alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59b7dbd71cbfaac4648b4567/menelusuri-pola-proxy-war-dan-perang-asimetris-dalam-kasus-saracen
Breaking News! 
Menelusuri Pola Proxy War dan Perang Asimetris dalam Kasus Saracen
Menelusuri Pola Proxy War dan Perang Asimetris dalam Kasus Saracen

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ronggo Astungkoro, wartawan Republika

Saracen. Istilah yang langsung populer pascapenangkapan sekelompok orang yang diketahui memiliki bisnis jasa menyebarkan kebencian dan berita hoaks di media sosial. Pengamat geopolitik dari Global Future Institute, Hendrajit, menilai, ada pola perang asimetris pada penggiringan isu pada kasus Saracen. Ia mencium ada upaya mendiskreditkan umat Islam melalui penangkapan kelompok Saracen tersebut.

Menurut pengarang buku Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru itu, perang asimetris merupakan metode peperangan gaya baru secara nonmiliter. Namun, daya hancurnya tidak kalah, atau bahkan dampaknya lebih dahsyat, daripada perang militer.

"Ia memiliki medan atau lapangan tempur luas meliputi segala aspek kehidupan, yaitu geografis, demografis, sumber daya alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan," kata Hendrajit menerangkan kepada Republika.co.id, Senin (4/9).

Dalam perang asimetris itu terdapat suatu pola, di mana kita bisa mengetahui apakah itu perang asimetris atau bukan. Hendrajit mengemukakan, jika dilihat dari polanya, ada tiga tahapan dalam perang asimetris.

Pertama, menebar sebuah isu. Setelah berhasil, ditingkatkan menjadi sebuah tema atau agenda. Jika berhasil lagi, barulah skema yang sebetulnya keluar.

Ia memberi contoh, ditebarlah sebuah isu yang mengatakan harga cabai meroket. Isu itu ditebar untuk mengecek reaksi masyarakat terlebih dahulu. Begitu masyarakat resah, ditingkatkan ke tema atau agenda.

Dalam penyebaran informasi itu disebut, Indonesia mengalami kelangkaan ketersediaan cabai. Barulah setelah masyarakat menerima informasi kelangkaan cabai itu, skema aslinya dimunculkan.

"'Yah gimana dong, kalau gini kita harus impor'. Gitu kan. Ujung-ujungnya kelihatan tujuannya itu mengimpor. Barulah perusahaan asing masuk, menjajah ekonomi kita di bidang pertanian. Nah, itu contohnya," kata Hendrajit menjabarkan.

Pada kasus Saracen ini, menurut dia, maunya memang menuju ke sana. Dalam artian, penggiringan isu, Islam ini punya niat yang tidak bagus, ingin makar, ingin membangun kebencian, atau intinya yang antipemerintah itu adalah Islam.

"Cuma, dalam prakteknya sebagai operasi intelijen, banyak juga yang mengatakan itu menandakan kalau rencananya tidak matang. Justru menelanjangi dirinya sendiri," jelas dia.

Direktur Global Future Institute ini menyebutkan, dalam operasi intelijen, jangan sampai orang mengetahui kalau hal yang direkayasa itu merupakan hasil rekayasa. Kalau masyarakat atau orang sudah menduga hal itu rekayasa, maka rencana tersebut telah gagal.

"Padahal, dalam operasi intelijen, harus membikin kesan yang logis itu tak masuk akal. Operasi intelijen itu abu-abu. Tapi, Saracen ini terlalu jelas dan terlalu ilmiah lah karena kelihatan untuk mencemarkan Islam," terang Hendrajit.

Jika rencana Saracen ini gagal, ia berani bertaruh pasti Saracen yang baru sedang disiapkan. Bisa jadi, kelompok tersebut lebih canggih atau mungkin lebih konyol daripada itu.

"Paling tidak, pasti ada langkah-langkah lain yang disiapkan. Itu yang harus dicermati. Buka mata dan telinga. Saracen, grand design-nya memang salah satu tahapan dari perang asimetris maunya. Tapi, eksekusinya yang amburadul," kata dia.

emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star
Subhanallah…!!

Demikianlah ahli ilmu dan iman. ketakutan dan kekhawatiran tidak membuat mereka terprovokasi. Tidak juga membuat berpaling dari perintah Rasul.

Saudaraku..
Kekhawatiran yang ditebar saat ini hadapilah dengan tawakkal dan kembali kepada Allah. Jangan sampai memalingkan kita dari berilmu dan beramal. Teruslah istiqomah di atas jalan salafusholeh.

Yakinlah, sehebat apapun makar kaum kuffar & munafikun untuk menghancurkan islam pasti akan rapuh di hadapan sabar dan ketaqwaan. Sebagaimana firman Allah:

وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتقُوا لَا يَضُركُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا إِن الله بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

“Dan jika kamu terus bersabar dan bertaqwa, tidak akan membahayakanmu tipu daya mereka sedikitpun” (Ali Imron:121).

Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung“. (Ali Imron: 173)


Tipu daya kaum kafir & munafikun akan berhasil di saat kesabaran dan ketaqwaan kita rapuh.


Agama manapun juga termasuk Islam tidak pernah mengajarkan seseorang untuk memfitnah, mengadu domba, berprasangka buruk, dan merasa paling benar dibanding yang lainnya.

Jika ada seseorang yang mengaku pembela agama tapi memanfaatkan agamanya untuk jadi sandaran atau perlindungan saat dia memfitnah, menebar hoax, maka otaknya mungkin tercecer dipinggir jalan.

Jika seseorang mengaku pembela agama tetapi tiap kali tersandung masalah lalu membawa-bawa agama, itu bukan pembela agama, tetapi agama yang membela dia. Agama hanya sebagai pelindung atau tameng untuk membela aksi busuknya.

Sejak awal, Jasriadi telah menegaskan tanpa tedeng aling-aling bahwa dia katanya membajak akun-akun dan group Vietnam yang menghina-hina Islam? Mana buktinya sampai sekarang? Ada bukti bahwa ada akun-akun Vietnam yang menghina-hina Islam? Vietnam? Kenapa bukan Tiongkok yang oleh sebagian besar para pemain SARA selalu mengidentikan dengan Komunis yang katanya anti Islam? Apakah sekarang ini Vietnam adalah negara Komunis? Kenapa bukan negara-negara Eropa yang katanya sangat Islamophobia? Kenapa harus Vietnam????
Ada bukti bahwa Jasriadi ini paham dan mengerti bahasa Vietnam?
Coba menelusup kedalam group Saracen itu. Ada bukti bahwa itu akun-akun Vietnam?

Tertangkapnya seseorang perempuan yang ternyata dekat atau mempunyai kedekatan dengan aksi-aksi yang menghabiskan energi dan dana aparat penegak hukum, dekat dengan sepasang cagub-cawagub terpilih di Jakarta, dekat dengan salah satu partai anti pemerintah, itu sudah menjadi bukti bahwa ada penjual dan ada pembeli. Masihkah mau dibantah?

Jangan mudah membawa agama untuk menutupi hal-hal busuk didepan mata.
Islam bukan untuk tempat berlindung para pengecut.
Islam bukan tempat berlindung para provokator.
Islam tidak bisa dipilah-pilah, jika ada muslim yang kotor maka itu bukan Islam, dan jika ada muslim yang baik maka itu Islam.
Jangan pernah menjual agama untuk keburukan.
Jangan pernah membawa-bawa ayat suci Al-Qur'an untuk mencari pembenaran sebuah kumunkaran.
Jangan pernah merasa sebagai muslim kalau masih suka menghina-hina agama ummat lain. Sebab Allah dan Rasulullah tidak pernah mengajarkan hal seperti itu terhadap ummat Islam, bahkan sangat melarang!

Lantas, apalagi yang ingin kalian dustakan wahai manusia-manusia laknatullah????

Lah cara ini udah dipake lama bahkan sejak era SBY lho, ini pengamat kemana aja ??

emoticon-Traveller
ujung2nya saracen didanai sunny

pengamat tapi modal nasbung ya gini ini emoticon-Wkwkwk
Ghost protocol

Quote:Original Posted By n4z1
Agama manapun juga termasuk Islam tidak pernah mengajarkan seseorang untuk memfitnah, mengadu domba, berprasangka buruk, dan merasa paling benar dibanding yang lainnya.

Jika ada seseorang yang mengaku pembela agama tapi memanfaatkan agamanya untuk jadi sandaran atau perlindungan saat dia memfitnah, menebar hoax, maka otaknya mungkin tercecer dipinggir jalan.

Jika seseorang mengaku pembela agama tetapi tiap kali tersandung masalah lalu membawa-bawa agama, itu bukan pembela agama, tetapi agama yang membela dia. Agama hanya sebagai pelindung atau tameng untuk membela aksi busuknya.

Sejak awal, Jasriadi telah menegaskan tanpa tedeng aling-aling bahwa dia katanya membajak akun-akun dan group Vietnam yang menghina-hina Islam? Mana buktinya sampai sekarang? Ada bukti bahwa ada akun-akun Vietnam yang menghina-hina Islam? Vietnam? Kenapa bukan Tiongkok yang oleh sebagian besar para pemain SARA selalu mengidentikan dengan Komunis yang katanya anti Islam? Apakah sekarang ini Vietnam adalah negara Komunis? Kenapa bukan negara-negara Eropa yang katanya sangat Islamophobia? Kenapa harus Vietnam????
Ada bukti bahwa Jasriadi ini paham dan mengerti bahasa Vietnam?
Coba menelusup kedalam group Saracen itu. Ada bukti bahwa itu akun-akun Vietnam?

Tertangkapnya seseorang perempuan yang ternyata dekat atau mempunyai kedekatan dengan aksi-aksi yang menghabiskan energi dan dana aparat penegak hukum, dekat dengan sepasang cagub-cawagub terpilih di Jakarta, dekat dengan salah satu partai anti pemerintah, itu sudah menjadi bukti bahwa ada penjual dan ada pembeli. Masihkah mau dibantah?

Jangan mudah membawa agama untuk menutupi hal-hal busuk didepan mata.
Islam bukan untuk tempat berlindung para pengecut.
Islam bukan tempat berlindung para provokator.
Islam tidak bisa dipilah-pilah, jika ada muslim yang kotor maka itu bukan Islam, dan jika ada muslim yang baik maka itu Islam.
Jangan pernah menjual agama untuk keburukan.
Jangan pernah membawa-bawa ayat suci Al-Qur'an untuk mencari pembenaran sebuah kumunkaran.
Jangan pernah merasa sebagai muslim kalau masih suka menghina-hina agama ummat lain. Sebab Allah dan Rasulullah tidak pernah mengajarkan hal seperti itu terhadap ummat Islam, bahkan sangat melarang!

Lantas, apalagi yang ingin kalian dustakan wahai manusia-manusia laknatullah????


kalo ngelesnya nasbung tetep keliatan gobloknya
udah gitu pasti diselipi ayat2 buat nyari simpati
mending gembongnya aja dikarungin, kalo berani emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By n4z1
Agama manapun juga termasuk Islam tidak pernah mengajarkan seseorang untuk memfitnah, mengadu domba, berprasangka buruk, dan merasa paling benar dibanding yang lainnya.

Jika ada seseorang yang mengaku pembela agama tapi memanfaatkan agamanya untuk jadi sandaran atau perlindungan saat dia memfitnah, menebar hoax, maka otaknya mungkin tercecer dipinggir jalan.

Jika seseorang mengaku pembela agama tetapi tiap kali tersandung masalah lalu membawa-bawa agama, itu bukan pembela agama, tetapi agama yang membela dia. Agama hanya sebagai pelindung atau tameng untuk membela aksi busuknya.

Sejak awal, Jasriadi telah menegaskan tanpa tedeng aling-aling bahwa dia katanya membajak akun-akun dan group Vietnam yang menghina-hina Islam? Mana buktinya sampai sekarang? Ada bukti bahwa ada akun-akun Vietnam yang menghina-hina Islam? Vietnam? Kenapa bukan Tiongkok yang oleh sebagian besar para pemain SARA selalu mengidentikan dengan Komunis yang katanya anti Islam? Apakah sekarang ini Vietnam adalah negara Komunis? Kenapa bukan negara-negara Eropa yang katanya sangat Islamophobia? Kenapa harus Vietnam????
Ada bukti bahwa Jasriadi ini paham dan mengerti bahasa Vietnam?
Coba menelusup kedalam group Saracen itu. Ada bukti bahwa itu akun-akun Vietnam?

Tertangkapnya seseorang perempuan yang ternyata dekat atau mempunyai kedekatan dengan aksi-aksi yang menghabiskan energi dan dana aparat penegak hukum, dekat dengan sepasang cagub-cawagub terpilih di Jakarta, dekat dengan salah satu partai anti pemerintah, itu sudah menjadi bukti bahwa ada penjual dan ada pembeli. Masihkah mau dibantah?

Jangan mudah membawa agama untuk menutupi hal-hal busuk didepan mata.
Islam bukan untuk tempat berlindung para pengecut.
Islam bukan tempat berlindung para provokator.
Islam tidak bisa dipilah-pilah, jika ada muslim yang kotor maka itu bukan Islam, dan jika ada muslim yang baik maka itu Islam.
Jangan pernah menjual agama untuk keburukan.
Jangan pernah membawa-bawa ayat suci Al-Qur'an untuk mencari pembenaran sebuah kumunkaran.
Jangan pernah merasa sebagai muslim kalau masih suka menghina-hina agama ummat lain. Sebab Allah dan Rasulullah tidak pernah mengajarkan hal seperti itu terhadap ummat Islam, bahkan sangat melarang!

Lantas, apalagi yang ingin kalian dustakan wahai manusia-manusia laknatullah????


aye bantu sundul aja ya omemoticon-Sundul Up
cow protocol emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
thread begini verakin aja rame rame, termasuk TS sama orang tuanya karena ga bisa didik anak.
Quote:Original Posted By n4z1
Agama manapun juga termasuk Islam tidak pernah mengajarkan seseorang untuk memfitnah, mengadu domba, berprasangka buruk, dan merasa paling benar dibanding yang lainnya.

Jika ada seseorang yang mengaku pembela agama tapi memanfaatkan agamanya untuk jadi sandaran atau perlindungan saat dia memfitnah, menebar hoax, maka otaknya mungkin tercecer dipinggir jalan.

Jika seseorang mengaku pembela agama tetapi tiap kali tersandung masalah lalu membawa-bawa agama, itu bukan pembela agama, tetapi agama yang membela dia. Agama hanya sebagai pelindung atau tameng untuk membela aksi busuknya.

Sejak awal, Jasriadi telah menegaskan tanpa tedeng aling-aling bahwa dia katanya membajak akun-akun dan group Vietnam yang menghina-hina Islam? Mana buktinya sampai sekarang? Ada bukti bahwa ada akun-akun Vietnam yang menghina-hina Islam? Vietnam? Kenapa bukan Tiongkok yang oleh sebagian besar para pemain SARA selalu mengidentikan dengan Komunis yang katanya anti Islam? Apakah sekarang ini Vietnam adalah negara Komunis? Kenapa bukan negara-negara Eropa yang katanya sangat Islamophobia? Kenapa harus Vietnam????
Ada bukti bahwa Jasriadi ini paham dan mengerti bahasa Vietnam?
Coba menelusup kedalam group Saracen itu. Ada bukti bahwa itu akun-akun Vietnam?

Tertangkapnya seseorang perempuan yang ternyata dekat atau mempunyai kedekatan dengan aksi-aksi yang menghabiskan energi dan dana aparat penegak hukum, dekat dengan sepasang cagub-cawagub terpilih di Jakarta, dekat dengan salah satu partai anti pemerintah, itu sudah menjadi bukti bahwa ada penjual dan ada pembeli. Masihkah mau dibantah?

Jangan mudah membawa agama untuk menutupi hal-hal busuk didepan mata.
Islam bukan untuk tempat berlindung para pengecut.
Islam bukan tempat berlindung para provokator.
Islam tidak bisa dipilah-pilah, jika ada muslim yang kotor maka itu bukan Islam, dan jika ada muslim yang baik maka itu Islam.
Jangan pernah menjual agama untuk keburukan.
Jangan pernah membawa-bawa ayat suci Al-Qur'an untuk mencari pembenaran sebuah kumunkaran.
Jangan pernah merasa sebagai muslim kalau masih suka menghina-hina agama ummat lain. Sebab Allah dan Rasulullah tidak pernah mengajarkan hal seperti itu terhadap ummat Islam, bahkan sangat melarang!

Lantas, apalagi yang ingin kalian dustakan wahai manusia-manusia laknatullah????


SAYA LENGKAPI YA GAN :
DAN JANGAN DIAM SAJA BILA AGAMAMU DIHINA
JIKA ENGKAU LIHAT KEMUNGKARAN, GUNAKAN TANGANMU UNTUK MEMERANGINYA, JIKA TIDAK MAMPU MAKA GUNAKAN LIDAHNYA (UCAPAN) DAN JIKA TIDAK MAMPU JUGA HENDAKLAH DENGAN HATINYA DAN INILAH KEIMANAN YANG PALING LEMAH ( Dengan Hati artinya tindakan aktif dan bukan Pasif)

Menelusuri Pola Proxy War dan Perang Asimetris dalam Kasus Saracen

Menelusuri Pola Proxy War dan Perang Asimetris dalam Kasus Saracen
Quote:Original Posted By athharzis


SAYA LENGKAPI YA GAN :
DAN JANGAN DIAM SAJA BILA AGAMAMU DIHINA
JIKA ENGKAU LIHAT KEMUNGKARAN, GUNAKAN TANGANMU UNTUK MEMERANGINYA, JIKA TIDAK MAMPU MAKA GUNAKAN LIDAHNYA (UCAPAN) DAN JIKA TIDAK MAMPU JUGA HENDAKLAH DENGAN HATINYA DAN INILAH KEIMANAN YANG PALING LEMAH ( Dengan Hati artinya tindakan aktif dan bukan Pasif)

Menelusuri Pola Proxy War dan Perang Asimetris dalam Kasus Saracen

Menelusuri Pola Proxy War dan Perang Asimetris dalam Kasus Saracen


Agama tidak pernah terhina.
Jika ada seseorang yang menghina agamamu, maka berkacalah dirimu. Apa yang telah kamu perbuat terhadap agama lain dan ummat lain?
Allah telah melarang setiap muslim untuk menghina-hina agama ummat lain, lantas kenapa banyak muslim yang doyan menghina-hina agama ummat lain?

Apa ukurannya agama Islam itu dihina?
Ukuran darimana?
Menurut ukuran muslim?
Atau dari Rasulullah Muhammad SAW?
Atau Allah?

Ada Haditsnya? Tolong bawa kesini.
Jangan karena seseorang itu muslim lantas bisa seenaknya menghina-hina agama dan kepercayaan ummat lain.
Jangan karena seseorang itu muslim lantas bisa seenaknya berbicara yang buruk-buruk atas nama Islam!
Jangan karena seseorang itu menjadi Ulama lantas semua ucapannya diamini meskipun dia salah.
Jangan karena seseorang itu muslim lantas setelah memposting hal-hal berbau Islam dia serta merta menjadi manusia yang akhlaqul qarimah.

Keimanan seseorang itu tidak diukur dengan ketikan Like, komen Aamiin, dan men Share.
Dan keIslaman seseorang itu tidak diukur dari ego diri sendiri seolah-olah dirinya paling berhak mengaku muslim.

Ketika seseorang berbicara dia membea agamanya, justru Allah menelanjagi dirinya bahwa Islam lah yang membela dia.
Islam terlalu besar untuk dibela oleh orang2 dungu yang berteriak-teriak katanya membela agama.

Membela Islam bukan dengan demo, perang, caci maki, postingan SARA, atau hinaan2.
Membela Islam cukup dengan senyum, ikhlas, memaafkan.
ya elah...fake bawa bawa klifingan....

dimana mana fasti ada sebab akibat...


ente agamanya kenafa dihina??? ente merasa seferti orang yg dihinakan??? ente merasa afa ngga kalau agama ente itu seferti yg dihina orang??

kemungkarannya afa??? coba bawa dongengnya kemari??


agama itu ga ferlu fembelaan, afa agama selemah itu? samfai ferlu dibela bela??? semua udah ada hukumnya, yg menista dan emnodai sudah ada fasalnya. ente aja yg sumbunya fendek, ga fernah instrofeksi, dengerin bacotan orang bulet bulet langsung tersulut.
Seharusnya bertanya knp bnyk orang sedunia yg benci dgn agama itu2 . Tp tidak benci agama lain. Instrospeksi diri . Itu yg the best,
dibikin kesannya islam buruk tapi dipesan oleh lawan pasangan calon (indikasi) berarti yang bikin islam ancur siapa donk, cocokologi nasbung konyol emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By n4z1
Agama manapun juga termasuk Islam tidak pernah mengajarkan seseorang untuk memfitnah, mengadu domba, berprasangka buruk, dan merasa paling benar dibanding yang lainnya.

Jika ada seseorang yang mengaku pembela agama tapi memanfaatkan agamanya untuk jadi sandaran atau perlindungan saat dia memfitnah, menebar hoax, maka otaknya mungkin tercecer dipinggir jalan.

Jika seseorang mengaku pembela agama tetapi tiap kali tersandung masalah lalu membawa-bawa agama, itu bukan pembela agama, tetapi agama yang membela dia. Agama hanya sebagai pelindung atau tameng untuk membela aksi busuknya.

Sejak awal, Jasriadi telah menegaskan tanpa tedeng aling-aling bahwa dia katanya membajak akun-akun dan group Vietnam yang menghina-hina Islam? Mana buktinya sampai sekarang? Ada bukti bahwa ada akun-akun Vietnam yang menghina-hina Islam? Vietnam? Kenapa bukan Tiongkok yang oleh sebagian besar para pemain SARA selalu mengidentikan dengan Komunis yang katanya anti Islam? Apakah sekarang ini Vietnam adalah negara Komunis? Kenapa bukan negara-negara Eropa yang katanya sangat Islamophobia? Kenapa harus Vietnam????
Ada bukti bahwa Jasriadi ini paham dan mengerti bahasa Vietnam?
Coba menelusup kedalam group Saracen itu. Ada bukti bahwa itu akun-akun Vietnam?

Tertangkapnya seseorang perempuan yang ternyata dekat atau mempunyai kedekatan dengan aksi-aksi yang menghabiskan energi dan dana aparat penegak hukum, dekat dengan sepasang cagub-cawagub terpilih di Jakarta, dekat dengan salah satu partai anti pemerintah, itu sudah menjadi bukti bahwa ada penjual dan ada pembeli. Masihkah mau dibantah?

Jangan mudah membawa agama untuk menutupi hal-hal busuk didepan mata.
Islam bukan untuk tempat berlindung para pengecut.
Islam bukan tempat berlindung para provokator.
Islam tidak bisa dipilah-pilah, jika ada muslim yang kotor maka itu bukan Islam, dan jika ada muslim yang baik maka itu Islam.
Jangan pernah menjual agama untuk keburukan.
Jangan pernah membawa-bawa ayat suci Al-Qur'an untuk mencari pembenaran sebuah kumunkaran.
Jangan pernah merasa sebagai muslim kalau masih suka menghina-hina agama ummat lain. Sebab Allah dan Rasulullah tidak pernah mengajarkan hal seperti itu terhadap ummat Islam, bahkan sangat melarang!

Lantas, apalagi yang ingin kalian dustakan wahai manusia-manusia laknatullah????


Well said!
Quote:Original Posted By n4z1


Agama tidak pernah terhina.
Jika ada seseorang yang menghina agamamu, maka berkacalah dirimu. Apa yang telah kamu perbuat terhadap agama lain dan ummat lain?
Allah telah melarang setiap muslim untuk menghina-hina agama ummat lain, lantas kenapa banyak muslim yang doyan menghina-hina agama ummat lain?

Apa ukurannya agama Islam itu dihina?
Ukuran darimana?
Menurut ukuran muslim?
Atau dari Rasulullah Muhammad SAW?
Atau Allah?

Ada Haditsnya? Tolong bawa kesini.


this is it ! terlalu banyak akidah tapi melupakan the golden rule.. emoticon-Big Grin
jangan lakukan sesuatu yg kamu tidak ingin orang lain perbuat thdp kamu..
lakukan yg kamu ingin orang lain perbuat juga thdp kamu..
karma is bitch.. kena backfire sendiri kan..

emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By n4z1
Agama manapun juga termasuk Islam tidak pernah mengajarkan seseorang untuk memfitnah, mengadu domba, berprasangka buruk, dan merasa paling benar dibanding yang lainnya.

Jika ada seseorang yang mengaku pembela agama tapi memanfaatkan agamanya untuk jadi sandaran atau perlindungan saat dia memfitnah, menebar hoax, maka otaknya mungkin tercecer dipinggir jalan.

Jika seseorang mengaku pembela agama tetapi tiap kali tersandung masalah lalu membawa-bawa agama, itu bukan pembela agama, tetapi agama yang membela dia. Agama hanya sebagai pelindung atau tameng untuk membela aksi busuknya.

Sejak awal, Jasriadi telah menegaskan tanpa tedeng aling-aling bahwa dia katanya membajak akun-akun dan group Vietnam yang menghina-hina Islam? Mana buktinya sampai sekarang? Ada bukti bahwa ada akun-akun Vietnam yang menghina-hina Islam? Vietnam? Kenapa bukan Tiongkok yang oleh sebagian besar para pemain SARA selalu mengidentikan dengan Komunis yang katanya anti Islam? Apakah sekarang ini Vietnam adalah negara Komunis? Kenapa bukan negara-negara Eropa yang katanya sangat Islamophobia? Kenapa harus Vietnam????
Ada bukti bahwa Jasriadi ini paham dan mengerti bahasa Vietnam?
Coba menelusup kedalam group Saracen itu. Ada bukti bahwa itu akun-akun Vietnam?

Tertangkapnya seseorang perempuan yang ternyata dekat atau mempunyai kedekatan dengan aksi-aksi yang menghabiskan energi dan dana aparat penegak hukum, dekat dengan sepasang cagub-cawagub terpilih di Jakarta, dekat dengan salah satu partai anti pemerintah, itu sudah menjadi bukti bahwa ada penjual dan ada pembeli. Masihkah mau dibantah?

Jangan mudah membawa agama untuk menutupi hal-hal busuk didepan mata.
Islam bukan untuk tempat berlindung para pengecut.
Islam bukan tempat berlindung para provokator.
Islam tidak bisa dipilah-pilah, jika ada muslim yang kotor maka itu bukan Islam, dan jika ada muslim yang baik maka itu Islam.
Jangan pernah menjual agama untuk keburukan.
Jangan pernah membawa-bawa ayat suci Al-Qur'an untuk mencari pembenaran sebuah kumunkaran.
Jangan pernah merasa sebagai muslim kalau masih suka menghina-hina agama ummat lain. Sebab Allah dan Rasulullah tidak pernah mengajarkan hal seperti itu terhadap ummat Islam, bahkan sangat melarang!

Lantas, apalagi yang ingin kalian dustakan wahai manusia-manusia laknatullah????


bener itu bawa2 vietnam buat jadi kambing hitam gak jelas banget...

lagian apa benefitnya orang vietnam menghina islam di indonesia....mereka lagi sibuk sendiri memajukan negaranya sampe indonesia mulai tertinggal vietnam emoticon-Leh Uga


Makanya harus bisa bercermin dan melihat diri sendiri buruk atau baikkah? emoticon-Matabelo