuma sekedar benalu, nodong duit orang.... pasti kemungkinan besar akan bacot goblok seperti beberapa ekor nastaik pecundang sakit hati berkepanjangan di atas.
Kebijakan kebijakan seperti ini yg justru akan mempengaruhi ekonomi makro. Bayangkan berapa banyak bisnis dan duit akan muter, cuma gara-gara motor bisa masuk sana, akses nya dibuka. Ojek jalan. Pesan antar jalan. Dagang makan bungkus jalan dsb....

Penghuni Sudirman juga pasti seneng, punya pilihan jajanan yg lebih beragam dan terjangkau.

Yg dagang jalan, yg beli senang....


yg gak seneng cuman NASTAK laknat
padahal nastak yg kerja di sudirman juga pasti jajannya di PKL kan? pesen apa2 pake Go-Jek. Trus ke kantor pake Go-Jek.
Kalo motor gak boleh lewat Sudirman, sbnernya mreka susah sndiri, tapi demi Nabi nya mereka, ya gondok nya telen sendiri.

Nastak yg ngantor di sekitaran Thamrin, khususnya yg pake motor, GUE YAKIN pasti ngeluh kena macet di jalan Agus Salim sampe Sabang, Tanah Abang gara2 peralihan arus yg tadinya bisa lewat depan, malah pada lewat belakang. Tapi apa boleh buat? Hati ini dan jiwadi korbankan demi Nabi maha Suci nya

sbnernya banyak NASTAK dan non Poros kek gue yang ngeluh, cuman pasti di bully2 sama NASTAK versi LAKNAT yang mendewakan si Nabi
Quote:Original Posted By pedosuci


kayak Singapura pake ERP padahal pajak kendaran sudah tinggi.

Benar-benar kurang ajar nih ASU tiru SIngapura, mau cinaisasi Jakarta.


DUET Maut Gubernur-Wagaberner paling nggak konsisten sepanjang sejarah DKI wkwkwk
Quote:Original Posted By caldbolg1


yg gak seneng cuman NASTAK laknat
padahal nastak yg kerja di sudirman juga pasti jajannya di PKL kan? pesen apa2 pake Go-Jek. Trus ke kantor pake Go-Jek.
Kalo motor gak boleh lewat Sudirman, sbnernya mreka susah sndiri, tapi demi Nabi nya mereka, ya gondok nya telen sendiri.

Nastak yg ngantor di sekitaran Thamrin, khususnya yg pake motor, GUE YAKIN pasti ngeluh kena macet di jalan Agus Salim sampe Sabang, Tanah Abang gara2 peralihan arus yg tadinya bisa lewat depan, malah pada lewat belakang. Tapi apa boleh buat? Hati ini dan jiwadi korbankan demi Nabi maha Suci nya

sbnernya banyak NASTAK dan non Poros kek gue yang ngeluh, cuman pasti di bully2 sama NASTAK versi LAKNAT yang mendewakan si Nabi


Itulah....
Beberapa ekor nastaik memang dungu goblok karena benci atau justru bukan orang Jakarta yg gak pernah nongkrong di Sudirman

Klo gw fair aja. Pekok gw goblokin, bagus gw puji
Nah kan kemaren ngomong gak pake erp
Tinggal kerjasama sama bank bumn yang punya mesin on board unit aja kalo gitu