alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59891584c0cb17df108b456f/masyarakat-diajak-galang-dana-untuk-buat-pesawat-perintis-jenis-r80
Masyarakat Diajak Galang Dana untuk Buat Pesawat Perintis Jenis R80
Masyarakat Diajak Galang Dana untuk Buat Pesawat Perintis Jenis R80


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan pembuat pesawat terbang milik Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie, Regio Aviasi Industri (RAI), berencana membuat pesawat terbang jenis R80 untuk penerbangan perintis jarak pendek dan menengah.

Untuk mewujudkan pembuatan prototipe R80, RAI mengajak masyarakat berpartisipasi dalam bentuk sumbangan dana atau crowdfunding melalui platform Kitabisa.com.

Customer Engineer RAI, Satrio Aditomo mengatakan, selain untuk mencari dana pembuatan prototipe, inisiatif crowdfunding juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik atas upaya pemerintah membuat pesawat buatan dalam negeri.

"Untuk membangun prototipe pesawat itu cukup besar dananya. Maka kami harus cari sumber dana," kata Satrio di acara Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Habibie Festival 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

"Pemerintah sudah mendukung sejauh regulasi dan menyediakan fasilitas pengujian yang bisa digunakan. Tentu ada juga partnership dengan PT Dirgantara Indonesia," imbuhnya.

Satrio melanjutkan, crowdfunding dilakukan juga sebagai bentuk kampanye agar masyarakat tahun mengenai upaya pembangunan industri dirgantara nasional.

"Kita juga perlu memunculkan public awareness, dengan harapan dari situ banyak orang tahu upaya pemerintah membangun industri pesawat terbang dalam negeri," tuturnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Satrio menjelaskan, untuk membangun prototipe pesawat terbang berkapasitas 80 sampai 90 orang itu dibutuhkan dana sekitar Rp 200 miliar.

Rencananya, prototipe akan diujiterbangkan atau first-flight pada 2022.

Kemudian, setelah melewati proses sertifikasi, R80 akan diproduksi secara massal pada 2025 dan akan melayani penerbangan jarak pendek-menengah.

Menurut Satrio, saat ini sudah ada 155 unit R80 yang dipesan oleh lima maskapai penerbangan lokal, yakni NAM Air sebanyak 100 unit, Kalstar 25 unit, Trigana Air 20 unit dan Aviastar 10 unit.

"Mereka sudah menyatakan tertarik untuk beli jika pesawat ini sudah ada," katanya.

Terpisah, Fahri dari Kitabisa.com menuturkan, crowdfunding untuk membuat pesawat R80 ini terinspirasi dari pembelian Dakota RI-001 Seulawah.

Pesawat tersebut merupakan pesawat angkut pertama milik Indonesia yang dibeli dari sumbangan masyarakat Aceh.

"Jika dulu kita patungan beli pesawat dari luar negeri, saat ini kita berkesempatan patungan untuk bikin pesawat sendiri," ujar Fahri.

Masyarakat yang berminat menyumbang bisa memberikan dukungan minimal sebesar Rp 100 ribu. Sebagai timbal balik, foto donatur akan dipajang di badan pesawat R80.

Pada acara di JIExpo tersebut, Deputi Direktur Keuangan Urusan Pendanaan PT RAI Desra Firza Ghazfan mengatakan, industri penerbangan nasional memiliki potensi pasar yang besar ditambah dengan karakteristik Indonesia sebagai negara kepualauan.

Menurutnya, sangat disayangkan jika Indonesia harus terus melakukan importasi pesawat setiap tahunnya.

Desra menjelaskan, dalam pembuatan pesawat R80 ada beberapa bagian yang diproduksi dalam negeri dan ada yang didatangkan dari luar negeri, seperti peralatan navigasi maupun radar.

Menurutnya, di luar komponen tersebut dan mesin utama, seluruhnya dibuat dan diproduksi oleh Indonesia.

"Perusahaan pesawat terbang itu adalah perusahaan yang mendesain dan membuat sayap pesawat. Kalau mesin pesawat terbang, namanya perusahaan mesin pesawat terbang," ujar Desra di Jiexpo Kemayoran.

Pesawat R80 mampu mengangkut 80-90 penumpang. Pesawat ini juga didesain dengan desain kokpit yang modern dan menjamin kenyamanan penumpang selama mengudara.

Pesawat ini memiliki dimensi panjang 32,3 meter dengan lebar sayap 30,5 meter dan tinggi 8,5 meter.

Pesawat R80 mampu melesat hingga 330 knots atau sekitar 611 kilometer per jam.

Sedangkan kecepatan ekonomisnya mencapai 290 knots atau sekitar 537 kilometer per jam. Dalam sekali terbang, pesawat ini mampu menjangkau 1.480 kilometer.

Pembuatan pesawat R80 bertujuan untuk mempermudah akses transportasi atau konektivitas antar pulau di Indonesia.

Sekitar dua tahun lalu, Habibie sempat memperkenalkan rancangan R80 kepada Presiden Joko Widodo.

Untuk membuat pesawat ini, Habibie meminta bantuan kepada Presiden Jokowi.

Permintaan itu disampaikan Habibie kepada Jokowi saat pameran National Innovation Forum 2015 di Puspiptek, Serpong, Tangerang, 2015 lalu.

Menanggapi permintaan Habibie ini, Jokowi menyatakan siap membantu.

"Ya, ini seharusnya mendapat perhatian menjadi proyek nasional," katanya.

Proyek pesawat R80 masuk dalam salah satu proyek strategis nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategi Nasional. (kps/yog)

Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...ntis-jenis-r80

---

Baca Juga :

- PKB Ancam Cabut Dukungan terhadap Jokowi di Pilpres 2019 jika Sekolah Lima Hari Diterapkan

- Hanura Nilai Berlebihan Urusan Lima Hari Sekolah Jadi Tawar Menawar Dukungan Terhadap Jokowi

- Mendes Sebut Tidak Ada Masalah dalam Penggunaan Dana Desa

Semoga bisa terlaksana deh
×