alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Tragedi Berdarah Anti-Komunis di Indonesia (1965-1966)
4.16 stars - based on 19 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59d392c2529a45da018b4570/tragedi-berdarah-anti-komunis-di-indonesia-1965-1966

Tragedi Berdarah Anti-Komunis di Indonesia (1965-1966)

Quote:


Pada awal Oktober 1965, kampanye propaganda militer mulai menyapu Indonesia, dan berhasil meyakinkan baik masyarakat Indonesia dan internasional bahwa peristiwa Gerakan 30 September adalah sebuah "kudeta Komunis", dan bahwa pembunuhan jenderal fraksi sayap kanan TNI tersebut adalah kekejaman pengecut terhadap para pahlawan Indonesia. Dalam kampanye tersebut, Gerakan 30 September disebut "Gestapu" (dari "Gerakan September Tigapuluh"). Tentara, bertindak atas perintah Soeharto dan diawasi oleh Nasution, memulai kampanye agitasi dan hasutan untuk melakukan kekerasan berdarah dikalangan warga sipil Indonesia yang ditujukan untuk masyarakat pendukung dan simpatisan ideologi Komunis, dan bahkan terhadap Presiden Soekarno sendiri. Penyangkalan PKI tentang keterlibatan mereka dalam G30S hanya pengaruh yang kecil. Rezim Soekarno dengan cepat menjadi tidak stabil, dengan Angkatan Darat menjadi satu-satunya kekuatan yang tersisa untuk menjaga ketertiban.

Pada pemakaman Ade Irma, putri A.H Nasution yang meninggal dalam peristiwa G30S, Komandan Angkatan Laut Laksamana Martadinata memberi sinyal pada para ulama dan pemimpin Muslim untuk menyerang Komunis. Pada tanggal 8 Oktober, kantor pusat PKI dijarah dan dibakar habis dan petugas pemadam kebakaran hanya berdiri diam. Mereka kemudian berdemonstrasi massal menuntut pembubaran Partai Komunis Indonesia. Rumah-rumah tokoh senior partai, termasuk ketua PKI D.N. Aidit, M.H. Lukman dan Nyoto juga dibakar. Tentara kemudian memimpin kampanye untuk membersihkan masyarakat Indonesia, pemerintah dan angkatan bersenjata dari elemen partai komunis dan organisasi massa berhaluan kiri lainnya. Para pemimpin dan anggota PKI segera ditangkap, beberapa langsung dieksekusi mati tanpa pengadilan apapun.

Pada tanggal 18 Oktober, sebuah deklarasi dibacakan melalui semua stasiun radio yang dikendalikan militer, menyatakan bahwa Partai Komunis Indonesia adalah partai terlarang. Larangan tersebut termasuk semua "onderbouw"-nya (sayap organisasi) seperti organisasi pemuda dan perempuan, asosiasi petani, intelektual dan kelompok mahasiswa, dan serikat buruh SOBSI. Pada saat itu, tidak jelas apakah larangan ini hanya diterapkan terhadap Jakarta (yang saat itu dikuasai oleh TNI Angkatan Darat), atau seluruh Republik Indonesia. Namun, larangan itu segera digunakan sebagai dalih oleh Tentara Nasional Indonesia untuk pergi diseluruh Indonesia melaksanakan hukuman di luar hukum, termasuk penangkapan massal dan eksekusi kilat, terhadap siapapun yang dicurigai pendukung kelompok kiri atau komunis, dan loyalis Soekarno. Saat penyebaran kekerasan berdarah tersebut, Soekarno mengeluarkan perintah untuk mencoba menghentikannya, tetapi ia diabaikan. Dia juga menolak untuk menyalahkan PKI untuk peristiwa "kudeta" tersebut, apalagi melarangnya seperti yang dituntut oleh TNI Angkatan Darat. Namun, meski Soeharto dan Nasution semakin curiga tentang peran Soekarno dalam peristiwa itu, TNI Angkatan Darat enggan untuk menghadapi Soekarno langsung karena popularitasnya yang masih luas.

Dimulai pada akhir Oktober 1965, dan dipicu oleh kebencian masyarakat yang terpendam, TNI dan sekutu sipilnya (terutama kelompok vigilante Muslim) mulai membunuhi orang-orang yang ada hubungan dengan PKI maupun onderbouw-nya, baik yang hanya diduga maupun yang memang betul. Pembunuhan dimulai di ibukota, Jakarta, menyebar ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan kemudian Bali. Meskipun pembunuhan terjadi di seluruh Indonesia, yang terburuk berada di kubu PKI Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sumatera Utara. Pembantaian mencapai puncaknya selama sisa tahun 1965, sebelum mereda pada bulan-bulan awal tahun 1966. Perkiraan jumlah korban tewas dari berbagai kekerasan ini berkisar dari lebih dari 100.000 sampai 3 juta, namun kebanyakan sejarawan menerima figur sekitar 500.000. Banyak orang lain juga dipenjara dan selama sepuluh tahun ke depannya, orang-orang masih ditangkap dan dipenjarakan sebagai tersangka. Diperkirakan bahwa sebanyak 1,5 juta orang dipenjarakan atas dasar dugaan pendukung komunisme pada satu saat di masa tersebut. Sebagai hasil dari pembersihan tersebut, salah satu dari tiga pilar pendukung Soekarno, Partai Komunis Indonesia, telah secara efektif dihilangkan oleh dua lainnya, yaitu militer dan politik Islam.


sumber: Robert Cribb (2004). "The Indonesian Genocide of 1965-1966."
sumber
Diubah oleh ryan.manullang
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 23
interesting topic, as always, ngebicarain pki serta dalang sebenarnya dibalik peristiwa ini merupakan hal yang benar2 menarik..
kita tidak bisa hanya melihat sejarah dalam satu sudut pandang, fakta mengatakan pada saat sebelum gerakan 30S dimulai, Indonesia sedang mengalami krisis ekonomi yang parah, hal ini ditambah dengan desas desus pembentukan dewan jendral yang katanya akan mencoba melakukan kudeta..
hal ini jelas membuat rakyat makin resah..
walaupun diakhir, Ir. Soekarno mengecam dan menolak mendukung tindakan G30S yang menegaskan jika Ir. Soekarno bukan dalang sebenarnya..
sebuah teori yang dikemukakan oleh John D. Legge, menyebutkan jika tidak ada pemeran tunggal dan skenario besar dalam peristiwa G30S (teori chaos)..
menurutnya, kejadian ini hanya merupakan unsur2 nekolim (negara barat), pimpinan PKI yang keblinger, serta oknum2 ABRI. semuanya pecah dalam improvisasi lapangan..
menurut saya, ini merupakan teori paling bisa dipegang untuk menjelaskan G30S, karena teori ini cenderung netral dan teori yang lain, masih menjadi sebuah perdebatan hebat, yang kebenarannya masih belum terungkap..
Quote:


kalo disadari yg hebat dri yg terhebat adalah hasil indoktrinasi mengenai 1965 pada hari ini oom.
hehehe
coba lihat reaksi org kalo berbicara PKI. bagaikan berbicara mengenai Tuhan yg dicela hehe
Kalo yg dibantai sampai 1 juta, kenapa foto-foto nya cuma ada 1 doang?emoticon-Wakaka

itu aja foto tahun 1948emoticon-Wakaka

Bantahan terhadap asumsi dan cocokmologi yang berusaha mengaitkan G30S dengan pak Harto

Quote:

kok kudeta gimana..

G30S itu operasi untuk mengamankan pemerintahan karno dari ancaman kudeta yg akan dilakukan Dewan Jendral (Jendral AD yang diculik dan dimasukkan ke lubang buaya)

G30S itu operasi yang dilakukan Cakrabirawa (Pro-PKI/di bawah kendali Biro Chusus CC PKI) untuk mengamankan pemerintahan karno dari ancaman kudeta yg akan dilakukan Dewan Jendral (Jendral AD yang diculik dan dimasukkan ke lubang buaya)

Kalo yang membangkang tuh cuma PNS sih gampang... tinggal panggil trus pecat/mutasi dinas.

Masalahnya yang membangkang tuh bukan karyawan biasa, mereka adalah para Perwira Tinggi yang mengkomando seluruh TNI-AD di Indonesia. Mereka punya Ratusan ribu pasukan dan Alutsista buat melakukan gerakan kudeta pemerintahan karno.

Para PATI AD yang membangkang tsb ga bakal mau nurutin perintah karno.. Cukup 1 tank .. hancur lebur itu karno & Aidit.. Makanya perlu dilakukan operasi G30S untuk menghabisi para Jendral AD yang ingin mengkudeta karno

Pangkohanudnas/ Pangdam/ Pangdivif/ Danjen Kopassus/ Pangkoarmada/ Pangkolinlamil/ Pangkoopsau juga ga diculik kok

Targetnya kan cuma PATI yang memegang jabatan tertinggi di AD.

Menko Hankam/Kasab : Jenderal TNI A.H. Nasution - Bintang 4
MenPangad : LetJend A. Yani*
- Bintang 3
Deputi I MenPangad : Mayjen Mursid
Deputi II MenPangad : Mayjen Suprapto*
Deputi III MenPangad : Mayjen MT Haryono
Asisten I MenPangad : Mayjen S. Parman

Asisten II MenPangad : Mayjen Djamin Ginting
Asisten III MenPangad : Mayjen Pranoto Reksosamudro
Asisten IV MenPangad : Brigjen DI Panjaitan
Asisten V MenPangad : Mayjen Soeprapto Soekowati
Asisten VI MenPangad : Brigjen Soedjono
Asisten VII Menpangad : Brigjen Alamsjah Prawiranegara
Inspektur Kehakiman AD : Brigjen Sutoyo*
Pangkostrad : Mayjen Suharto - Bintan 2
Pangdam Jaya : Mayjen Umar Wirahadikusumah


Satu2nya deputi Menpangad yg ga diculik adalah Mayjend Mursyid

Tidak masuknya Mayjen Mursyid dalam daftar, seperti yang sudah disebutkan, selain dianggap jenderal Soekarnois, Resimen Cakrabirawa yang dikomandoi Brigjen Sabur dalam struktur AD berada dibawah pembinaan Deputy I Kasad. Atas pertimbangan itu pula Mayjen Mursyid tidak dijadikan target.

Quote:


Bantahan:
a. - Masalah udah selesai, Soeharto dibina di Seskoad oleh Mayjend Gatot Subroto. Itu kejadian lama, faktanya jaman A. Yani jadi Menpangad, Soeharto diangkat menjadi Pangkostrad.
- Nasution diangkat menjadi ketua MPRS saat pemerintahan Soeharto

b. Itu untuk mengamankan para jendral dari rencana penculikan para Jendral AD oleh Dewan Revolusi PKI

Quote:

Bantahan
c. Pangkohanudnas/ Pangdam/ Pangdivif/ Danjen Kopassus/ Pangkoarmada/ Pangkolinlamil/ Pangkoopsau juga ga diculik kok. Pankostrad tuh bukan jabatan strategis, jabatan strategis adalah Menpangad, Deputi Menpangad, dan Asisten Menpangad
- NGAWUR, Deputi I Menpangad adalah Mayjen Mursyid
- Goblok bgt, Cakrabirawa yg melakukan penculikan tuh jumlahnya ga lebih dari 60 orang. Pengen disate sama orang2 kostrad?


Quote:

Bantaahan:
d. - Sudah jelas di situ Latief melaporkan akan adanya gerakan pada besok pagi harinya untuk menggagalkan rencana Coup D’etat dari Dewan Jendral. Bukan melaporkan akan melakukan kudeta pemerintahan Soekarno
- Emang sesama tentara ga boleh akrab gitu? lagian ga cuma harto yg akrab dengan Letkol Untung. Justru pas tahun 1965, Letkol Untung tuh akrab sama karno
- Lu bilang harto mau kudeta pemerintahan karno, tapi udah jelas Latief melaporkan akan adanya gerakan pada besok pagi harinya untuk menggagalkan rencana Coup D’etat dari Dewan Jendral. Bukan melaporkan akan melakukan kudeta pemerintahan Soekarno.

Pake perspektif saat itu dong, jangan pake perspektif sekarang. Jaman itu, tindakan G30S dianggap sebagai tindakan yg benar. Karena operasi G30S mengamankan pemerintahan Karno.

Pemerintahan waktu itu kan dipegang Soekarno.. Latief kan menduga kalo Soeharto loyal sama pak Karno.

Keadaan waktu itu kan berbeda sama jaman sekarang
Sebelum peristiwa G30S, para Perwira Tinggi yang yang membangkang Karno dianggap makar. Sebaliknya, pasca operasi pembersihan G30S, justru semua yang mendukung G30S dianggap makar

Quote:


bantahan:
- Tahun 1965, Kolonel Latief adalah Cakrabirawa loyalis Soekarno
- Tahun 1965, Kolonel Untung adalah Cakrabirawa loyalis Soekarno
- Lu bilang harto mau kudeta pemerintahan karno, tapi udah jelas Latief melaporkan akan adanya gerakan pada besok pagi harinya untuk menggagalkan rencana Coup D’etat dari Dewan Jendral. Bukan melaporkan akan melakukan kudeta pemerintahan Soekarno.

- Pada saat G30S, Untung-Latief-Sjam itu bukan anak buah Pangkostrad (harto). Tapi anak buah Deputi I Menpangad Mayjen Mursyid.

Kan sudah jelas,Latief melaporkan akan adanya gerakan pada besok pagi harinya untuk menggagalkan rencana Coup D’etat dari Dewan Jendral.

Pake perspektif saat itu dong, jangan pake perspektif sekarang. Jaman itu, tindakan G30S dianggap sebagai tindakan yg benar. Karena operasi G30S mengamankan pemerintahan Karno.

Pemerintahan waktu itu kan dipegang Soekarno.. Latief kan menduga kalo Soeharto loyal sama pak Karno.

Keadaan waktu itu kan berbeda sama jaman sekarang
Sebelum peristiwa G30S, para Perwira Tinggi yang yang membangkang Karno dianggap makar. Sebaliknya, pasca operasi pembersihan G30S, justru semua yang mendukung G30S dianggap makar


Quote:

- Itu jaman dulu banget, jauh sebelum G30 S. Lagian bukan cuma harto yang mengenal baik Sjam.
- Sjam adalah ketua biro chusus CC PKI


Quote:

- PKI melancarkan operasi G30S dengan tujuan berusaha mempertahankan pemerintahan Soekarno, bukan merebut kekuasaan

Quote:

Bukan kudeta.. Ga ada yg bilang kudeta
PKI berusaha menyingkirkan Jendral2 AD yang anti-PKI (Kontra revolusioner)

Quote:


Kegagalan tersebut di luar rencana. Gagal karena Nasution berhasil lolos berkat pengorbanan Pierre Tendean yg mengaku sebagai Nasution.

Quote:

- Tujuan utama adalah culik dan eksekusi semua Dewan Jendral
- komandan Pasukan Pasopati (Cakrabirawa & Brigif) yang menjadi operator G30S, ia adalah tokoh kunci. Ia bertanggung jawab terhadap operasi penculikan jenderal-jenderal pimpinan AD.

Quote:

- Kalo dicabut, ya jelas ada peluang bangkit
- Tiongkok juga negara kapitalis, tapi sistem pemerintahan 1 partai komunis.
- Jika PKI dibangkitkan, Tujuan utama adalah membuat politik 1 partai agar bisa langgeng menjadi penguasa

Quote:

- Tujuan pembangkitan PKI adalah politik 1 partai
- Dulu 1948, rakyat juga trauma.. Tapi faktanya bisa masuk Top 4 di Pemilu 1955
Quote:


1. Seandainya G30S berhasil dan Nasution tidak lolos, yang paling diuntungkan adalah Karno dan PKI
2. Pangkohanudnas/ Pangdam/ Pangdivif/ Danjen Kopassus/ Pangkoarmada/ Pangkolinlamil/ Pangkoopsau juga ga diculik kok
3. Semua anggota Mabes TNI AD juga tahu kok kalo akan ada aksi penculikan para Jendral AD. Sejak 2 minggu sebelum G30S, semua rumah Jendral dijaga ketat oleh tentara. Tapi justru pas hari H, semua pasukan penjaga udah ditarik lagi, karena menganggap isu tersebut tidak ada.
4. G30S adalah operasi untuk mengamankan pemerintahan karno dari ancaman kudeta yg akan dilakukan Dewan Jendral (Jendral AD yang diculik dan dimasukkan ke lubang buaya). PKI berusaha menyingkirkan Jendral2 AD yang anti-PKI (Kontra revolusioner). Bukan kudeta.
5. Dalam keadaan genting, Pangkostrad adalah pihak yang paling netral. Deputi I Menpangad adalah pimpinan Carabirawa, jadi bakal ga obyektif menangani kasus G30S.
6. Dalang G30S adalah PKI+Karno+Omar Dhani
7. Sangat besar kemungkinannya PKI bangkit.
Diubah oleh l4d13put
Quote:


hehehe
kalo bicarain komunis ana tidak faham emoticon-Hammer (S)

mungkin ane perlu nonton Girls Un Panzer dulu emoticon-Traveller
Quote:


Bener juga yah...
emoticon-Bingung
Quote:


itu aja foto eksekusi tahun 1948, lihat tuh celana pdl tentara-nyaemoticon-Wakaka
Quote:


Kalo kejadian thn 1965 org2 pd takut moto ato bijimane yah???
emoticon-Matabelo
Quote:


katanya yg eksekusi rakyat sendiri, kok cuma moto takut?emoticon-Wakaka
Diubah oleh l4d13put
Quote:


Mungkin takut di-eksekusi juga...
No pic, biar gak ada bukti bwt masa yg akan datang... emoticon-Big Grin


Pada pertengahan abad ke-9, stabilitas negara terganggu dengan munculnya gerakan Kristen fanatik yang mencari kemartiran. Namun, Gereja Kristen lainnya di seluruh Al-Andalus tidak menaruh simpati pada gerakan itu, karena pemerintah Islam mengembangkan kebebasan beragama. Penduduk Kristen diperbolehkan memiliki pengadilan sendiri berdasarkan hukum Kristen. Peribadatan tidak dihalangi. Lebih dari itu, mereka diizinkan mendirikan gereja baru, biara, di samping asrama rahib atau lainnya. Mereka juga tidak dihalangi bekerja sebagai pegawai pemerintahan atau menjadi karyawan pada instansi militer.


https://m.kaskus.co.id/thread/59c36649e052279d458b4568/al-andaluscita-rasa-peradaban-islam-di-tanah-eropa



perang sudah mendekat bebemoticon-Cool
kalo kita sendiri sendiri,ia mudah kecaplok negara adidaia ntar emoticon-Takut

Tragedi Berdarah Anti-Komunis di Indonesia (1965-1966)Tragedi Berdarah Anti-Komunis di Indonesia (1965-1966)


https://m.kaskus.co.id/thread/59ac83e21cbfaa343f8b4569/hati-hati-ganpropaganda-khilafahdalam-serial-naruto/


Tragedi Berdarah Anti-Komunis di Indonesia (1965-1966)Tragedi Berdarah Anti-Komunis di Indonesia (1965-1966)
Tragedi Berdarah Anti-Komunis di Indonesia (1965-1966)

Tragedi Berdarah Anti-Komunis di Indonesia (1965-1966)
Tragedi Berdarah Anti-Komunis di Indonesia (1965-1966)



emoticon-Leh Uga
Diubah oleh egag
Quote:


emangnya tiap satu orang yang dibantai harus difoto semua?

logika yang aneh
Quote:


Pertanyaan yg tepat adalah, kenapa ga ada fotonya sama sekali? Jadi pembantaian itu sebenernya cuma omong kosong Sudisman aja atao emang nyata?emoticon-Leh Uga
Quote:


setidaknya foto mayat yg dieksekusi aja kalo memang takut dituntut di pengadilan.

Lagian itu operasi kan legal, menangkap semua kader PKI

Pertanyaannya, kenapa yg cuma simpatisan dieksekusi, padahal banyak kader partai dan organisasi PKI yang ditangkap hidup2 lalu di penjara? bahkan eksekutor para Jendral aja banyak yang masih hidup dan dibebaskan setelah era reformasi 1998

kan aneh, kalo memang mau eksekusi kan yang kader-nya dulu, bukan simpatisan..emoticon-Leh Uga

Jadi, kesimpulannya pembantaian dengan jumlah 1juta, 2 juta, 1 Milyar tersebut mengada-adaemoticon-Wakaka
trit menarik, tapi sayang sumber banyak simpang siur...
sejarah jaman oldemoticon-Hansip
waini.. history..:terimakasih
pki lg emoticon-Cape deeehh
hmm...

kurang paham sejarah pekai. bantu gembok aja.
Diubah oleh nvrstepback
Konspirasi kah? emoticon-Bingung
Halaman 1 dari 23


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di