alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59b96157d89b09837f8b456b/dee-lestari-ingin-sosialisasi-pajak-penulis-dilakukan-maksimal
icon-hot-thread
Dee Lestari Ingin Sosialisasi Pajak Penulis Dilakukan Maksimal
Dee Lestari Ingin Sosialisasi Pajak Penulis Dilakukan Maksimal
Penulis novel Dewi Lestari. Foto/SINDOnews/Disfiyant Glienmourinsie


JAKARTA - Acara dialog "Perlakuan Pajak bagi Penulis dan Pekerja Seni lainnya" yang digagas Menteri Keuangan Sri Mulyani, dimanfaatkan oleh penulis novel kenamaan, Dewi Lestari. Perempuan dengan nama pena Dee ini ingin menyampaikan pandangannya mengenai pajak penulis.

Sepekan belakangan, masalah pajak penulis ramai diperbincangkan setelah penulis novel remaja, Tere Liye keberatan dengan beban pajak penulis.

Adapun Dee mengungkapkan, sejauh ini pemerintah sudah melakukan revisi terhadap tarif bruto perpajakan untuk penulis dan pekerja seni. Sebelum diubah, pendapatan bruto pajak penulis 100%. Namun sekarang sudah menjadi 50%.

"Kalau menurut saya pajak untuk penulis dibanding sebelumnya sudah ada perbaikan. Tadinya pendapatan bruto pajak penulis 100%. Sekarang setelah ada aturan penggunaan Norma Penghitungan Penghasilan Netto (NPPN), akhirnya hanya dikenakan 50%," cerita dia di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Hanya saja, karena kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat dan mungkin para petugas KPP masih ada yang belum tahu, pengenaan tarif tersebut belum seragam semuanya. Hal ini juga dirasakan Dee lantaran teman seprofesinya Tere Liye langsung menuliskan keberatannya akan pengenaan pajak penulis dan memutuskan untuk berhenti menulis.

"Permasalahannya sosialisasi, karena masih banyak KPP yang belum seragam dalam memahami hal tersebut dan belum banyak juga penulis yang tahu. Kalau menurut saya satu hal lagi, apakah pajak penulis dan perlakuan pajak penulis itu secara keseluruhan ‎sudah tepat atau belum. Kalau menurut saya masih ada hal yang harus diperbaiki," imbuhnya.

Poin yang harus diperbaiki misalnya, penulis dikategorikan sebagai pekerja seni yang sama dengan penyanyi, aktris dan aktor. Namun sebetulnya pola pendapatan dan produksi penulis berbeda dengan profesi penyanyi, aktris dan aktor.

"Kami menulis itu panjang, pola pendapatan kami sangat jarang. Setahun hanya dua kali. Kalau kami menulis hari ini, saya baru bisa merasakan hasilnya setelah 18 bulan. Itu kan panjang. Lalu bagaimana dengan nafkah dan penghasilan kami dari bulan ke bulan. Itu yang menurut saya masih harus diperbaiki," pungkasnya.

(ven)

Sindo


Quote:Bekraf dan Asosiasi Penulis Bersinergi

Dee Lestari Ingin Sosialisasi Pajak Penulis Dilakukan Maksimal


TERKAIT dengan masalah tingginya pajak penulis yang dikeluhkan penulis novel Tere Liye, Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan masalah perpajakan yang dihadapi penulis ialah permasalahan yang rumit. Selain Tere Liye, penulis buku best seller berjudul The Rise of Majapahit, Setyo Wardoyo, juga menyampaikan pendapatan bagi penulis tidak terlalu tinggi dan beban pajak pendapatan dari hasil penjualan buku juga lumayan besar.

“Sebetulnya masalah pajak penulis sudah lama kita bicarakan. Ini berkaitan dengan Dirjen Pajak dan Menteri Keuangan. Kami mengajukan keluhan-keluhan dan meminta solusinya seperti apa. Akhirnya sudah diambil keputusan yang cukup baik. Dua hari lalu Dirjen Pajak me­ngeluarkan surat (imbauan), tinggal sosialisasi sekarang,” kata dia.

Dirjen Pajak pun sudah mengeluarkan klarifikasi pada 6 September lalu. Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dirjen Pajak Hestu Yoga Saksama, wajib pajak yang berprofesi sebagai penulis dengan penghasilan bruto kurang dari Rp4,8 miliar dalam satu tahun dapat memilih menghitung penghasilan neto dengan menggunakan norma penghitungan penghasilan neto (NPPN) yang besarnya 50% dari royalti, bukan omzet, yang diterima dari penerbit. NPPN itu diatur dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-17/PJ/2015.

“Nanti kita sosialisasikan. Bekraf bersama asosiasi penulis Satu Pena akan keliling Indonesia pada 2018 untuk sosialisasi dan mengedukasi pajak penulis. Masalah pajak memang hal yang rumit bukan hanya pajak penulis, pajak-pajak lainnya juga begitu.”

Ke depan, Triawan mengatakan bakal terus mengupayakan pelaku industri kreatif tetap bisa produktif dan hak-hak mereka terjamin. “Kita ingin para penulis bisa berkarya dan berkreasi terus-menerus dan kesejah­teraannya terjamin,” ucapnya.

Masa transisi
Penulis Dewi Lestari mengatakan masalah pajak bagi penulis memang dirasa berat, terutama sebelum 2017 saat pendapatan royalti penulis, yang sudah sebelumnya dipotong 15%, masih harus dihitung bulat untuk dikenai pajak penghasilan.

“Tanpa ada kesempatan untuk pilihan memakai norma/NPPN ataupun pembukuan dikarenakan pajak royalti dianggap income pasif yang tidak mengeluarkan modal,” ujar Dewi Lestari.

Mulai 2017, akhirnya norma untuk penulis dibuat perpajakan, sebesar 50%. Menurut Dewi, hal itu perubahan positif. Masalahnya, pemahaman di KPP tampaknya belum seragam sehingga beberapa penulis ditolak soal hitungan NPPN mereka.

Dengan dirilisnya pernyataan dari Direktorat Jenderal Pajak yang mengklarifikasi norma bisa dipakai untuk pendapatan royalti, bagi Dewi itu menjadi hal melegakan karena setidaknya akan ada jaminan perlakukan KPP akan seragam.

Pendiri asosiasi penulis Satu Pena Hikmat Darmawan juga mengapresiasi respons pemerintah dalam menangani keluhan tingginya pajak yang ditanggung para penulis buku.

“Keluhan penulis seperti yang diungkapkan Dewi Lestari akhirnya disambut cepat oleh Kementerian Keuangan. NPPN bisa membantu penghitungan pajak yang lebih meri­ngankan. Jadi penulis dianggap profesi dengan penghasilan bergerak,” ucapnya saat ditemui di Jakarta, Sabtu (9/9).

Karena belum meratanya sosialisasi NPPN di kantor perwakilan pajak dan terhadap para penulis, kata Hikmat, Satu Pena meminta kesempatan masa transisi untuk satu tahun pajak. (Pro/Ind/H-5)

MI


Sosialisasi itu penting banget. Dan akhirnya pendapatan bruto pajak penulis dari semula dikenakan 100% sekarang sudah menjadi 50%, semoga Tere Liye kembali berkarya lagi dengan tulisan-tulisannya
emoticon-Ngacir
Gelar tikar dulu gan
Berarti cukup curhat di medsos buat salurkan aspirasi dan ditangani langsung oleh mentri emoticon-Cool
Btw, kira2 curhatan yg cocok buat tuan putri puan apaan ya bre? emoticon-Cool
Indonesia ini negara primitif seni dan kreativitas itu dibunuh ma kebudayaan padang pasir gak mungkin berkembang pesat. cuman kebudayaan, dongeng, kreativitas dari padang pasir aja yang diperbolehkan tumbuh subur.
Quote:Original Posted By wonklicik
Berarti cukup curhat di medsos buat salurkan aspirasi dan ditangani langsung oleh mentri emoticon-Cool
Btw, kira2 curhatan yg cocok buat tuan putri puan apaan ya bre? emoticon-Cool


Ane nggak ngerti bre, kan ane nggak tinggal di istana bre emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By slider88
Indonesia ini negara primitif seni dan kreativitas itu dibunuh ma kebudayaan padang pasir gak mungkin berkembang pesat. cuman kebudayaan, dongeng, kreativitas dari padang pasir aja yang diperbolehkan tumbuh subur.


Makanya jadilah manusia yang berbudaya timur emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By wonklicik
Berarti cukup curhat di medsos buat salurkan aspirasi dan ditangani langsung oleh mentri emoticon-Cool
Btw, kira2 curhatan yg cocok buat tuan putri puan apaan ya bre? emoticon-Cool


curhat susah dapat jamu sekarang
Quote:Original Posted By samsuadi83


Ane nggak ngerti bre, kan ane nggak tinggal di istana bre emoticon-Big Grin



Makanya jadilah manusia yang berbudaya timur emoticon-Big Grin


budaya timur itu bagaimana justru orang asli timur yang dulunya doyan telanjang dan banyak ritual sex candi aja telanjang kok arca dan pahatanya. jepang aja waktu pertama didatangin orang eropa berbudaya mandi telanjang campur. indonesia dipotret lampau juga masyarakatnya telanjang gak hanya dari papua saja. suku baduy dan bali contoh dan puluhan suku lainya. coba bandingin ma budaya eropa lampau yang bajunya dari atas sampai nutup mata kaki cowok ceweknya.
Pahatan dan kitab kamasutra, edo sex books dll semua itu karya seni sex dari budaya asia yang legendaris dan mengakar sampai sekarang.
Quote:Original Posted By slider88
budaya timur itu bagaimana justru orang asli timur yang dulunya doyan telanjang dan banyak ritual sex candi aja telanjang kok arca dan pahatanya. jepang aja waktu pertama didatangin orang eropa berbudaya mandi telanjang campur. indonesia dipotret lampau juga masyarakatnya telanjang gak hanya dari papua saja. suku baduy dan bali contoh dan puluhan suku lainya. coba bandingin ma budaya eropa lampau yang bajunya dari atas sampai nutup mata kaki cowok ceweknya.


ya udah jadilah manusia yang berbudaya barat
Quote:Original Posted By samsuadi83


ya udah jadilah manusia yang berbudaya barat


budaya barat itu atheisme dan pemikiran bebaslogis indonesia mana sanggup menerima budaya barat yang menjunjung tinggi kebebasan berpikir dan science mutlak. ITulah mengapa orang barat mampu menguasai dunia mereka mau dan berani menentang dogma yang ada berfikir logis dan menghargai pemikiran orang lain makanya mereka berkembang sangat pesat karena budaya mereka memang demikian agama mereka sendiri adalah pagan dimana dewa yang mereka puja memiliki kelemahan dan sesungguhnya banyak dari sifat dewa mereka sama seperti manusia. ibarat kata thor thor itu tanpa sabuk dan palunya lebih lemah dari troll sampai thor yang merupakan dewa paling maskulin harus nyamar jadi wanita demi nyuri sabuk ma palunya kembali. karena tanpa sabuknya dia gak bisa angkat palunya tanpa palunya dia gak punya senjata untuk lawan musuhnya.
Quote:Original Posted By slider88
budaya barat itu atheisme dan pemikiran bebaslogis indonesia mana sanggup menerima budaya barat yang menjunjung tinggi kebebasan berpikir dan science mutlak. ITulah mengapa orang barat mampu menguasai dunia mereka mau dan berani menentang dogma yang ada berfikir logis dan menghargai pemikiran orang lain makanya mereka berkembang sangat pesat karena budaya mereka memang demikian agama mereka sendiri adalah pagan dimana dewa yang mereka puja memiliki kelemahan dan sesungguhnya banyak dari sifat dewa mereka sama seperti manusia. ibarat kata thor thor itu tanpa sabuk dan palunya lebih lemah dari troll sampai thor yang merupakan dewa paling maskulin harus nyamar jadi wanita demi nyuri sabuk ma palunya kembali. karena tanpa sabuknya dia gak bisa angkat palunya tanpa palunya dia gak punya senjata untuk lawan musuhnya.


jadi elu mau pilih mana ?
barat atau timur, selatan atau utara ?
Quote:Original Posted By samsuadi83


jadi elu mau pilih mana ?
barat atau timur, selatan atau utara ?

mau barat mau selatan mau utara pemikiran manusia ya satu yang universal logis berlogika makanya punya akal. kedua budaya tersebut gak salah secara logika. Mereka memiliki imajinasi dan bertahan hidup menggunakan semua kelebihanya. disini mereka menggunakan imajinasi dan otaknya untuk mencari uang dan membuat perkembangan dalam kehidupan manusia. Ribuan penemuan lahir dari imajinasi dan khayalan manusia yang tinggi. Perencanaan di masa depan juga lahir dari imajinasi yang logis kita dimasa yang akan datang sudah selayaknya budaya logis yang merupakan pembeda manusia dan makhluk lainya serta penyatu manusia dalam kesepahaman.

Kemiskinan itu penyakit lingkaran setan yang terus menjadi lebih dan terus menerus menjadi parah kalau tidak disembuhkan.
Quote:Original Posted By slider88
mau barat mau selatan mau utara pemikiran manusia ya satu yang universal logis berlogika makanya punya akal. kedua budaya tersebut gak salah secara logika. Mereka memiliki imajinasi dan bertahan hidup menggunakan semua kelebihanya. disini mereka menggunakan imajinasi dan otaknya untuk mencari uang dan membuat perkembangan dalam kehidupan manusia. Ribuan penemuan lahir dari imajinasi dan khayalan manusia yang tinggi. Perencanaan di masa depan juga lahir dari imajinasi yang logis kita dimasa yang akan datang sudah selayaknya budaya logis yang merupakan pembeda manusia dan makhluk lainya serta penyatu manusia dalam kesepahaman.

Kemiskinan itu penyakit lingkaran setan yang terus menjadi lebih dan terus menerus menjadi parah kalau tidak disembuhkan.


ya udah sepedanya udah diambil belum
Quote:Original Posted By samsuadi83


ya udah sepedanya udah diambil belum


Loe aja bisa ngasih orang sepeda makan loe aja sulitemoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By slider88
Loe aja bisa ngasih orang sepeda makan loe aja sulitemoticon-Leh Uga


Alhamdulillah ane setiap hari masih bisa makan 3 kali mulai dari pagi, siang sampai malam...

sana diambil dulu sepedanya...sophee
Adapun Dee mengungkapkan, sejauh ini pemerintah sudah melakukan revisi terhadap tarif bruto perpajakan untuk penulis dan pekerja seni. Sebelum diubah, pendapatan bruto pajak penulis 100%. Namun sekarang sudah menjadi 50%.

"Kalau menurut saya pajak untuk penulis dibanding sebelumnya sudah ada perbaikan. Tadinya pendapatan bruto pajak penulis 100%. Sekarang setelah ada aturan penggunaan Norma Penghitungan Penghasilan Netto (NPPN), akhirnya hanya dikenakan 50%," cerita dia di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

jadi yang terbaru pengasilan bruto x 50% setelah itu pake NPPN untuk memelihat penghasilan netto nya?
apakah itu untuk profesi penulis aja????
NPPN bukannya dari dulu 50% (jaman don kowi)???dimana berubahnya???

ada yang bisa menjelaskan?? serius....


Quote:Original Posted By wonklicik
Berarti cukup curhat di medsos buat salurkan aspirasi dan ditangani langsung oleh mentri emoticon-Cool
Btw, kira2 curhatan yg cocok buat tuan putri puan apaan ya bre? emoticon-Cool

Jangan senggol2 bre. Nnt ente tercyduk. Di cap makar..
jangan sampai ada kasus lagi emoticon-Embarrassment
Kak Dee, aku fans mu Kak emoticon-Selamat
Pajak oh pajak
Susah Yee jadi penulis

Gembok omemoticon-Betty