alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59e573901854f702488b4567/menteri-susi-pemerintah-akan-bangun-konglomerasi-pribumi
Menteri Susi: Pemerintah akan Bangun Konglomerasi Pribumi
Menteri Susi: Pemerintah akan Bangun Konglomerasi Pribumi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti mengeluarkan kebijakan afirmatif yang diarahkan pada program pembangunan konglomerasi pribumi yang selama ini dinilai tertinggal jauh dari pengusaha non-pribumi.

Ia mengatakan kebijakan itu merupakan bentuk komitmen pemerintah mendorong perkembangan pengusaha dalam negeri atau pribumi. Terutama para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bidang kelautan dan perikanan.

Menurut Susi, kebijakan afirmatif atau keberpihakan kepada pribumi dilakukan agar memberi kekuatan bagi pengusaha lokal. Sebab, pribumi belum siap bertarung dengan non-pribumi.

“Sekarang, pemerintah akan menggulirkan program membangun konglomerasi pribumi, membangun perusahaan pribumi, supaya kuat,” kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 18 Januari 2017. Dia mengatakan kebijakan tersebut didasarkan pada komitmen pemerintah untuk memperbaiki ketimpangan ekonomi yang terjadi di Indonesia.

Ia menyebutkan, saat ini, 53 persen tanah negara dikuasai rasio 0,0003 penduduk Indonesia. Menurut dia, satu korporasi besar non-pribumi bisa menguasai hingga 12-20 juta hektare tanah negara.

Susi menuturkan lemahnya pertumbuhan ekonomi di beberapa daerah di Indonesia, terutama Sumatera dan Kalimantan, terjadi akibat dominasi penguasaan lahan oleh pengusaha asing. Dominasi korporasi oleh non-pribumi ini dinilai telah memperlebar rasio ketimpangan ekonomi sandang, pangan, dan kehidupan hingga 0,41.

Susi menegaskan affirmative policy harus dilakukan sehingga pemerintah punya keberpihakan. “Bukan kami menganggap non-pribumi atau non-Indonesia asli itu bukan bangsa Indonesia, bukan itu. Namun, melihat situasi dan kondisi saat sekarang, di mana satu persen penduduk menguasai 70 persen ekonomi Indonesia,” kata dia.

Pemerintah akan berpihak kepada pribumi, salah satunya dengan mempermudah izin usaha untuk pribumi. Menurut Susi, itu diperlukan agar nelayan Indonesia tidak tertindas oleh aktivitas korporasi-korporasi besar non-pribumi. Affirmative policy ini ditujukan untuk membangun bangsa dengan menjaga keseimbangan dan keadilan.

Susi menilai, jika tidak diberlakukan affirmative policy, nelayan tidak bisa mendapat ikan. “Wong di tengah laut (hasil laut) diambilin.” Ia melanjutkan, pengetahuan orang Bitung dalam memancing pasti kalah dengan orang Filipina. Apabila mereka tidak dikasih jeda untuk belajar, mereka tidak akan menang sampai kapan pun. “Di sinilah pemerintah sebagai regulator. Regulating itu termasuk adjusting, adjuster,” ujarnya.

Namun Susi tak menampik, selama ini, sekitar 60-70 persen APBN, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, masih dikuasai pemborong non-pribumi. Karena itu, ia mengarahkan jajarannya untuk memberikan kesempatan kepada pengusaha UMKM pribumi memenangkan proyek.

Dia juga akan menindak tegas jajarannya yang diketahui bersekongkol untuk menguntungkan asing dan lemah komitmennya terhadap affirmative policy.

Susi optimistis apabila jajarannya, semua petugas negara, dan departemen lain berpikir sama, dalam 5 tahun ke depan akan banyak pengusaha-pengusaha Indonesia yang tangguh. Sebab, mereka mendapatkan kesempatan mempunyai proyek dari pemerintah.

https://bisnis.tempo.co/read/837459/...merasi-pribumi

KOK NGGAK ADA YANG PROTES ?
emoticon-Bingung emoticon-Bingung
kagak ada lah, soalnya bukan Anies yang bilang emoticon-Big Grin
gw protes emoticon-Mad (S)

jangan tiru malonjing yg mengkotakan warganya berdasar ras, akan jadi bom waktu
Karena contoh kasusnya yg diambil susi, nelayan bitung vs filipina. Gk jelas non pribumi = asing seperti nelayan filipin ato perusahaan asing yg mengusai hutan indo seperti wilmar group dari sgp, ato gimana.
Quote:Original Posted By hamizan77
kagak ada lah, soalnya bukan Anies yang bilang emoticon-Big Grin


Aneh kan gan ?
Padahal bu Susi lebih blak blakan ngomongnya emoticon-Shutup

emoticon-Cape d... emoticon-Cape d...
nastaik beneran makan taik ini lama2 mas farhat tengok emoticon-Ngakak
Kagak adalah itu yang ngomong kan junjungan nastak. Mana berani ngelawan omongan junjungannya
Dari jaman Beye sudah mulai gan.. Banyak pengusaha2 lokal yang mulai berkiprah. Dan memang gak ada cara lain untuk menghilangkan ketimpangan ekonomi selain memajukan dan mengembangkan pengusaha-pengusaha lokal.
Quote:Original Posted By middleofnowh3r3
Karena contoh kasusnya yg diambil susi, nelayan bitung vs filipina. Gk jelas non pribumi = asing seperti nelayan filipin ato perusahaan asing yg mengusai hutan indo seperti wilmar group dari sgp, ato gimana.


Baca lagi blog

Namun Susi tak menampik, selama ini, sekitar 60-70 persen APBN, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, masih dikuasai pemborong non-pribumi. Karena itu, ia mengarahkan jajarannya untuk memberikan kesempatan kepada pengusaha UMKM pribumi memenangkan proyek.

hmmm intinya kayak program bumiputera malaysia yah. emang ada kan gosip2 kalo konglomerat katanya sampe punya gunung di sumatra. emoticon-Shakehand2
Quote:Original Posted By middleofnowh3r3
Karena contoh kasusnya yg diambil susi, nelayan bitung vs filipina. Gk jelas non pribumi = asing seperti nelayan filipin ato perusahaan asing yg mengusai hutan indo seperti wilmar group dari sgp, ato gimana.


Emang anies nyebut non pribumi itu etnis cina?
Setuju dengan pemerintah yang mau memeperkuat PRIBUMI

emoticon-thumbsup
emoticon-thumbsup emoticon-thumbsup emoticon-thumbsup emoticon-thumbsup
silahkan diributken emoticon-Big Grin
Menteri Susi: Pemerintah akan Bangun Konglomerasi Pribumi



anis lagi nyeritain penjajahan masa batavia, cuma sekali nyebut pribumi dalam pidato panjangnya yg juga pancasila, kebersamaan, dll. dan gak ada nyebut cina

tapi kenapa celeng2 antek penjajah pada baper, gak seneng liat pribumi maju bersama bahagia kotanya emoticon-Big Grin

Menteri Susi: Pemerintah akan Bangun Konglomerasi Pribumi
Quote:Original Posted By gopublic245
Menteri Susi: Pemerintah akan Bangun Konglomerasi Pribumi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti mengeluarkan kebijakan afirmatif yang diarahkan pada program pembangunan konglomerasi pribumi yang selama ini dinilai tertinggal jauh dari pengusaha non-pribumi.

Ia mengatakan kebijakan itu merupakan bentuk komitmen pemerintah mendorong perkembangan pengusaha dalam negeri atau pribumi. Terutama para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bidang kelautan dan perikanan.

Menurut Susi, kebijakan afirmatif atau keberpihakan kepada pribumi dilakukan agar memberi kekuatan bagi pengusaha lokal. Sebab, pribumi belum siap bertarung dengan non-pribumi.

“Sekarang, pemerintah akan menggulirkan program membangun konglomerasi pribumi, membangun perusahaan pribumi, supaya kuat,” kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 18 Januari 2017. Dia mengatakan kebijakan tersebut didasarkan pada komitmen pemerintah untuk memperbaiki ketimpangan ekonomi yang terjadi di Indonesia.

Ia menyebutkan, saat ini, 53 persen tanah negara dikuasai rasio 0,0003 penduduk Indonesia. Menurut dia, satu korporasi besar non-pribumi bisa menguasai hingga 12-20 juta hektare tanah negara.

Susi menuturkan lemahnya pertumbuhan ekonomi di beberapa daerah di Indonesia, terutama Sumatera dan Kalimantan, terjadi akibat dominasi penguasaan lahan oleh pengusaha asing. Dominasi korporasi oleh non-pribumi ini dinilai telah memperlebar rasio ketimpangan ekonomi sandang, pangan, dan kehidupan hingga 0,41.

Susi menegaskan affirmative policy harus dilakukan sehingga pemerintah punya keberpihakan. “Bukan kami menganggap non-pribumi atau non-Indonesia asli itu bukan bangsa Indonesia, bukan itu. Namun, melihat situasi dan kondisi saat sekarang, di mana satu persen penduduk menguasai 70 persen ekonomi Indonesia,” kata dia.

Pemerintah akan berpihak kepada pribumi, salah satunya dengan mempermudah izin usaha untuk pribumi. Menurut Susi, itu diperlukan agar nelayan Indonesia tidak tertindas oleh aktivitas korporasi-korporasi besar non-pribumi. Affirmative policy ini ditujukan untuk membangun bangsa dengan menjaga keseimbangan dan keadilan.

Susi menilai, jika tidak diberlakukan affirmative policy, nelayan tidak bisa mendapat ikan. “Wong di tengah laut (hasil laut) diambilin.” Ia melanjutkan, pengetahuan orang Bitung dalam memancing pasti kalah dengan orang Filipina. Apabila mereka tidak dikasih jeda untuk belajar, mereka tidak akan menang sampai kapan pun. “Di sinilah pemerintah sebagai regulator. Regulating itu termasuk adjusting, adjuster,” ujarnya.

Namun Susi tak menampik, selama ini, sekitar 60-70 persen APBN, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, masih dikuasai pemborong non-pribumi. Karena itu, ia mengarahkan jajarannya untuk memberikan kesempatan kepada pengusaha UMKM pribumi memenangkan proyek.

Dia juga akan menindak tegas jajarannya yang diketahui bersekongkol untuk menguntungkan asing dan lemah komitmennya terhadap affirmative policy.

Susi optimistis apabila jajarannya, semua petugas negara, dan departemen lain berpikir sama, dalam 5 tahun ke depan akan banyak pengusaha-pengusaha Indonesia yang tangguh. Sebab, mereka mendapatkan kesempatan mempunyai proyek dari pemerintah.

https://bisnis.tempo.co/read/837459/...merasi-pribumi

KOK NGGAK ADA YANG PROTES ?
emoticon-Bingung emoticon-Bingung



BACA yg di BOLD

Biasanya kalo ngomong pribumi - non pribumi banyak yg protes emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By gopublic245


Baca lagi blog

Namun Susi tak menampik, selama ini, sekitar 60-70 persen APBN, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, masih dikuasai pemborong non-pribumi. Karena itu, ia mengarahkan jajarannya untuk memberikan kesempatan kepada pengusaha UMKM pribumi memenangkan proyek.



Lalu? Tetep aja ambigu, karena dia juga bilang nelayan filipin vs bitung. Lagian kalo pemborong, saya gk yakin segampang itu bisa tau itu pri non pri, karena banyak yg kerjasama ato pake pt cv atas nama.
karena anies keturunan arab, tapi ngomong pribumi non-pribumi. ngaku pribumi pula
Quote:Original Posted By pewartaberita


Emang anies nyebut non pribumi itu etnis cina?


Yah gk tao, tapi yg jelas anies gk memperjelas. Kalo susi ada sebut contoh kasus bitung vs filipin.
Quote:Original Posted By americano
BACA yg di BOLD


pada ga di baca brayemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By pewartaberita
Emang anies nyebut non pribumi itu etnis cina?


Berarti boleh akrab sama pribumi kayak gini ya? emoticon-Wkwkwk
Quote:Original Posted By hawk
Menteri Susi: Pemerintah akan Bangun Konglomerasi Pribumi
Dikelilingi 9 naga emoticon-Kagets