alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a064fcac2cb17b74d8b4593/kemendagri-waspadai-kepercayaan-aliran-sesat
Kemendagri Waspadai Kepercayaan Aliran Sesat
Kemendagri Waspadai Kepercayaan Aliran Sesat

Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan tentang pencantuman aliran kepercayaan di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu Keluarga (KK). Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut pihaknya bakal berhati-hati melaksanakan putusan itu. Khususnya dalam menyisir data mengenai aliran kepercayaan.


'Nanti akan kita cross check lagi (data Kemendikbud) ke Jaksa Agung Muda Intel di Kejagung, mana nih yang memang sah, kategori aliran sesat kan ada juga. Maka secara prinsip pemerintah akan melaksanakan MK yang mengikat tapi pendataannya kami butuh waktu,' kata Tjahjo di kantornya, Jumat 10 November 2017.


Saat ini koordinasi tengah dilakukan dengan Kemendikbud, Kemenag dan berbagai pihak untuk menyisir data yang disuguhkan Kemendikbud. Sebab dari situ baru diketahui organisasi penghayat kepercayaan saja. Jika melihat datanya, satu kepercayaan di wilayah tertentu bisa saja diwakili dua organisasi atau lebih.


Dalam data itu juga ada organisasi yang aktif dan tidak aktif, sehingga perlu dicek kembali. 'Sekarang ini dengan keputusan MK kami perlu hati-hati. Tim kami akan kontak ke Depag dulu, tokoh-tokoh agama,' kata Tjahjo.


Sebelumnya, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh membeberkan jumlah organisasi kepercayaan berdasarkan data Kemendikbud. Diketahui ada 187 organisasi yang mengakomodir penghayat kepercayaan.


Menurut data, organisasi paling banyak berada di wilayah Jawa Tengah, yakni sebanyak 53 organisasi. Dari jumlah itu hanya 48 organisasi yang aktif. Di antaranya Paguyuban Kulowargo Kapribaden dan Paguyuban Pancasila Handayaningrat di Surakarta.


Posisi kedua ada di Jawa Timur dengan 50 organisasi dan 43 yang aktif. Antara lain Paguyuban Kawruh Kebatinan Jowo Lugu dan Paguyuban Lebdho Guno Gumelar di Surabaya. Disusul oleh Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 25 organisasi. Dari jumlah itu hanya 19 yang aktif, seperti Hangudi Bawono Tata Lahir Batin dan Kasampurnan Jati.


Sementara di DKI Jakarta ada 14 organisasi dengan 12 organ yang aktif, seperti Paguyuban Mersudi Kaluhuraning Budi Pekerti dan Paguyuban Penghayat Kapribaden. Data di daerah lain organisasi penghayat bisa dibilang hitungan jari, kecuali di Sumatera Utara dengan 12 organisasi dan 11 yang aktif. Dari sisi keaktifan, hanya 160 dari 187 organisasi yang terekam aktif. Sebanyak 27 sisanya tidak aktif.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/politik/...n-aliran-sesat

---

KEMENDAGRI GAN??? apa ane ga salah baca? bukankah ini masuk ranah departemen agama?