alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59891c3d12e25741708b4567/team-ekonomi-ngeles-mulu-kaya-bajaj-kata-rizal-ramli
Team ekonomi ngeles mulu kaya BAJAJ kata Rizal Ramli
Team ekonomi ngeles mulu kaya BAJAJ kata Rizal Ramli

Daya Beli Terus Turun, Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jokowi Rajin 'Ngeles'
EKBIS SENIN, 07 AGUSTUS 2017 , 22:33:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE
Daya Beli Terus Turun, Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jokowi Rajin 'Ngeles'Rizal Ramli/net


RMOL. Pakar Ekonomi Rizal Ramli meminta agar tim ekonomi Presiden Joko Widodo berhenti untuk berkilah alias ngeles untuk menutupi kelemahannya saat semakin buruknya kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat.
BERITA TERKAIT
Jokowi, Stop Coba-Coba Urus Ekonomi Ke Orang Tak Berkompeten!
Peralihan Pengelolaan Asuransi Dinilai Rugikan TKI
Pesawat Presiden Bukan Penyebab Penerbangan Garuda Di Bali Batal
"Ini kok rajinnya ngeles. Online (bisnis) lah jadi penyebab retail anjlok. Let get straight, kebijakan makro ekonomi super konservatif itu penyebab anjlok," kicau Rizal melalui akun twitter pribadinya @RamliRizal, Senin (7/8).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu merinci kebijakan makro ekonomi super konservatif yang dia maksud. Beberapa diantaranya, tim ekonomi Jokowi hanya memiliki prioritas utama bayar pokok dan bunga utang.

"Rp 512 Triliun untuk tahun 2017,
infrastruktur prioritas ketiga Rp 387 Triliun. Tidak ada kreatifitas untuk mengurangi beban utang dengan cara seperti 'Debt-to-Nature Swap','Loan Swap' dan lainnya," jelas Rizal.

Mantan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya itu juga menilai tim ekonomi Jokowi hanya fokus pada austerity (potong-potong/pengetatan). Itu dilakukan hanya sekedar untuk mengamankan kepentingan kreditors, i.e. pembayaran utang.

"Tidak ada 'growth story', memacu sektor-sektor unggulan yang competitive dan cepat hasilkan devisa seperti tourism, electronics dan lainnya," kata Rizal

Mantan Kepala Bulog itu juga menilai tim ekonomi Jokowi melihat macro economics seolah-olah hanya soal inflasi dan APBN. Padahal kata Rizal, banyak cara untuk memicu infrastruktur di luar APBN seperti revaluasi aset. Rizal pun bercerita dia berhasil mendorong asset BUMN naik Rp 800 triliun dan pajak Rp 32 triliun pada tahun 2016 lalu.

"Selain revaluasi aset juga harusnya lakukan sekuritisasi aset, BOT/BOO untuk infrastruktur di Jawa (daya beli dan pertumbuhan ekonomi relatif tinggi)," tambah Rizal.

Rizal juga menyayangkan pertumbuhan kredit dibawah tim ekonomi Jokowi yang hanya mencapai 10%. Menurut Rizal untuk mencapai target ekonomi tumbuh 6,5% maka kredit perlu tumbuh 15 hingga 17%.

"Tapi harus tetap prudent," ujar Rizal.

Terakhir Rizal juga mengkritisi soal kebijakan pemotongan subsidi dan pajak yang diuber-uber. Ironisnya penguberan pajak itu termasuk untuk golongan menengah bawah seperti petani tebu dan yang memiliki akun Rp 1 milyar.

"Upaya turunkan batas minimum kena pajak Rp 4,5 juta. Kalau berani yang top 1 % dong. Di negara yang lebih canggih pengelolaan makro ekonominya, mereka longgarkan fiskal, pajak dan moneter ketika ekonomi slowdown. Nanti kalau sudah membaik, baru diuber," pungkas Rizal.

Rizal pun mengaku mendapatkan data jika penjualan sepeda motor saat ini turun 5%. Selain itu, pertumbuhan konsumsi listrik hanya 2% yang biasanya bisa mencapai 9%. Pertumbuham omset semen pun disayangkan Rizal hanya mencapai 3% yang biasanya 10%.

"Dari pada ngeles, mungkin lebih simpatik akui trend-trend factual dan umumkan langkah-langkah yang akan diambil dan time-framenya. Lebih asyik ndak perlu ngeles lagi. Sudah terang benderang, cari solusi keluar dari kebijakan makro ekonomi konservatif," demikian Rizal.[san]

http://ekbis.rmol.co/read/2017/08/07/302028/Daya-Beli-Terus-Turun,-Rizal-Ramli:-Tim-Ekonomi-Jokowi-Rajin-Ngeles-


Indonesia rasio utang ke PDB 27 %
Bayar cicilan Rp 512 T
Rasio utang dibanding penerimaan 25 %
.. "bukan urusan saya... "

coba pak rizal tanya ahli tafsir nastaik di sinih...

...toko sepi karena masyarakat beli onlen..

emoticon-Traveller
"Dari pada ngeles, mungkin lebih simpatik akui trend-trend factual dan umumkan langkah-langkah yang akan diambil dan time-framenya. Lebih asyik ndak perlu ngeles lagi. Sudah terang benderang, cari solusi keluar dari kebijakan makro ekonomi konservatif," demikian Rizal.[san]

terang benderang bray emoticon-Leh Uga:

ni rizal ramli kuper, kurang kreatif, primitif purbakala, gaptek, kurang kekinian, semua serba online..

makanya ngevloooooog donk....emoticon-Leh Uga:

wkwkwkwkw RIZAL RAMLI MAH BACOT DOANK PAS JADI MENTERI JUGA GAK BISA NGGAPA - NGGAPAIN !!!!!
Gila cuy utk byr utang 512T. Utk infra 387T.

Ternyata selama ini gembar gembor palak memalak cm utk byr utang. Proyek infra cm sampingan.


Lanjut
tenang aja bulan depan meroket koq pak emoticon-Cool
Mending ane nunggu bulan september aja lah kata pakde bakalan meroket. emoticon-Leh Uga
Wew. Ternyata kebijakan pengetatan pajak itu sebagian besar digunakan buat bayar UTANG. emoticon-Leh Uga
RR ??? Bacotnya doang yg gede . Pas jadi mentri malah kagak ada hasil sama sekali emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By pakagus01
wkwkwkwkw RIZAL RAMLI MAH BACOT DOANK PAS JADI MENTERI JUGA GAK BISA NGGAPA - NGGAPAIN !!!!!


Padahal kata Rizal, banyak cara untuk memicu infrastruktur di luar APBN seperti revaluasi aset. Rizal pun bercerita dia berhasil mendorong asset BUMN naik Rp 800 triliun dan pajak Rp 32 triliun pada tahun 2016 lalu.

Itu yang dikerjain Rizal Ramli waktu jadi menteri
ane suka beli onlen...tapi kalo benaja sempak sama indomi tetep ke indomaret...
ke mall males, ribet parkir, jalan jauh...

ngomong maksro ultra konservatif itu pasti adiknya ultra man neoemoticon-Wakaka
alah sibacot rajawali ngepret didengerin

rugi lu pade
emoticon-Shakehand2 Mestinya pajak distop selama 10 tahun
biar kering petugas pajak n menkeu
Melemah karena saat ini para orang tua harus mengeluarkan biaya pendidikan untuk anak-anak mereka, seperti bayar uang pendaftaran sekolah / kuliah, beli seragam sekolah, bayar uang kos anak, dll.

Quote:Original Posted By wa2n43


Padahal kata Rizal, banyak cara untuk memicu infrastruktur di luar APBN seperti revaluasi aset. Rizal pun bercerita dia berhasil mendorong asset BUMN naik Rp 800 triliun dan pajak Rp 32 triliun pada tahun 2016 lalu.

Itu yang dikerjain Rizal Ramli waktu jadi menteri



BUMN dan PAJAK di bawahnya MENKO PEREKONOMIAN !!!! PRESTASINYA BUMN DAN PAJAK YAH DARI MENTERI BUMN DAN MENKEU DONK PLUS MENKO PEREKONOMIAN KOK DIAKUIN SAMA SI BACOT RIZAL ????????

EMANG NYA SI RIZAL JADI MENKO PEREKONOMIAN ??????

ADA JUGA JADI MENKO BIDANG KEMARITIMAN

MEMBAWAHI MENTERI ESDM , PERHUBUNGAN , KELAUTAN DAN PARIWISATA ....

ADA JUGA DIA CUMAN BACOT DOANK ....
PROJEK LISTRIK 35,000 MW KAGAK JALAN
PLUS BERANTEM SAMA ANAK BUAHNYA SENDIRI SUDIRMAN SAID !!!!!

BACOTNYA RIZAL LOE PERCAYA !!!!!

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Bersihin dulu kabinet Jokowi dr orang kitak2, baru bisa bener negara ini
posisinya kalo ga salah jatoh tempo utang oktobe ini, negara ga ada duit...panik...yah begitulah jdnya ...merokeeet emoticon-Motret
emoticon-Traveller
Hmm.. bangun ekonomi ya ? diselingi demo-demo gk penting yang bikin macet aktivitas
Quote:Original Posted By kellyrp
Gila cuy utk byr utang 512T. Utk infra 387T.

Ternyata selama ini gembar gembor palak memalak cm utk byr utang. Proyek infra cm sampingan.


Lanjut


gw tebelin ya ntar ente cari berita lagi yg dibayar utang yang mana ...

kalau ente bilang untuk bayar utang proyek ente gak ngerti cara utang dan bayar utang berarti ...
Terang benderang
Kritik sana sini
Ngeles sana sini
Ah sudahlahh...

This is our country emoticon-Ultah