alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59ba2de05a51636d1a8b4568/pengacara-asma-dewi-klien-saya-ini-aktif-di-majelis-taklim
Pengacara Asma Dewi: Klien Saya Ini Aktif di Majelis Taklim
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Asma Dewi atau AD yang merupakan tersangka kasus ujaran kebencian dan terlibat dalam aktivitas Saracen, hanya dikenal seperti layaknya ibu-ibu lainnya. Tidak ada hal yang berbeda dan berlebihan dalam aktivitas kesehariannya.

Hal itu dijelaskan oleh Kuasa Hukum Asma Dewi yang juga Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bang Japar (Jawara dan Pengacara), Djudju Puwantoro.

“Ya seperti ibu-ibu kebanyakan yang lain ya.

Tidak macam-macam begitu,” ucapnya saat dihubungi, Jakarta, Rabu (13/9)
Selama ini, ucap Djudju kliennya hanya dikenal sering aktif dalam komunitas majelis taklim dan pengajian-pengajian serta pergerakan muslim yang peduli atas situasi dan kondisi yang terjadi belakangan.

Dari hal itu, dia meragukan AD melakukan hal-hal yang bersifat ujaran kebencian. Hanya saja, postingan AD di Facebook diakui sebagai sebuah kritik yang konstruktif atas situasi yang terjadi.

“Seperti yang saya bilang, postingan itu sebuah kritik konstruktif. Tidak ada nada yang bersifat ujaran kebencian soalnya,” ujar dia.

Begitupun dengan sangkaan pihak kepolisian dirasa mengait-kaitkan AD dengan kelompok yang sama sekali tidak dikenal oleh AD selama ini.

Kondisi terakhir,jelas Djudju, hingga hari ini kondisi dari kliennya masih baik dan tidak terpengaruh sama sekali dengan pemberitaan yang beredar di luar.

Pasalnya, dia masih meyakini tidak bersalah dalam kasus ujaran kebencian tersebut.

Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri masih melakukan pendalaman terhadap dana Rp 75 juta yang dialirkan oleh Asma Dewi ke anggota kelompok penyebar ujaran kebencian, Saracen.

Polisi masih menelisik kemungkinan dana tersebut digunakan untuk menyewa jasa Saracen karena jumlah yang dialirkan AsmaDewi hampir sama besarannya.

Berdasarkan hasil penelusuran sebelumnya, polisi menemukan proposal jasa penyebaran ujaran kebencian Saracen dengan harga Rp 72 juta.

"Soal Rp 75 juta dijelaskan kemaren. Kita lihat ada fakta yang kita temukan adanya proposal.

Kita lihat ada aliran dana. Ada Rp 72 juta, ada Rp 75 juta itu kan hampir dekat. Apakah itu peristiwa pemesanan akan dilihat nanti dari fakta yang ada," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul, kepada wartawan di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (12/9/2017).

Dirinya menambahkan bahwa penyidik saat ini masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini dengan melihat kemungkinan adanya percakapan, komunikasi, aliran dana, atau pertemuan.

"Harus satu-satu digali. Tidak bisa seseorang diperiksa menyatakan semua tidak bisa.

Seorang berkata A, kita tidak langsung percaya yang dikatakan A. Kita gali lagi informasi dari lainnya. Kita sandingkan apakah benar informasi A itu dari fakta itu," tambah Martinus.(rio)

sumber : http://m.tribunnews.com/nasional/2017/09/14/pengacara-asma-dewi-klien-saya-ini-aktif-di-majelis-taklim?page=2

aktif di majlis taklim tapi urusan fitnah, sara dan hoax jalan terus
mejeng ,sekalian upemoticon-Sundul Up
klo lg dzikir kira2 kalimatnya "bunuh ahok bunuh ahok bunuh ahok", gitu kali ya
Makin jelas dah emoticon-Ngakak
Pengacara taik kucing... emoticon-Taiemoticon-Traveller
dari kemarin yang reseh juga aktif kok.. yang jidatnya gosong juga ada..
Gw sebenernya seneng model pengacara keq gini, semakin banyak omong semakin banyak yg bisa gunakan sebagai bukti di persidangan.

Quote:Original Posted By la.kukaracha
klo lg dzikir kira2 kalimatnya "bunuh ahok bunuh ahok bunuh ahok", gitu kali ya


ngerih nih ibu ibu, ga bisa di bayangin kalo lagi ML pas klimak tuh expresinya pasti menakutkan
nah...nah...
pelaku adalah oknum, belum banyak dikaitkan dgn agama tertentu.
dengan pengacara membawa hal hal berbau agama dan memulikan si oknum, ini sama saja memancing netizen utk mengaitkan antara keyakinan si oknum dan kelakuan emoticon-Big Grin

pdahl kan semua org sma aja, rajin ibadah tidak serta merta membuat seseorang itu auto suci emoticon-Big Grin

masih aja berani jualan agama emoticon-Embarrassment
makin diperjelasa sama pengacaranya sendiri
Ya itu dia pemicunya ..
penistaan agama islam ini
islam tidak mengajarkan menyebar fitnah emoticon-Marah

penjarakan emoticon-Marah emoticon-Marah
yang ngebom kemarin juga aktif di masjid, tapi tetep ngebunuh orang kan emoticon-Traveller
orang suci itu, fix emoticon-Leh Uga
Ekspos terus emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By palingsusah
Gw sebenernya seneng model pengacara keq gini, semakin banyak omong semakin banyak yg bisa gunakan sebagai bukti di persidangan.



setubuh gan, makin membuka aib kliennya sendiri emoticon-Ultah

Ckckck ujung2nya agama lagi..

Ini pengacara bodoh bngt apa ya bawa2 agama mulu
Ndak peduli majelis apapun, kriminil tetap kriminil
kadang yang aktif seperti itu malah bahaya kok
pengacaranya mau jadi provokator nih, biar ada demo bersilit silit