alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59890e35e05227b8278b4571/prestasi-diuji-bonus-menanti
Prestasi Diuji, Bonus Menanti
Prestasi Diuji, Bonus Menanti


MENTERI Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku sudah menyiapkan bonus untuk para atlet yang berprestasi di SEA Games Kuala Lumpur 2017.



Namun, bonus itu bukan hanya berbentuk uang.



"Soal bonus juga disiapkan dan sesuai arahan Bapak Presiden, bonus tidak harus berupa uang, tetapi harus ada stimulan yang lain. Kami sudah berbicara dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bahwa peraih medali emas nanti akan dipromosikan sebagai pegawai negeri sipil (PNS)," kata Imam di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (7/8).



"Kami sudah berbicara dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar ada fasilitas perumahan bagi peraih medali. Tentu ini lompatan baru yang disiapkan pemerintah. Kita akan melihat lebih lanjut dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat."



Usulan bonus lain, lanjut dia, ialah menggandeng BUMN agar para atlet berprestasi dapat dipromosikan sebagai pegawai BUMN sehingga masa depan atlet terjamin.



"Kalau uang tunai sudah pasti meskipun anggarannya harus kita rasionalisasi kembali. Ini untuk peraih emas, perak, dan perunggu."



Total ada 870 orang dalam kontingen SEA Games XXIX asal Indonesia yang terdiri atas 533 atlet, 170 orang pelatih, 55 perangkat pendukung, dan 122 peserta mandiri sehingga berada di luar beban target kontingen. Kontingen



Indonesia akan mengikuti 37 cabang olahraga dengan target memperoleh 55 medali emas dan 95 perak dari 30 cabang olahraga.



Di sisi lain, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menyatakan ada sejumlah atlet yang tidak akan mendapat bonus dari pemerintah jika berprestasi di SEA Games 2017.



Mereka ialah atlet yang tidak masuk ke daftar kontingen yang berdasarkan proyeksi Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) yang berjumlah 86 orang.



"Jika ditambah pelatih, jadi 112 orang. Mereka berasal dari cabang hoki es, futsal (putra), dan ice skating (figure). Sesuai perjanjian dengan KOI, rombongan nonkontingen 'Merah Putih' harus bertanggung jawab dengan tiket pesawat pergi dan pulang serta akomodasi. Lalu, tidak menuntut bonus," kata Plt Sekjen KOI Helen Sarita de Lima kepada wartawan di Jakarta, kemarin.



Meskipun demikian, kata Helen, bisa saja nantinya pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga juga memberikan bonus.



Faktor nonteknis



Pada bagian lain, tim karate Indonesia menyatakan sisa waktu menjelang perhelatan SEA Games 2017 dihabiskan dengan latihan rutin untuk mempertajam teknik.



Sebanyak 20 atlet yang terdiri dari 12 putra dan delapan putri ditargetkan bisa membawa pulang dua emas dari Kuala Lumpur.



"Kami hanya harus mengantisipasi faktor nonteknis. Apa itu? Contohnya, perwasitan. Kami harus pastikan agar nanti pertandingan berlangsung dengan adil. Ini kita kan tanding di kandang musuh bebuyutan, jadi kita harus waspada meski ada tiga wasit asal Indonesia," kata manajer tim karate Indonesia, Zulkarnaen Purba, kepada Media Indonesia, kemarin. (Ant/R-3)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...nti/2017-08-08

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Prestasi Diuji, Bonus Menanti Rusia Buka Peluang Ekspor Makanan Halal

- Prestasi Diuji, Bonus Menanti Belanja Pemerintah Hambat Pertumbuhan

- Prestasi Diuji, Bonus Menanti KPAI Punya Pengurus Baru