alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kenapa Mall di Jakarta Banyak Yang Sepi
3.47 stars - based on 19 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59c403bb9e74046c5c8b4567/kenapa-mall-di-jakarta-banyak-yang-sepi

Kenapa Mall di Jakarta Banyak Yang Sepi



Menurut analisa pribadi saya banyaknya mall yang sepi di kota besar, karena pertumbuhan mallnya itu sendiri tidak terkendali.

Kenapa Mall di Jakarta Banyak Yang Sepi

Banyaknya mall2 yang baru membuat warga jakarta terbagi konsentrasinya, sedangkan mall2 yang lama tidak ada inovasi terbaru untuk menarik pendatang agar berkunjung ke tempat mereka.

Belum lagi dengan layanan belanja online yang lebih praktis membuat banyak pengunjung yang rata2 pekerja dengan kesibukkan yang luar biasa lebih memanfaatkan jasa online ini.

Kenapa Mall di Jakarta Banyak Yang Sepi

Mall tipe middle up sekarang banyak yang kekurangan pengunjung, untuk mall tipe high dan low end masih banyak peminatnya, mall tipe high biasanya tidak hanya untuk berbelanja saja namun juga ada sarana yang bisa anda dapatkan di mall tersebut seperti ice skating, spa, biasanya juga mall tipe begini banyak diapit oleh apartment dan hotel yang mewah jadi para borjuis mau tidak mau mall ini masih ada tempat di hati mereka, seperti Mall Taman Anggrek, Grand Hyatt dan lainnya.

Untuk Mall middle low masih ada saja penggemarnya, biasanya harga lebih murah dan pengunjung middle low sengaja refreshing ke mall tersebut siapa tahu ada yang bisa kebeli karena harganya masih kejangkau untuk kantong mereka, seperti Pasar Baru, Atrium senen dll.

Kenapa Mall di Jakarta Banyak Yang Sepi

Untuk kategori middle up serba tanggung low juga harganya tak terjangkau up juga tanggung karena fasilitas yang disediakan mall ini dianggap lawas dan kurang inovatif, mungkin bisa kita lihat di Mall Blok.M Plaza.

Yang jelas pengunjung dengan gaya hidup metropolitan yang suka shopping ini akan terbagi dengan maraknya pembangunan mall baru yang dekat dengan wilayah tempat tinggalnya, atau tempat atau mall tersebut kurang inovasi dan yang terakhir dengan adanya online shop ini juga menggerus jumlah pengunjung yang datang ke mall.

Kenapa Mall di Jakarta Banyak Yang Sepi

Dan makin mewabahnya micro market serta uang elektronik bisa membuat mall konvesional menjadi legenda, lambat laun mereka gulung tikar diawali dari penjualan produk elektronik, karena banyaknya para seller bermain online dan menjual barang hanya dirumah, jadi cost sewa tempat bisa dipangkas akhirnya glodok sekarang semakin sepi makin ditinggalkan pengunjung.

Jadi bagaimana menurut kalian apa benar mall middle up terancam sepi..? Apa semua mall di sini mulai sepi ??

Ciaooo...




Penulis Ibrahim_r


Tambahan dari warga kaskus


Quote:


Diubah oleh Ibrahim_R
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 28
Quote:


Tepat sekali gan
Bisa jadi salah satu rembetan meradangnya pasar retail gan. Kemudahan mengakses E-commerce membuat ritel konvensional meradang, gimana enggak lah di e-commerce semuanya ada kita tinggal duduk manis dirumah.
Two year ago.....😁😁😁
ane gak tau kalo dijakarta gimana. kalo dipekanbaru masih rame sih.

kebanyakan datang dari kabupaten.
Karena sudah saatnya kita berpindah ke marketplace gan
banyak ya gan
Ada yang lucu sih, gw kan pernah kerja di SCBD ya. Coba dah ke kolong PP yang tembus-tembus halte Polda. Kalau hari kerja ramenya ya ampun apalagi orang ke bursa efek, tapi kalau libur atau Minggu sepinya kayak kuburan emoticon-Leh Uga padahal PP nya rame sama anak-anak Kidzania

Kebanyakan mall yang sepi itu karena nggak tahu mau menawarkan apa lagi. Konsep gak jelas, atau konsep copycat dipake. Contoh kasus copycat ada di Plaza Semanggi, dulu seinget gw pas kecil, konsep mall ini kayak Sency eh sekarang Lippo nya sendiri sebagai pengelola (yg punya veteran) copycat konsep Metos Detos, ya gimana kagak sepi jir

Anehnya ada mall yang rame banget bahkan terangkat namanya di jaman konsep mall dibilang uzur: kokas emoticon-Wakaka

Aksesibilitas emang kunci sih, ini masalah di banyaaaakkkk mall..... Secara umum kunci mall rame itu tiga, kuatin satu poin aja pasti rame banget

1. Akses
2. Barang yang ditawarin
3. Saingan (terutama dalam jarak 500 m)

Contoh yang punya tiga-tiganya itu Kokas, GI, PP. Akses arteri ke ketiga mall ini mudah, akses busway mudah, saingan jauh lokasinya dan beda pasarnya, ramenya membeludak emoticon-Matabelo

Contoh yang cuma punya 2 poin: Sarinah (busway punya halte dinamakan dirinya, akses mobil salah satu termudah, bahkan stasiun MRT juga boleh dinamai Sarinah, wong punya pemerintah, cuma lemahnya saingannya Jakarta theater tuh 11 12 yg ditawarkan). Contoh lain ratu plaza (akses + barang jualan), pasar pagi mangdu,

Contoh yang cuma punya 1 poin: BSD junction (akses), STC, beberapa blok Tanah Abang (barang jualan), Taman Palem (gak ada saingan)
Diubah oleh twisctre
mal dimana mana si sekarang. bentar lagi pada tutup mungkin emoticon-Frown
Orang jakarta lebih suka liburan daripada belanja ke mall skg

Jalan2 beli tiket pesawat dll
Beli barang online dipake jalan2
Pikiran tenang hati senang
Belum lg belanja online bisa pake cicilan.
Hari libur coba bre padat merayap emoticon-Betty
pembelinya ngak nambah, tapi mall nya nambah terus
mungkin karena ap ap mahal juga.. kondisi keuangan masyarakat baru lemah jadi dari pada pergi ke mall mending uang nya ditabung aj.... bisa buat jga jaga bila adbkebutuhan mendadak pula....
September meroket
kalo menurut ane ke mall macet & mahal bensinnya, lbh enak belanja online, ga perlu kena macet & mahal bensin
lebih ke karna onlineshop sepertinya
bokek kali emoticon-Cool
Gw malah lebih suka toko offline drpd online... Gw nyari aftersalesnya... Kalau beli online, bisa aja seller cm sebagai dropshipper... Trus kalau mau klaim gak jelas... Kalau offline, tinggal datang ketokonya aja...

Online? Via call atau wa? Gak dijawab bahkan di blokir... Testimoni negatif dihapus seller...

Mall sepi

Enakan belanja online,satu barang bisa lihat dengan perbandingan harganya sampai puluhan,jadi tinggal cari dah yang murah.
Sekarang pada main online gan
brgnya itu2 aja sih, dulu lebih menarik. Skrg toko2 individual uda gak ada, yg sisa cm toko2 branded. Jadi ke tiap mall isinya sama

Varian brgnya jg itu2 aja, Di online lebih banyak.
Halaman 1 dari 28


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di