alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/598e7856902cfe363a8b4567/daun-senja
DAUN SENJA
Quote:Namaku Ar, gak usah panjang-panjang nanti bisa sayang. Kalian harus tau terlebih dahulu, saat ini aku sedang menjalani long distance relationship, Dengan kesibukan yang berbeda antara kami berdua, aku harap tak menjadikan komunikasi merenggang, tapi itu kenyataannya.

Kalian berhak tau terlebih dahulu dimana, aku memakai baju putih abu-abu, kalau kata orang masa paling indah, masa yang tak akan pernah terlupakan, aku menghargai pendapat orang tentang masa-masa SMA.

Setelah menghabiskan masa-masa SMP (di cerita sebelumnya), aku dan Tiara sementara menjalin hubungan yang dinamakan "jalanin dulu aja" he he he. Mungkin pada saat itu Tiara takut kalau menolak ajakan ku untuk berpacaran dengannya merupakan suatu tindak kejahatan.

Beruntung bagi Tiara, diterima di SMA yang berbeda denganku. Aku juga merasa beruntung bisa diterima di SMA yang katanya favorite di kota ku, sama bagusnya sih tapi stigma sosial kalau gak bisa masuk di SMA favorite, masa depan anak dipertanyakan. Ah, aku gak tau apa yang dipikirkan orang-orang tua he he he.

Saat itu pikiran, tenaga, hati masih terpusat bagaimana cara biar Tiara mau sama aku.

Kesalahan terbesar jika aku memaksa Tiara biar mau sama aku, seandainya dulu ku ubah pandanganku menjadi bagaimana cara biar Tiara bahagia denganku, karena setelah dia bahagia otomatis dia mau sama aku.

Aku ingat, di pertengahan bulan Agustus aku sedang menjalani terapi mental untuk siswa baru. Biasa, namanya juga masa orientasi siswa, aku kenal dengan kakak kelas yang bertugas sebagai panitia MOS. Namanya, Anjar, sekarang dia sedang berjuang untuk mendapatkan gelar dokter gigi di salah satu perguruan tinggi yang ada di depok.

Mas Anjar, begitu lah caraku untuk menyapanya. Gelar "Mas" yang aku berikan kepada dia, hanya semata-mata aku menghormatinya ha ha ha.

Matahari semakin tinggi, mungkin tepat di atas kami, pertanda MOS hari ini akan segera berakhir, syukur lah gak terjadi pelecehan, kalau kalian menganggap push up sebagai pelecehan kejantanan kalian dipertanyakan. Aku saranin ganti kelamin aja jadi perempuan.

Siang ini, aku dijemput tetangga aku, itu lah pesan mama aku untuk menunggu bang Iwan di depan sekolah. Bang Iwan sangat lah baik, tidak menerima uang hasil suapanku untuk membeli bensin, dia juga sangat baik menunggu jika aku belum keluar dari sekolah.

Sesampai di rumah, mama sedang istirahat, jadi jangan diganggu dulu. Aku mencari handphone yang sebelum berangkat ke sekolah, aku letakan di kasur, mama emang bisa sulap barang-barang yang ada di kasurku semuanya berada di meja he he he. Bukan cuma itu, ketika aku sedang mencari dasi di lemari, aku lari ke arah mama.

"Ma, dasiku gak ada di lemari"

"Cari lagi, mas. Pasti ada"

"Gak ada, Ma."

"Sampai Mama cari terus ada, awas!"
Ah, perkataan yang biasa aku dengar he he he.

Oh iya sebelum itu, aku punya 3 adek yang berkelamin sama kayak Ayahnya, jangan heran kalau aku dipanggil "Mas".

Setelah itu Mama berjalan ke arah lemariku, mencari-cari disetiap sudut dan berkata "Lah ini dasi siapa,katanya gak ada?!". Sebetulnya pesulap paling hebat di dunia mungkin jatuh pada Mamaku, kalian jangan iri walaupun ibu kalian juga begitu ha ha ha.

Sekarang di layar handphone ku, ada dua buah pesan yang belum terbaca, yang artinya Mama belum buka isi pesan itu. Aku yakin itu dari Tiara.

Pesan pertama : "Ar, udah di rumah?"

Pesan kedua : "Aku mau ketemu"

Yang ada dipikiranku saat itu, kenapa Tiara harus sampai mengirim pesan sebanyak dua, harusnya hemat pulsa pada saat itu, padahal pulsa mahal,

Tanpa membalas pesan singkat dari Tiara, disertai Mama sudah bangun aku izin untuk memakai motor mengerjakan tugas MOS, padahal tidak ada tugas. he he he!
Jarak rumahku antar rumah Tiara, ditempuh dengan waktu 30-45 menit, lumayan jauh, rumah Tiara berada di pusat kota.

Setelah di depan rumahnya, aku bales pesan singkat dia : "Aku udah di depan".

Sekitar 3 menit, pintu gerbang yang besar terbuka lebar.
"Masuk, Ar" sapa Tiara

PERTAMAXemoticon-Cool
FOR INDEX

Quote:PART 2
PART 3
PART 4
PART 5

PART 2

Quote:.......i hate myself when i'm away from you, i swear i'm sorry, please dont hate me too.
.....


Setelah masuk ke dalam rumahnya, terlihat sepi untuk rumah sebesar ini. Aku tau ibu dan ayahnya Tiara, sangat sibuk sekali dengan pekerjaannya, jadi tak usah heran hari ini yang ada di dalam rumahnya hanya aku, Tiara, dan si bibi.

"Mau minum apa?" tanya Tiara

"Gak usah repot-repot, air zam-zam aja"

Tanpa ngomong apa apa, Tiara langsung pergi ke dapur, dari situ aku berpikir mungkin suasana hati Tiara sedang berantakan atau mungkin lagi menstruasi, gak tau lah namanya juga cewek!

Gak lama, Tiara membawa gelas air putih, tadinya emang aku pikir air putih biasa.
"Nih air zam-zam hahaha"

Wah, langsung gak percaya aku, ternyata bener setelah aku minum rasanya emang beda dari air putih biasanya.
"Ah jadi ngerepotin beneran hehe"

"kamu mah, selalu ngerepotin aku, Ar!"

"hehehe"

"Gimana MOS di sekolahmu? Menyenangkan?" tanya Tiara

Pada dasarnya MOS itu penting, tanpa MOS kakak kelas selaku panitia jadi tidak bisa modusin dedek gemes, kalau itu terjadi pada Tiara aku bisa mengerti, aku yakin nama Tiara langsung menyebar ke seluruh pria pria modus atau aku harus bilang kurang belaian, maksudku kalau pengen buat Tiara bahagia gak suka lah ngelakuin hal sehina itu.

Pasti kalian setuju, kalau gebetan atau pacar kita disakiti cowok lain cuma dibentak aja aku yakin darah kalian akan mendidih, rasanya ingin membuat perhitungan sama orang seperti itu.

"Ahh biasa aja, aku ikut MOS di tempatmu aja ya"

"Ha? Kenapa?" tanya Tiara

"Biar lebih menyenangkan, ada kamu"

"Hahaha, sini makanya biar aku gak dimodusin"

Bagiku hal biasa, orang cantik dimana-mana banyak yang mau, jadi sah-sah aja mereka berbuat modus demi Tiara mau sama mereka, tapi otakku tau siapa Tiara, yang benar aja Tiara mau sama orang yang deketin dia dengan cara kampungan seperti itu.

"Ada yang suka sama aku, Ar, tapi aku gak suka sama dia, dia itu menyebalkan, tiap cewek digodain sama dia" kata Tiara

"Masih untung yang digoda cewek, kalau cowok bahaya lah"

"Ihh, aku serius, dengerin dulu, kebiasaan!"

"Kok diem?" tanya Tiara

"Kan katanya disuruh dengerin dulu sama kamu" kataku.

"Oh iya ya, oke gini, namanya Rizal, dia kakak kelas, panitia MOS juga, sok kegantengan, tapi masih gantengan kamu hehe"

"Hahaha"

"Oke lanjut, dia pernah ngasih bunga ke aku di depan anak-anak, aku bilang kalau gak bisa nerima bunga itu, gak tau kayaknya dia waktu itu emosi gara-gara malu aku tolak kali, terus dia ngancem kalau aku gak mau nerima bunga itu bakalan dapet hukuman"

"Oh ya? Terus?"

"Ya mau gak mau, aku terima aja biar masalah selesai, tapi bunga itu aku kasihkan ke Lia (temannya Tiara) soalnya dia suka bunga kayak namanya Dahlia hehe"

"Anak baik" kataku

"Pas mau pulang, kemaren si Kak Rizal marah ke aku, dia tau bunganya aku kasihkan ke Lia, aku dibentak-bentak, dihukum lari 5 putaran. Dia bilang besok bakalan ada hukuman tambahan"

Aku berusaha bersikap tenang.
"Terus?"

"Aku gak mau masuk besok" kata Tiara

"Masuk aja, sekali dia nyentuh kamu, bilang ke aku"

"Kamunya jauh, Ar"

"Hahaha"

"Malah diketawain"
Tiara masang wajah cemberut yang aslinya lucu sih hehe

Aku pamit pulang, si bajingan Rizal besok harus ketemu!

Kasian Tiara dapet hukuman gan emoticon-Mewek emoticon-Matabelo
Numpang bikin tenda dulu gan sambil nunggu update an
Biasanya sih klo ada kata 'Senja', ceritanya menarik emoticon-Big Grin ditunggu bre kelanjutannya
Seperti nya mantap
Ijin gabung disini. Semangats!!
Pantau disek

PART 3

Quote:Sebelum pulang, Tiara sempet cerita sedikit tentang si Rizal, dia potongan ala tentara, mungkin dia bercita-cita menjadi tentara indonesia, bagus kalo gitu sebelum jadi tentara harus aku kasih pelajaran yang berharga dulu hehe.

"Emang keren Kak Rizal, Ar. Kalau dibilang gagah sih iya, sinkron sama potongan rambut cepak kayak tentara"

Mau segagah apa pun, sekali bajingan tetap bajingan, bukan bermaksud sok jadi pahlawan pembela Tiara, menurutku kalian juga setuju dengan tindakanku. Kalau emang dia laki, cari lawan yang sepadan lah!

Sampai di rumah, langsung aku kirim SMS ke Dodi, aku meminta dia menemaniku berangkat sekolah. Kata Dodi : Oke, nanti aku temani.

Dodi mungkin, lawan yang setara dengan si Rizal, tunggu dulu aku gak sepengecut itu. Ini masalahku, aku meminta Dodi menemaniku berangkat sekolah, biar gak ketahuan Mama kalau nantinya aku bolos ikut MOS.

Hari yang sudah ditunggu-tunggu, aku berangkat bareng Dodi dengan alasan, kasian bang Iwan yang terus mengantarku selama MOS. Aku bilang ke Mama, biarlah bang Iwan istirahat selama sehari.

"Wah, berani-beraninya anak SMA lain dateng ke sekolahku haha" kata Dodi

Bisa dibilang Dodi lebih tua dari aku setahun, secara gak langsung dia kelas 2 SMA yang masih libur karna ruangannya dipakai buat acara MOS.

"hehe ada urusan, Mas"

"Ahh, anak sekarang banyak sekali urusannya"

Sepertinya Dodi mengerti urusanku, menurutku Dodi harus tau alasan mendasar kedatanganku ke sekolahannya. Aku ceritakan kepada Dodi tanpa ada yang dilebih-lebihkan sehingga Dodi tidak ikut membenci si Rizal juga.

"Terus? Kau sendirian?" tanya Dodi

"hehe iya mas"

Dodi memandangku dengan heran, yang benar aja mau masuk kandang macan cuma bawa satu pawang. Pada posisi ini, kalian akan mengerti bagaimana adrenalin kalian terpacu untuk menghajar si bajingan itu. Jangan salahkan aku pada waktu itu.

"Mas disini aja, jangan ikut campur, biar aku aja" kataku.

"Ahh, kalau ada apa-apa pasti juga aku yang kena, aku kan yang bawa kau berangkat sekolah tadi"

Tiara pernah cerita kalau dia setiap MOS berangkat jam 6 pagi, beruntung rumah dia dekat jadi kata dia gak pernah telat. Emang benar, aku berjalan masuk dari pintu gerbang ke lapangan upacara yang biasa dipakai, sudah banyak siswa-siswi baru.

"Mas mana ruang osis?"

"Sini ikutin aja aku"

Tanpa ketuk pintu dan mengucapkan salam, disana langsung bisa ku temukan si bajingan itu. Aku pikir, daripada salah sasaran mending berteriak,

"Mana yang namanya Rizal!!!"

Salah satu orang berdiri, dan cukup yakin diikuti teman-teman yang ada di sampingnya. Bermodalkan mas Dodi yang bisa aku andalkan, kalau ada apa-apa menimpaku.

"Keluar!!!"

Kalau gak salah. ada 3 orang termasuk Rizal. Entah, aku kerasukan apa waktu itu yang jelas detak jantungku semakin terpacu dibarengi dengan emoskui sampai di ubun-ubun.

"Kau ya yang buat Tiara dihukum?"

"Emangnya ke..."

Tanpa aku harus tau jawabannya, pasti dia pelakunya. Dan kalian tau apa yang terjadi selanjutnya, kedua temannya malah membantu melerai kita berdua, sampai-sampai mas Dodi juga berusaha melerai kita.

"Jangan kabur kau bajingan!!!"

Seingatku, waktu itu, si Rizal berusaha menghindari aku, mungkin hari itu bagi siswa baru menjadi tonton gratis mengisi waktu luang mereka.

Sampai akhirnya, ada suara yang aku kenal teriak memanggilku

"Arde!!!"

Dan itulah nama panjangku hehehe


Quote:Original Posted By suboyxxx
Seperti nya mantap
Ijin gabung disini. Semangats!!

Ikut nyabuk di belakang aaaaahhh emoticon-Betty (S) emoticon-Big Grin
Ijin ikutan nyimak ya, semoga apdet nya lancar teruuuuusss emoticon-thumbsup
Quote:Original Posted By sayabaik46
Kasian Tiara dapet hukuman gan emoticon-Mewek emoticon-Matabelo


Quote:Original Posted By zafid.m
Numpang bikin tenda dulu gan sambil nunggu update an


Quote:Original Posted By offours
Biasanya sih klo ada kata 'Senja', ceritanya menarik emoticon-Big Grin ditunggu bre kelanjutannya


Quote:Original Posted By suboyxxx
Seperti nya mantap
Ijin gabung disini. Semangats!!


Quote:Original Posted By adpra25
Pantau disek


silahkan disimak, gan emoticon-Wowcantik
Menuhin pejwan dulu, baca belakangan emoticon-Leh Uga


Lanjoottt emoticon-Jempol
Pejwan dulu, baca kalo ingetemoticon-Ngakak
masih dapet lah pejwan niemoticon-Leh Uga
cerita d sfth selalu dari mos ya??emoticon-Leh Uga
ikut mantau um emoticon-Shakehand2
enakan ama daun mudaemoticon-Genit
ijin gelar tenda , seru ugha ni kayanya , jangan ada kentang diantara kita mas 😂
Ijin nenda dimari gan degan emoticon-Sundul Up
Mantapp bang Ardee.. Tapi kenapa dah antagonisnya pake nama ijal emoticon-Nohope