alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59ba2554c0d77097278b458b/resmi-diluncurkan-laporan-tahunan-ksst-2016-dan-logo-program-kss
Resmi Diluncurkan, Laporan Tahunan KSST 2016 dan Logo Program KSS
Resmi Diluncurkan, Laporan Tahunan KSST 2016 dan Logo Program KSS


JPP, JAKARTA - Sebagai salah satu agenda dalam Nawa Cita dan telah dicantumkan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional dalam RPJMN 2015-2019, Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) diarahkan untuk memberikan manfaat bagi pencapaian kepentingan nasional Indonesia, baik secara diplomatis, ekonomi serta sosial budaya.

KSS merupakan kerja sama pembangunan di antara negara-negara berkembang dalam rangka mencapai kemandirian bersama yang dilandasi oleh solidaritas, kesetaraan (mutual opportunity) dan saling menguntungkan (mutual benefit).

Bertempat di hotel Doubletree, Jakarta, Rabu (13/9/2017), Staf Ahli Menteri Luar Negeri bidang Manajemen Wajid Fauzi didampingi Direktur Politik Luar Negeri dan Kerja Sama Pembangunan Internasional (Polugri-KPI) Bappenas Dewo Broto Joko Putranto, Kepala Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri (KTLN) Kemensetneg Rika Kiswardani, Direktur Kerja Sama Teknik Kemenlu Mohammad Syarif Alatas dan Kepala Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Keuangan Inter-Regional, Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral, Badan Kebijakan Fiskal, Kemenkeu, Kristyanto, secara resmi meluncurkan Laporan Tahunan Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) dan logo program Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS).

Indonesia mengambil peran penting dalam keikutsertaan KSS, di mana Indonesia berupaya memupuk solidaritas antar negara berkembang sekaligus menguatkan kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat untuk menuju kemandirian bersama dan mempercepat pembangunan untuk mengatasi masalah-masalah global.

”Memasuki tahun 2016, keterlibatan Idonesia dalam Kerja Sama Seatan-Selatan (KSS) semakin menunjukkan peran yang nyata dan signifikan,” ungkap Direktur Kerja Sama Teknik Kemenlu Mohammad Syarif Alatas pada saat peluncuran laporan tahunan KSST 2016 dan logo program KSS.

Laporan Tahunan KSST 2016 merupakan dokumentasi dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan Pemerintah Indonesia dalam kerangka KSST, laporan ini disampaikan kepada publik sebagai salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Dalam kurun waktu satu tahun, tercatat setidaknya 51 kegiatan yang telah dilaksanakan dan diikuti oleh 1.119 peserta yang berasal dari 66 negara. Jumlah peserta maupun negara yang terlibat dalam kerja sama pembangunan internasional dengan Indonesia ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang melibatkan 652 peserta dari 42 negara.

Sementara itu, dari sisi finansial, tahun 2016 tercatat nilai kontribusi untuk mendukung kerja sama pembangunan Internasional sebesar USD 15,08 Juta di mana USD 15,04 Juta berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Pemerintah Indonesia.

Untuk mempersiapkan dan mendukung perencanaan, implementasi, dan evaluasi program dalam KSST, Pemerintah Indonesia pada tahun 2010 telah membentuk Tim Koordinasi Nasional KSST (Tim Kornas KSST) yang terdiri dari empat Kementerian yaitu Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Sekretariat Negara.

Sejauh ini, KSST Indonesia telah memberikan dukungan dalam bentuk proyek-proyek bantuan, dukungan peralatan, program magang, seminar, lokakarya, kunjungan belajar, pelatihan dan pengiriman tenaga ahli kepada negara-negara berkembang.

Pada acara tersebut, dibuat dialog interaktif yang membahas pengelolaan program KSST dibawah Tim Kornas yang sudah berjalan selama enam tahun dan kini telah memasuki periode kedua.

Dalam dialog tersebut ada beberapa masukan untuk memperkuat program KSST, “Kalau kita menghitung dari 2010-2016 boleh mungkin kita akan bertanya, apakah sudah hilang? sebagian sudah teratur, sebagian masih belum teratur, kenapa masih belum teratur? sudah enam tahun kita memiliki Tim Kornas, apa yang salah? Artinya, ketika kita berbicara mengenai tim koordinasi nasional, di dalamnya, harus berkoordinasi dengan benar-benar secara disiplin yang dilakukan oleh unsur-unsur yang ada di dalam tim koordinasi itu sendiri.”

Demikian dipaparkan Kepala Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri (KTLN) Kemensetneg, Rika Kiswardani dalam dialog interaktif membahas pengelolaan program KSST.

Tak hanya itu, Kepala Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri (KTLN) Kemensetneg Rika Kiswardani juga memberikan masukan mengenai produk-produk yang sudah dihasilkan oleh Tim Kornas KSST.

“Beberapa hal yang harus kita evaluasi, seperti regulasi seperti apakah yang mampu meregulate semua stakeholder kementerian lembaga ini mengikuti seluruh produk produk yang dihasilkan oleh tim kornas. Mungkin kalau saya identifikasi, sudah banyak sekali produk kornas, seperti SOP, dari mulai guideline. Tapi berapa kementerian mengikuti guideline kita, baik mereka belum mengikuti itu karena belum ada daya dorong, atau mungkin dia sudah memiliki guideline sendiri? dan mungkin lebih enjoy dengan guideline mereka sendiri,” Jelas Rika. (stng/nbh)

Sumber : https://jpp.go.id/peristiwa/internas...go-program-kss

---

Kumpulan Berita Terkait PERISTIWA :

- Resmi Diluncurkan, Laporan Tahunan KSST 2016 dan Logo Program KSS Menkeu Waspadai Risiko Ekonomi Global pada 2018

- Resmi Diluncurkan, Laporan Tahunan KSST 2016 dan Logo Program KSS Mendagri Minta Pasangan Calon Tidak Libatkan Anak-Anak di Kampanye Pilkada 2018

- Resmi Diluncurkan, Laporan Tahunan KSST 2016 dan Logo Program KSS Atlet Berprestasi Internasional, Menpora Perjuangkan Bonus Rumah