alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59aae9ebd9d770702a8b4572/himbauan-terhadap-mitra-driver-grab-car-grabcar-dan-kepada-calon-mitra-grab-car
Poll: Order Corporate Diambil Beban, Tidak Dijalankan / Dibatalkan Denda 300.000
Sekedar peraturan perusahaan 8.70% (4 votes)
Sebuah pemaksaan (Order Corporate terlihat seolah Order Cash Pada Saat Masuk) 91.30% (42 votes)
Himbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) & Calon Mitra Menolak Perbudakan
Dear All Grabber, 

Saya ngajak temen-temen semua untuk tukar pikiran ya, kalo temen-temen setelah baca ini ngerasa Grab benar-benar bisa untuk menunjang hidup teman-teman semua, monggo dilanjutin.

Saya cuma ngajak temen-temen semua untuk berpikir lebih jernih aja, berpikir sebagai "MITRA", dan bukan berpikir sebagai "BUDAK".

Apa temen-temen semua sudah pada sadar bahwa Jarak Ukur untuk menentukan tarif di Grab punya kecenderungan yang "berbeda" dengan cara yang digunakan oleh aplikasi tetangga, dan juga berbeda dengan cara ukur Google Map, yang padahal Google Map adalah teknik pengukuran jarak yang paling independen (2 aplikasi tetangga hasil penentuan jaraknya adalah menyerupai dengan Google Map).
Himbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) Dan kepada Calon Mitra Grab Car
di Gocar tarif untuk Kelapa Gading - Ramayana Ciputat Rp 158.000

Himbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) Dan kepada Calon Mitra Grab Car
di Uber tarif untuk Kelapa Gading - Ramayana Ciputat Rp 158.000 (ini ada discount Rp 15.000, sebenernya tarif Uber Rp 173.000)

Himbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) Dan kepada Calon Mitra Grab Car
di Grab tarif untuk Kelapa Gading - Ramayana Ciputat Rp 115.000

Apa alasan Grab manipulasi jarak? Saya coba jawab sebagai orang awam: Grab mau menentukan tarif dari Lippo Cikarang - Soekarno Hatta Rp 50.00 pun Grab tetap untung (Rumusnya Grab akan selalu mendapat 20% dari tarif yang dibayarkan oleh customer).

Apa temen-temen sudah sadar, bahwa setiap ada insentif garansi tarif, yang ada jam panjang di hari Sabtu & Minggu, di 2 hari itu selalu punya kecenderungan ada lonjakan tarif? Berarti Grab hanya subsidi sedikit saja. 
Di saat itulah Grab akan menyebar sebanyak-banyaknya promo untuk customer. Ada berapa banyak dari temen-temen semua disini yang kurang suka bila dibayar dengan menggunakan promo? Saya yakin persentasenya lebih banyak yang kurang menyukai promo. (pengkreditan promo ke aplikasi driver terkadang pending sampai lebih dari 1 hari, yg padahal dijanjikan masuk 1 hari, diluar sabtu & minggu akan masuk senin..).. Dan pembayaran promo, banyak diragukan oleh teman teman driver karena jumlah yang menurut kita tidak sesuai dengan jumlah promo yang telah kita terima.

Apa temen-temen sadar, insentif yang kita kumpulkan hari demi hari selama seminggu, bisa hangus hanya kesialan di 1 hari saja. Kita sama-sama tau, di Grab terlalu biasa untuk ada peluru tembakan opik yang nyasar ke aplikasi kita, kalo ada 5x opik nyasar ke kita, itu berarti kita harus menggantinya dengan 10x trip di menjaga performa ada di atas 65% sebagai syarat insentif cair (waktu kita habis untuk ngegrab, padahal hidup kita bukan dengan Grab saja, tapi juga hidup dengan keluarga dan kita makhluk sosial yang perlu bersosialisasi dengan teman-teman kita).

Apakah fair seperti itu, hasil jerih payah selama seminggu hangus karena ada opik nyasar ke kita? (Orang jujur bisa kalah dengan orang curang).

Mari kita toleh kanan kiri lihat teman sesama driver Grab, ada berapa banyak dari mereka pernah kena penalti kode etik (kita bukan karyawan Grab, tidak mendapat gaji dari Grab, tapi dikenakan penalti oleh Grab).

Order Corporate harus kita antarkan tidak boleh cancel atau denda Rp 300.000 (sekali lagi kita bukan sopir peliharaan Grab, justru Grab bisa terus bertahan karena ada yang mau jadi driver di aplikasi Grab. Stop untuk menganggap kami karyawan tapi tidak dimanusiakan).

Sewaktu ada teman kami yang kena suspend, dengan gagahnya semua saldo dianggap hangus (tolonglah untuk lebih memanusiakan manusia).

Saya tarik saldo tunai saya Rp 1.013.000 (kode penarikan 236370213) sejak 24 Juli sampai 2 September belum masuk. Saya ada telepon operator sebanyak 2x, tapi sangat tidak membantu. Kemudian saya email sebanyak 3x, jawaban email juga tidak membantu. 

Himbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) Dan kepada Calon Mitra Grab Car

Kebetulan di dalam grup whatsapp yang hanya tergabung sekitar 60 driver (salah satunya adalah saya), ada 4 orang dari kami yang nyangkut withdrawalnya dikarenakan lebih dari ketentuan batas maksimal Rp 1.000.000. Saya meminta agar jika tidak bisa ditransfer ke CIMB Niaga karena menyalahi ketentuan, harap dikredit lagi ke saldo credit saya, tapi Grab mengulur-ulur terus.
Di forum kaskus saya juga melihat ada beberapa driver yang nyangkut WD nya.
Grab terlalu mempermainkan hak dari driver. 

Setiap setelah menelepon customer support dan atau mengirim email, selalu ada survey kepuasan pelayanan customer support, tapi kenapa hanya selalu dan selalu melakukan scoring survey terus tanpa melakukan perbaikan pelayanan agar solusi dapat diberikan lebih cepat.

Bukti email (jawaban dari Grab):
Himbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) Dan kepada Calon Mitra Grab Car
Himbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) Dan kepada Calon Mitra Grab Car
Himbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) Dan kepada Calon Mitra Grab CarHimbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) Dan kepada Calon Mitra Grab Car

Perlu diingat sekali lagi, Grab hanyalah perusahaan penyedia aplikasi, yang berhubungan dengan jasa. Jasa berhubungan dengan pelayanan.
Dan hanya seperti itu saja tingkat pelayanan dari Grab.

Teman-teman mungkin merasa penghasilan sehari-harinya sudah tercukupi dengan hasil ngegrab? Pada saat ini teman-teman hanya menghitung pendapatan per hari dikurangi dengan makan + rokok + bensin, bagaimana suatu saat nanti pada saat kendaraan kita harus service besar (bukan cuma sekedar ganti oli), apakah teman-teman akan tetap berpikir dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

FYI, saya tidak pernah kena denda kode etik sekalipun, dan saya menuliskan ini karena saya benar-benar benci dengan sistem kerja yang mirip dengan perbudakan online (Order Corporate adalah bentuk perbudakan yang paling nyata).
Order Korporat disamarkan seolah-olah terlihat seperti orderan cash (padahal setiap ada order masuk akan terlihat metode pembayaran penumpang berikutnya Cash / Promo / Grabpay / Grabshare, kenapa di Korporat harus disamarkan menjadi Cash pada saat masuk order???)
Jadi sebenarnya Grab sendiri tau korporat itu "dapat" membebani driver karena sifatnya PAKSAAN, paksaan pertama adalah kita harus mengantar dan tidak boleh cancel atau akan kena denda Rp 300.000
Paksaan berikutnya : Driver tidak boleh menagih apapun kepada penumpang, tarif + biaya parkir + tol harus driver talangin dulu semuanya, dan akan menerima penggantian di esokan hari. Bayangkan bagaimana kalo dalam 1 hari bisa terima beberapa kali Korporat, bensin dan tol apa bisa dibayar di hari esok? Sedangkan withdrawal saja uang yang memang hak saja kita sering macet.

Note: Jika ini mewakili perasaan teman-teman semua, Klik LIKE & SHARE sebanyak-banyaknya dan mari sama-sama memusuhi perbudakan online

Himbauan Terhadap Mitra Driver Grab Car (Grabcar) Dan kepada Calon Mitra Grab Car

#SalamSatuAspal
#GrabSejahteraTapiDrivernyaSengsara
#MerdekaTanpaPerbudakan
Pertamax emoticon-Request
Semoga yg punya grab lanngsung baca, jgn management yg di indo, agak sanksi sama management disini si.
Semoga aja sekalian Pak Jokowi yg baca langsung biar Kemenhub nya bisa kerha yg bener jgn cuma dgr informasi dari bawahan , kalo bawahan nya bener kalo bajingan juga yah masalah kek beegini di tutup2in.
Ane bantu share di twitter Kemenhub dan Pak Jokowi bsrangkali mereka lagi iseng buka twitt eh ada surat terbuka dari bos alex. Hahaha..
guaaammpang... ane begitu semua dana ane keluar... ane mau say no to grab. mending kerja atau usaha.
Semua yg ente bilang bnr bray, kita mitra tapi tiap bikin kebijakan cuma sepihak, (kode etik) peraturan macam apa coba? Dari nilai penerimaan sampai nila cancle an yg melebihi batas kena kode etik, sedangkan cancle an dari penumpang kita juga yg tanggung, diawal bilangnya kita yg tentuin jam kerja kita yg tentuin mau ambil atau tidak, bullshit kabeh.
grab selalu memanjakan penumpang, bener" dimanjain banget dah. Ga kaya kompetitor yg item dah lebih enak skrg kita juga bisa ngasih rating ke penumpang, karya anak bangsa juga lumayan soalnya tanpa potongan, cuma mereka kalah di marketing, coba liat grab iklan dimna", promo ada terus, ya wajar aja orang miskin yg ngontrak digang pada make grab, ga pada bisa ngertiin udah murah pengen kaya raja bisa ngasi rating seenaknya pula, hadeeeh ampun.
ane narik grab cuma pas ada insentif yg sehari 500 sama pas garansi doang, selebihnya mah ogah. Grab pasti bakalan begini terus, sebab yg daftar ga berenti" sahari bisa puluhan bahkan ratusan yg diterima, selagi banyak driver grab terus jaya.
wah, parah juga ya, Grab. punya malingsia sih.
up...
bantu sundul..

#SalamSatuAspal
#GrabSejahteraTapiDrivernyaSengsara
#MerdekaTanpaPerbudakan
Kalo mw pindah ajak2 gan, grab bang##t bgt tarifnya. Gak adil untuk driver. Penjajahan digital.
kalo gocar atau uber gimana tuh gan ?
Ikutan prihatin lah gan.. ane sebagai mantan driver grab yang pernah 2x suspend dan 3x kena kode etik.. ane udah berhenti ngegrab.. ane bawa gocar .. lebih nyaman bawa nya.. walau kadang sehari cuma 1 trip
Grab tidak transparan
tdinya minat gabung grab tpi pikir2 dlu deh sama nanya2 yg udah pengalaman di grab
setuju bgt ama agan DealerSuzuki18👍
Kan tidak dipaksa kerjasama dengan Grab, ibarat kerja dengan orang kalau tidak suka ya tinggal pilih mau bertahan dan sengsara atau keluar dan sengsara juga

Selama masih banyak yang minat, ribuan driver keluar pun mereka mana peduli, keluar satu yang mau masuk sepuluh, satu keluar sisanya bersorak sorai hitung-hitung pesaing berkurang

Grab, Gojek atau Uber itu diatas angin, yang menganggur dan mau gabung mereka itu banyak, yang sudah jadi mitra aja sekarang susah dapat customer, persaingan keras, driver banyak customer terbatas
Quote:Original Posted By limwilliam
Kan tidak dipaksa kerjasama dengan Grab, ibarat kerja dengan orang kalau tidak suka ya tinggal pilih mau bertahan dan sengsara atau keluar dan sengsara juga

Selama masih banyak yang minat, ribuan driver keluar pun mereka mana peduli, keluar satu yang mau masuk sepuluh, satu keluar sisanya bersorak sorai hitung-hitung pesaing berkurang

Grab, Gojek atau Uber itu diatas angin, yang menganggur dan mau gabung mereka itu banyak, yang sudah jadi mitra aja sekarang susah dapat customer, persaingan keras, driver banyak customer terbatas


Kalo masalah order rame atau sepi karena banyak driver lain, itu ga masalah, rejeki udah ada yang atur..

Permasalahannya kalo ada manipulasi manipulasi yang merugikan driver n adanya bentuk perbudakan...
Quote:Original Posted By siliconeslinger
kalo gocar atau uber gimana tuh gan ?


Ane ga mau jabarin disini untuk 2 kompetitor lainnya bgmn, krn topiknya adalah tentang Grab...

Tapi ane ada akun dari ketiganya, aktif semua.... N yang ane kritik cuma Grab..
Quote:Original Posted By 27zombie
tdinya minat gabung grab tpi pikir2 dlu deh sama nanya2 yg udah pengalaman di grab


Orang pintar belajar dari pengalamannya sendiri..
Orang bijak belajar dari pengalaman orang lain..

Edit ralat
Quote:Original Posted By dealersuzuki18


Kalo masalah order rame atau sepi karena banyak driver lain, itu ga masalah, rejeki udah ada yang atur..

Permasalahannya kalo ada manipulasi manipulasi yang merugikan driver n adanya bentuk perbudakan...


coba lapor polisi aja gan, biar diproses pidana kalau memang bener "adanya bentuk perbudakan...." seperti yang agan sebutkan
Ikut merasakan apa yg agan rasakan...