alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/598e83071a9975266e8b4572/melacur-hingga-makkah-dan-madinah
Melacur hingga Makkah dan Madinah
Melacur hingga Makkah dan Madinah


Bukan cerita baru jika banyak pembantu rumah tangga asal Indonesia di Arab Saudi kerap menjadi korban kebiadaban nafsu majikan. Maklum, lelaki Arab paling malu jika jajan sembarangan.

"Lelaki Arab Saudi jarang pakai pelacur, makanya di sini banyak TKI menjadi korban pelecehan seksual majikan," kata Nasir, pekerja pabrik swasta internasional di Jeddah, saat dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya pekan kemarin. Nasir merupakan warga Indonesia dan sudah beberapa tahun menetap di Jeddah.

Sebab itu, kata dia, jangan kaget jika cerita pelecehan seksual dialami pembantu asal Indonesia menjadi buah bibir sesama para TKI di Saudi. "(Lelaki Saudi) jarang sekali main dengan pelacur karena dia malu dan lebih memilih menjaga marganya," ujarnya.

Nasir memperkirakan 2,5 persen dri jumlah TKW di Jeddah bekerja sebagai pelacur. Jeddah memang menjadi kota terbesar buat pelacuran lantaran lebih bebas ketimbang kota-kota lain di Saudi. Mirisnya, pelacur Indonesia juga banyak beroperasi di Makkah dan Madinah. "Nomor satu Jeddah, nomor dua Makkah, nomor tiga Madinah," tuturnya.

Memang enak melacur di Saudi. Selain tarifnya lumayan mahal, peminatnya banyak. Karena itu, banyak TKW asal Indonesia menjadi pelacur di Negeri Dua Kota Suci itu.

TKW asal Indonesia memang mendominasi pelacuran di Saudi. Saking terkenalnya, jangan kaget jika orang Pakistan, India, dan Bangladesh menyamaratakan semua TKI di sana sebagai pelacur.

"Bagi orang India dan Pakistan, orang Indonesia itu syarmuth (pelacur)," kata nasir. Namun penyebutan itu tidak berlaku bagi orang Arab Saudi. Mereka masih memandang orang Indonesia bukan pelacur.

Dihubungi terpisah, Ujang, pegawai perusahaan swasta di Jeddah punya cerita lain soal itu. Dia mengatakan pelacur TKW asal Indonesia juga beroperasi di areal pelacuran kelas atas di Kota Jeddah. Lokasinya di Jalan Syarif Madinah.

Di sana tarif pelacur buat sekali kencan paling murah 600 riyal. "Ada yang 600 riyal sampai 700 riyal," ujarnya. Di pelacuran berkelas ini jarang orang Indonesia singgah untuk mencicipi layanan ranjang dari negeri sendiri.

SUMBER
ane pahami duluemoticon-Hansip
Wow... Warbiasahhhhh... Emejing... Panntattis..
masa sih tarifnya segitu, tp kok banyak jg orang luar negeri yg melacur disini ya? knp gak pilih di sana aja..kan duitnya lebih banyak emoticon-Hammer2
di kota suci bikin maksiat
numpang nongkrong dimari gan..
sambil nungguin mau baca komen2 ajaib dari orang2 suci dibawah ane emoticon-Malu
ramenih trit tar pastinya
Maklum tki kebanyakan berpendidikan rendah
Quote:Original Posted By abangijokuning
masa sih tarifnya segitu, tp kok banyak jg orang luar negeri yg melacur disini ya? knp gak pilih di sana aja..kan duitnya lebih banyak emoticon-Hammer2


itung risiko gan emoticon-Takut (S):
600 riyal tp resiko udh kaya kasus narko
pelacuran itu ga dosa
yg dosa yang nyewa sama yg jadi pelacur
kalau jadi HT, thread ini pasti ramai
nyimak aja
hwoooww...ternyatah emoticon-I Love Indonesia
oknum aja bree
entah lah, hanya allah yg tau. hmmmm
buset ada yg nyambi jg emoticon-Leh Uga
Bikin sedih gan.
ada yg pake obat kuat kagak yak disana
Yang booking cm majikannya aja apa yang lain juga?? Kan katanya laki2 malu kalo jajan emoticon-Embarrassment
lha orang arab pada nyari ke puncak noh....kurang suplay ngkali ya???
emoticon-Betty bisnis berlendir yang menguntungkan kayanya kalo disana

Pejwan gemboked