alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59890d4ce0522759578b4568/soal-victor-laiskodat-djoko-edhi-by-design-yang-tidak-matang
Soal Victor Laiskodat, Djoko Edhi: By Design Yang Tidak Matang
Soal Victor Laiskodat, Djoko Edhi: By Design Yang Tidak Matang
SELASA, 08 AGUSTUS 2017 , 04:20:00 WIB |
OLEH: DJOKO EDHI ABDURRAHMAN

Soal Victor Laiskodat, Djoko Edhi: By Design Yang Tidak Matang

SAYA lihat di TV, Nasdem sudah jungkir balik untuk menahan gelombang arus balik pidato Khilafat Victor Laiskodat yang menghebohkan itu.

Dianalogikan, pidato Victor ibarat pil ineks merek Guess. Yang neken, langsung teler dan OD. Makan ineks memang harus by design. Tapi merek Guess tak sama dengan merek Lemon Tea. Guess ultra hard, lemon tea sebaliknya. Tergantung formulanya. Guess didominasi LSD, yang di IPB Bogor dibuat untuk menyuntik kuda agar bisa kimpoi. Para triper tahu: jangan makan Guess! Jika tidak, perjalanan (triping-asal kata to trip) tak lagi nyaman. Yaitu, speednya kekencengan. Bisa OD.

Sebagai Ketua Fraksi Nasdem di Senayan, Victor juga tahu pantangan itu! Misterinya, mengapa Victor tetap melakukannya? Itu yang menarik.

By Design! Kata konpers Nasdem, konteksnya, Victor mau melindungi Pancasila dari ancaman Khilafat; dari ancaman radikalisme, bla bla bla. Menurut saya, kekencengan. Yaitu, langsung menyebut nama: Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai PKS, dan Partai PAN sebagai pendukung Khilafat. Di situ mistery Guess itu.

Sudah tiga hari orang berduyun-duyun melaporkan Victor ke polisi. Tuduhannya, hate speech (ujaran kebencian) dan SARA, dua kelompok hukum dengan pasal-pasal karet: dari delik aduan melompat ke delik formill, dan melompat lagi ke delik materiil. Seru! Perjalanan to trip itu pun terhenti karena arus balik yang kekencengan walau Victor dilindungi hak imunitas selaku anggota DPR, tak urung goyang-goyang juga.

Victor jelas kebal. Bukan karena ia iparnya Tommy Winata, melainkan karena hak imunitas tadi. Hak Imunitas DPR hanya tak kebal terhadap 4 kejahatan pidana: (i) Korupsi, (ii) Terorisme, (iii) Narkoba, dan (iv) kejahatan tertangkap tangan. Di luar itu, ia kebal. Memeriksanya dibutuhkan izin presiden (kini MKD).

Karenanya, dari segi hukum, pengaduan khalayak ke soal Victor selesai. Presiden (MKD) tak memberi izin, selesai. Tapi hak imunitas tidak kebal terhadap gugatan perbuatan melawan hukum, perdata, dan delik administrasi.

Penulis adalah mantan anggota Komisi III DPR RI
http://politik.rmol.co/read/2017/08/...-Tidak-Matang-

------------------------

Zaman teknologi dijital begini, kok yaa ada masih ada pengausa atau elit yang tidak sadar, bahwa gerak-geriknya serta ucapannya itu, selalu ada yang merekam .... menunggu saat yang tepat ketika tokoh ybs 'keseleo lidah' sehingga bisa dikasus-hukumkan seperti Ahok tempo hari. Jangankan di acara terbuka seperti itu, bahkan pidato untuk konsumsi jamaah di dalam Masjid atau Gereje sekali pun, sekarang bisa dituntut orang!

emoticon-Takut:
Senjata makan tuan emoticon-Wkwkwk
yg menolak UU ini yah pendukung HTI..perlu ngeles apa lagi...putih yah putih, hitam yah hitam...
Tenang....... Orang kitak-kitak aman dah....... Jaksa Agung separtai tho......
kesalahan viktor adalah langsung sebut nama partainyaemoticon-Big Grin
guoblok sumpahemoticon-Traveller
Wuih nyuruh bunuh orang
makanya, hindari kobokan dan pertalite
Rezim penyebar kebencian emoticon-Wkwkwk

Hak imunitas itu berlaku ketika berbicara di dalam sidang parlemen, bukan di acara kumpul2 parte woyy emoticon-DP
sebut merek sih lu tor..
koplok.. emoticon-Ngakak
siap2 demo berjilid pasukan nomor tjantique lah..emoticon-Wow
hahahaha emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Ga heran dah ama partainya emoticon-Ngakak
Nyebut partai tanpa bukti, dihajar lah sama tuh partai. Goblok sumpah. Ahok aja gak segoblok ini. Apa lagi ada kata-kata "bunuh"
pantes sekarang2 ini lagi ngtren bacok, sama siram....Petingginya aja nyuruh bunuh membunuh.....
emoticon-Recommended Seller
Nolak perpu bukan berarti dukung khilafah emoticon-Big Grin

Logika bodat ni cetek kali emoticon-Big Grin
Maklum lah mantan reman pasar emoticon-Big Grin
Anjingnya tewe emoticon-Big Grin

Ampe nyebut merek pula emoticon-Big Grin

emoticon-Traveller
Kenapa pada marah , victor terlalu cinta dengan pancasila .. kenapa marah ? emoticon-Bingung
Dianalogikan, pidato Victor ibarat pil ineks merek Guess. Yang neken, langsung teler dan OD. Makan ineks memang harus by design. Tapi merek Guess tak sama dengan merek Lemon Tea. Guess ultra hard, lemon tea sebaliknya. Tergantung formulanya. Guess didominasi LSD, yang di IPB Bogor dibuat untuk menyuntik kuda agar bisa kimpoi. Para triper tahu: jangan makan Guess! Jika tidak, perjalanan (triping-asal kata to trip) tak lagi nyaman. Yaitu, speednya kekencengan. Bisa OD.

Yg bikin analogi ini, siap2 diciduk BNN.emoticon-Leh Uga

Maksudnya apa coba diloloskan redaksi RMOL? Apakah pembaca RMOL itu pemakai semua sehingga bisa paham dengan analogi demikian? emoticon-Wakaka
Quote:Original Posted By antikebohongan1
yg menolak UU ini yah pendukung HTI..perlu ngeles apa lagi...putih yah putih, hitam yah hitam...


Terlalu simplistik bilang begitu. Demokrat - gerindra dukung HTI? Ane rasa enggak. UU ini ke depan bisa merugikan partai2/elit yang mainin isu pakai ormas2 radikal cem FPI, panca marga, FBR, DLL. Makanya mereka ga setuju

Viktor maenin isu partai2 yang gak setuju perppu = pro khilafah. Ya ga benerlah, bisa senjata makan tuan itu pernyataan
nastaik emg ga bisa menyuarakan pendapat tanpa kebencian
emosional macem anak smp
emoticon-Cool
Victor.. Politisi kelas kambing..

Ane kira Fakri & Zonky itu sdh bloon, ternyata ada yg lebih bloon.. emoticon-Cool