alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59890c2e1cbfaace408b4575/pemerintah-ingatkan-waspada-karhutla-di-tanah-papua
Pemerintah Ingatkan Waspada Karhutla di Tanah Papua
Pemerintah Ingatkan Waspada Karhutla di Tanah Papua


JPP, PAPUA - Lonjakan jumlah hotspot yang teridentifikasi ada di Papua. Yaitu dari 7 hotspot pada Minggu (6/8/2017) meningkat menjadi 93 hotspot pada Senin (7/8/2017). Hotspot ini terpusat di Kabupaten Merauke (92 hotspot) dan Mamberamo Tengah (1 hotspot).

Jumlah hotspot (titik panas) dari kebakaran hutan dan lahan di tanah air memang terus berfluktuatif. Turunnya hujan dan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan telah menyebabkan hotspot berkurang dibandingkan dengan dua hari sebeluknya.  

Hasil pemantauan melalui satelit Aqua, Terra, SNNP pada catalog modis Lapan, pada Senin (7/8/2017) pukul 16.00 WIB, terdapat 158 hotspot kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Sebaran dari 158 hotspot adalah Papua 93, Jawa Timur 17, Sulteng 1, Kaltim 1, Kalsel 1,  Kalteng 3, Jabar 3, Jateng 2, NTT 13, NTB 11, Kaltara 3, Sulsel 1, Sumbar 3, Riau 1, Bengkulu 1, Aceh 1, Sumsel 2, dan Sumut 1.

Itulah sebabnya, perlu kewaspadaan khusus untuk Papua. Sebab jika selama ini kebakaran hutan dan lahan hanya terjadi di Sumatra dan Kalimantan, khususnya di Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, sejak 2015 kebakaran hutan dan lahan pun diketahui secara luas terjadi di tanah Papua.

Peningkatan jumlah hotspot tidak terlepas dari pembukaan perkebunan yang besar-besaran di Papua. Jenis tanah yang terbakar adalah tanah gambut dan mineral. Berdasarkan pantauan citra satelit, perubahan penggunaan lahan dari hutan menjadi perkebunan berlangsung cukup cepat dan luas di Papua. Aktivitas ini disertai dengan peningkatan kebakaran hutan dan lahan dalam pembersihan lahan. 

Sebagai gambaran, hasil analisis penginderaan jauh sejak 1 Juli 2015 hingga 20 Oktober 2015 oleh Lapan, didapati luas hutan dan lahan yang terbakar di Papua mencapai 354.191 hektare. 

Kebakaran hutan dan lahan di Papua ini banyak terjadi di Kabupaten Merauke dan Mappi. Luasnya hutan dan lahan yang terbakar saat itu sulit dipadamkan karena sejumlah hal. Yakni, berada pada daerah-daerah yang sulit dijangkau, terbatasnya sarana prasarana dan personel untuk memadamkan api, serta belum adanya BPBD Merauke.

Saat ini, pantauan satelit mengindikasikan bahwa kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Merauke Papua. Harus diwaspadai dan dilakukan antisipasi agar kebakaran hutan dan lahan tidak meluas.

Memang dampak lingkungan yang ditimbulkan tidak separah di Sumatra dan Kalimantan. Hanya saja, tetap perlu dilakukan upaya pencegahan agat tidak berulang dan meluas. Hutan dan keanekaragamam hayati di Papua perlu dipertahankan agar tidak mudah dikonversi menjadi penggunaan lain dan tidak terbakar.

Terlebih, musim kemarau masih akan berlangsung hingga Oktober nanti. Puncak musim kemarau diperkirakan pada September mendatang. Potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan akan meningkat. (lhk)

 

Sumber : https://jpp.go.id/teknologi/lingkung...di-tanah-papua

---

Kumpulan Berita Terkait TEKNOLOGI :

- Pemerintah Ingatkan Waspada Karhutla di Tanah Papua RI-Selandia Baru Sepakat Perkuat Koordinasi Penanggulangan Terorisme

- Pemerintah Ingatkan Waspada Karhutla di Tanah Papua Kementan Ingatkan Kalbar Langkah Persiapan Ekspor Jagung

- Pemerintah Ingatkan Waspada Karhutla di Tanah Papua Humas K/L Perkuat Sinergi, Banyak yang Ingin Indonesia Jadi Negara Gagal

×