alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5989115f162ec20e598b4583/klarifkasi-kemendikbud-soal-status-makam-tiga-tokoh-islam
Klarifkasi Kemendikbud Soal Status Makam Tiga Tokoh Islam
Klarifkasi Kemendikbud Soal Status Makam Tiga Tokoh Islam


JPP, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan bahwa Mendikbud Muhadjir Effendy tidak pernah menghapus lokasi makam tiga tokoh penyebar Islam di Kalimantan Selatan (Kalsel) dari daftar cagar budaya. 

Penegasan itu disampaikan Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (7/8/2017). Dia mengungkapkan, faktanya adalah ketiga makam tokoh pemuka Islam di Kalsel tersebut memang belum ditetapkan sebagai cagar budaya sesuai dengan ketentuan perundangan mengenai penetapan dan penghapusan cagar budaya. 

“Berita yang menyebut bahwa Mendikbud menghapus lokasi makam ketiga tokoh penyebar Islam di Kalsel sebagai cagar budaya tersebut tidak benar. Sebab, ketiga lokasi makam tersebut belum ada yang ditetapkan sebagai cagar budaya,” katanya. 

Ketiga lokasi makam yang ramai diperbincangkan itu adalah Makam Datu Hamid Ambulung di Kabupaten Banjar, Makam Tumpang Talu Kandangan, dan Makam Datu Sanggul Kabupaten Tapin. Ketiga makam itu bukan cagar budaya, menurut Hilmar, karena memang belum memenuhi kriteria sebagai cagar budaya sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang 11/2010 tentang Cagar Budaya.

Lebih lanjut, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBP) Harry Widianto menjelaskan secara lebih detil kriteria cagar budaya. Yakni, berusia minimal 50 tahun atau mewakili gaya/langgam sekurang-kurangnya 50 tahun, dan mempunyai arti penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, agama, pendidikan, dan/atau kebudayaan.

Dalam UU Cagar Budaya tersebut menjelaskan bahwa proses penetapan dilakukan melalui kajian Tim Ahli Cagar Budaya pada masing-masing Kabupaten/Kota. Dan jika masuk dalam kriteria, kemudian dapat direkomendasikan untuk ditetapkan oleh bupati/wali Kota setempat sebagai cagar budaya.

Dan oleh karena ketiga makam tersebut belum ditetapkan sebagai cagar budaya, Harry mengatakan, maka tidak lagi diusulkan sebagai cagar budaya yang dipelihara oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur per bulan April 2017. “Namun demikian, diharapkan pemeliharaan makam dapat dikelola oleh dinas terkait,” kata Harry.

Tidak masuknya ketiga makam tersebut sebagai cagar budaya, kata Harry, sudah disampaikan ke dinas terkait dengan dikeluarkannya Surat Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur Nomor 0207/E24/CB/2017, tanggal 22 Februari 2017.

Surat ditujukan kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar.  

“Dalam hal ini Mendikbud tidak melakukan apapun terhadap status tiga lokasi makam tersebut. Berita yang beredar dalam media online tersebut bisa dari surat yang diterbitkan oleh BPCB Kalimantan Timur,” tegas Harry. (dik) 

Sumber : https://jpp.go.id/cek-fakta/309219-k...ga-tokoh-islam

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Klarifkasi Kemendikbud Soal Status Makam Tiga Tokoh Islam Wakili Presiden, Mendagri Hadiri Festival Pesona Budaya Borneo di TMII

- Klarifkasi Kemendikbud Soal Status Makam Tiga Tokoh Islam Presiden: Selesaikan Pembangunan Pusat Perkampungan Budaya Betawi

- Klarifkasi Kemendikbud Soal Status Makam Tiga Tokoh Islam Angkat Potensi Daerah, Gubsu Minta Budaya Gotong Royong Ditingkatkan