alexa-tracking

Petugas Jemaah di Masjid Nabawi Ditambah

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5988ffb6dac13e856e8b4568/petugas-jemaah-di-masjid-nabawi-ditambah
Petugas Jemaah di Masjid Nabawi Ditambah
Petugas Jemaah di Masjid Nabawi Ditambah


PANITIA Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi me­­nempatkan Tim Promotif dan Preventif (TPP) serta Tim Gerak Cepat (TGC) di be­berapa pos area Masjid Nabawi, Madinah. Kedua tim ini akan bersinergi dengan petugas Perlindungan Jemaah (Linjam) dan Sektor Khusus Masjid Nabawi untuk memban­tu pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia.



Penambahan petugas itu disebabkan semakin bertambahnya jemaah yang sudah tiba di Ma­dinah. Dari rilis Sistem Informa­si dan Komputerisasi Haji Ter­­padu (Siskohat), hingga Minggu (6/8) lebih dari 63 ribu jemaah Indonesia telah tiba di Madinah.



Jumlah itu terdiri dari 63.009 jemaah dan 789 petugas kloter. Mereka terbagi da­lam 157 kelompok terbang (kloter) yang berangkat dari Tanah Air sejak 28 Juli lalu dan mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.



Dari jumlah itu, sepuluh klo­ter sudah diberangkatkan ke Mekah setelah menjalani salat Arbain di Masjid Nabawi. Kloter pertama Embarkasi Medan (MES 01) berangkat pada Sabtu (5/8), sedangkan 12 kloter berikutnya menuju ke Mekah pada Minggu.



Fase pemberangkatan jemaah haji gelombang pertama akan berlangsung hingga 12 Agustus. Sebanyak 19 kloter dari 10 embarkasi dijadwalkan tiba di Madinah sampai de­­ngan kemarin petang.



Pada bagian lain, akibat ba­nyaknya jemaah lalu lalang di Masjid Nabawi, tidak sedikit yang di­la­porkan tersesat. Selain itu, banyak yang mengalami kelelahan dan ada yang kehilangan sandal.



Dalam menyikapi hal itu, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemen­te­rian Kesehatan, Eka Jusuf Sing­ka meminta TPP dan TGC bekerja sama dengan petugas Sektor Khusus Masjid Nabawi untuk membantu jemaah haji yang mengalami berbagai persoalan.



“Khusus Tim TPP dan TGC yang bertugas di lingkungan Masjid Nabawi agar memberi perhatian kepada jemaah yang sering lupa akibat de­men­­sia ini, terutama setelah salat Zuhur dan Isya,” kata Eka, kemarin.



Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, Etik Retno Wi­­yati menambahkan, keber­adaan TPP dan TGC sangat dibutuhkan. “Jika terdapat permasalahan kesehatan, TGC akan menangani secara medis dan kemudian dinilai, apakah jemaah dikembalikan ke kloter atau perlu penanganan lanjut, dirujuk ke klinik kese­hatan atau ke rumah sakit Arab Saudi,” jelasnya. (X-5)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/news/r...bah/2017-08-08

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Petugas Jemaah di Masjid Nabawi Ditambah Rekrutmen Garis Keras Digagalkan

- Petugas Jemaah di Masjid Nabawi Ditambah Penolakan Kerja Sama Perburuk Nasib Karyawan JICT

- Petugas Jemaah di Masjid Nabawi Ditambah Komisi Yudisial Bersiap Jemput Bola

×